Bike to Work

Jaman dulu ketika alat transportasi masih belum secanggih sekarang, sepeda benar-benar menjadi alat transportasi. Sekarang pun masih namun banyak juga yang menjadikan sepeda sebagai alat rekreasi.

Barangkali karena keprihatinan terhadap semakin tingginya polusi terutama di kota-kota besar, ada banyak komunitas yang mengkampanyekan kembali menggunakan sepeda sebagai alat transportasi untuk bekerja. Ini semakin marak sejak 5-10 tahun terakhir di berbagai belahan dunia walaupun jauh sebelumnya Liga Penyepeda di Amerika pernah menyelenggarakan Bike to Work Day untuk pertama kalinya pada tahun 1956.

Baik juga sih! Walaupun saya sendiri tidak menggunakan sepeda untuk pergi ke tempat bekerja, bike to work bagi saya bukan hal yang luar biasa. Tidak hanya untuk pergi ke tempat bekerja, dahulu pak pos biasa mengantar surat dengan bersepeda. Banyak juga para pedagang keliling yang menggunakan sepeda. Para pekerja pabrik di pinggiran kota banyak yang menggunakan sepeda untuk pergi ke tempat bekerja, begitu juga para pekerja proyek bangunan.

Sedikit berbeda, kalau para pekerja pabrik, pekerja bangunan, pedagang sayur yang menggunakan sepeda karena hanya itu sarana transportasi yang dimilikinya, bike to work yang marak sekarang ini banyak dilakukan oleh golongan mapan yang mempunyai kesadaran berbeda (antara lain kesadaran mengurangi polusi), sepedanya juga nggak asal sepeda… Bagus-bagus coy! Yang mahal juga banyak! :-D

Bagaimanapun juga, ketika angkutan umum di kota tidak lagi bisa diandalkan, bike to work bisa menjadi pilihan bijaksana. Kesadaran untuk mengurangi produksi polusi dari kendaraan pribadi pun patut mendapatkan penghargaan. Namun ketika bike to work menjadi sesuatu banget #eh menjadi sesuatu yang digunakan untuk menonjolkan prestise bukan menunjukkan sifat kesederhanaan hidup, itu adalah suatu penyakit tersendiri.

Post to Twitter Post to Plurk Post to Facebook Send Gmail

Related Posts

17 thoughts on “Bike to Work

  1. Percuma bike to work di jkt. Nambah penyakit bengek (lmao) mending “sikut2an” naek bus mas. Itung2 olahraga dan terapi anti stres (ngejar2 bus dan maki2 supir bus :-D )

  2. Semoga B2W semakin memasyarakat dan bukan sekedar ‘jamur yang tumbuh di musim hujan’. Selain bisa menjadi alternatif transportasi dan sehat, sepeda tentunya jauh lebih ramah lingkungan.

  3. aku kok masih yakin seyakin yakinnya kalo ini cuman musiman aja seperti yang dulu terjadi di era 90an….makane aku wegah tuku sepeda…

  4. Aaku semestinya juga pingin bike to work tapi yang jadi masalah, jarak dari rumah ku ke tempat kerja itu sekitar 22Km. Wadoh ….. bisa gak jadi kerja aku mas kalau memaksa diri bersepeda ria, PP jadi 44Km kram kai karena kecapekan :lol:

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *