Blender

Blender adalah sebuah aplikasi  modeling 3D yang canggih. Walaupun ukurannya (download size) hanya belasan mega saja, aplikasi ini mampu menghasilkan animasi berkualitas tinggi, melakukan rendering, post production, interactive creation dan playback. Blender juga bisa mengekspor ke berbagai format 3D, seperti VRML, Cal3D, AC3D dan lain sebagainya. Walaupun banyak dikembangkan untuk Linux, aplikasi opensource berlisensi GPL ini bersifat multi platform. Sebagaimana Gimp dan Inkspace yang sudah sering saya gunakan, Blender juga tersedia untuk system operasi Windows dan MacOS.

Mau coba??? Silahkan download sendiri!!! :-)

Jujur saja, saya jarang sekali menggunakan Blender, selain karena belum begitu bisa juga karena kebutuhan saya jarang sekali mengarah ke urusan gambar tiga dimensi, sehingga selama ini cukup Gimp dan Inkscape yang menjadi andalan.

Namun, di awal musim kemarau ini, saya kembali menyukai Blender… Bukan Blender perangkat lunak, melainkan blender perangkat keras.

Yang ini adalah peralatan juicer sederhana yang sering saya gunakan untuk membuat jus jambu, jus belimbing, jus alpukat, dan jus-jus lain kesukaan saya… (mmm)

Pastinya, di siang bolong yang panas, akan menjadi segar saat menikmati segelas jus buah… (mmm)  (drinking)

tambahan info (dari linuxer handal): untuk penggila blender di Indonesia, ada tempat nongkrong asyik di blender indonesia.org.

..::gambar dari Google::..

Post to Twitter Post to Plurk Post to Facebook Send Gmail

Related Posts

43 thoughts on “Blender

  1. saya dulu pernah nyobain under windows..!
    kalo sekarang untuk kebutuhan masih mengandalkan inkscape..!

    alternatif canggih untuk menggantikan 3dmax
    .-= sedulur omagus menampilkan tulisan..Hashtag Twitter =-.

  2. aplikasi ini digunakan untuk membuat 3d animasi pahlawan super Indonesia, namanya si Hebring dan pembuatan film animasi (lebih tepatnya video klip) Saykoji dalam lagunya Kaskus Anthem, alhamdulilahnya lagi hasil dari RBT lagu tersebut disumbangkan sepenuhnya untuk anak-anak yang kurang beruntung dalam (naungan) dunia UNICEF, melalui Pendekar Anak.

  3. Pingback: Scribus Desktop Publishing | KECaKOT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *