Ciyus Miapah

Jujur saja saya bingung ketika baca status anak alay. Seingat saya, itu kan pernah ngetrend banget beberapa waktu lalu, saya pikir sekarang sudah luntur, ternyata masih ada dan terus berkembang dengan tambahan banyak variasi lainnya.

Sudah susah dibaca, pun seringkali ditulisnya pakai huruf besar kecil dan angka. (doh)

Barangkali karena saya banyak bergaul dengan anak-anak di Internet For Kids, banyak anak-anak alay yang menjadi teman saya di media sosial. Ini membuat saat memberi perhatian dengan berkomentar di status mereka, saya seringkali salah…

Ya coli dech, ngacengaja…  (ya sorry deh, ngga sengaja)

Yang terakhir itu bukan dari kamus bahasa alay, melainkan dari cerita seorang kakek cina tua yang ditanya: “kong, kok anaknya banyak banget?”, dijawab: “ngacengaja!”. Hahaha, lutuna!

(LOL)

gambar dari Google,
berhubung banyak gambar semacam, tidak ditautkan.

Post to Twitter Post to Plurk Post to Facebook Send Gmail

Related Posts

41 thoughts on “Ciyus Miapah

  1. 4tli lutu b4net, di binun kok om4h op4h ng4jeng4j4h = atli lutu banet, di binun kok omah opah ngajengajah … :lol:

    ikutan binung banet …

  2. kalau smsan aku juga sering pakai kata2 alai, bukan karena mengikuti tren tapi karena keypad sering error (maklum HP tua…… silihan sisan wkwkwk)

  3. Itu tanda anak yang gagal menuju fase dewasa bang. Seharusnya setelah fase alay dia dewasa tapi yang terjadi malah balik ke fase kanak-kanak. Hahaha

  4. hihihihi kocak gan emang bahasa gaul gini bikin ketawa, bikin bingung bikin kesel juga kalo gak tau terus nanya eh di jawab nya KEPOOOO deh ah… hadeeehhh serba salah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *