Donat Ngalam

Seminggu sudah saya tidak ngeblog… Bukannya saya berhenti ngeblog lho! Tapi memang saya sedang sibuk luarbiasa. Diawali dengan turing ke Malang (03/04/2010), dilanjutkan dengan nggarap 2 website pesenan, plus 1 blogspot sekedar jadi contoh desain karena yang ingin punya website ledha-ledhe untuk beli domain sendiri, dan masih ada yang belum selesai yaitu nambahi fitur di website pelanggan lama, serta mindahin server salah satu website yayasan sosial yang habis sewa hostingnya. Sayangnya, semua nggak ada duitnya, padahal ada satu lagi yang masih dalam tahap lobby, yang kalau cukup menghasilkan akan saya lemparkan ke seorang teman. Enjoy aja!

Di antara banyak kesibukan seminggu ini yang paling mengesankan adalah turing ke Malang.

Sebetulnya maksud awalnya adalah ikut mengantar Demalung Java dari Limbangan Kendal menuju ke Jawa Timur untuk menikahi seorang gadis Malang. Jelas nasibnya baik, bukan nasib malang, kalau tidak percaya, silahkan baca di sini.

Karena saya berada di Solo bukan di Kendal, saya mencegat rombongan di Gemolong, Sragen. Dan plesiran bermobil pun dimulai, dari Sragen menuju ke Ngawi, Nganjuk, Kediri, Batu dan Malang. Sayangnya, karena perjalanan dilakukan mulai sore hari, sampau di Pare, Kediri sudah cukup malam. Padahal kelak-kelok jalan seratus tikungan antara Pare – Batu – Malang sungguh mengasyikkan. Rasanya seperti nge-drift di Need For Speed Carbon… Sumpah! Tikungan-tikungan mesra-nya nggak kalah sama jalanan di Gunung Akina di Jepang sana.

Lebih mengasyikkan lagi karena di Malang saya (dan demalung dan tukang servis handphone) kopdar donat dengan juragan donat di Malang. Sayangnya, saya tidak sempat kopdar dengan leluhur blogger Malang Kyai Slamet, juga dengan blogger-blogger yang lain.  Tapi tetap saja kopdar menjadi ramai karena ada Dafhy (Ponorogo) dan temannya bersama iLLa (Surabaya) dan Upik (Jakarta) yang datang dari Surabaya… Tambah ramai karena konsumsi kopdar itu berupa donat 4 (empat) karton… (mmm)

Karena kopdar tanpa foto adalah hoax, berikut ini saya sertakan fotonya. Dari kiri ke kanan adalah temannya Dahfy, trus iLLa, Upik, saya sendiri, Dahfy, Fajarembun, dan Demalungjava (sang pengantin). Sayang sekali si Tukang Servis Handphone tidak ikut berfoto…

Yeach.. selain kegembiraan, plesiran gratis minggu lalu itu sampai dua hari selanjutnya masih menyisakan pegal-pegal di lengan dan pundak… Saya belum terbiasa pegang L-300 tanpa power steering, apalagi menempuh perjalanan yang lumayan jauh… (doh)

Tks to Demalungjava, tukang servis handphone, Fajarembun, iLLa, Upik, Dafhy, dan seorang teman… dan selamat berakhir pekan buwat sedulur sekaliyan!

Catatan Andy MSE: saya masih menunggu-nunggu kapan Donat Ngalam di-franchise-kan… soalnya rasanya lezat luarbiasa, nggak kalah sama donat merek terkenal… Sumpah!!!…

Post to Twitter Post to Plurk Post to Facebook Send Gmail

95 thoughts on “Donat Ngalam

  1. wueh… ada gadis berkerudung merah uy! (blush)
    hihi… 2 kali ketemu sama penguasa kecakot tetap seru, tetap kocak, dan sedikit nggilani (LOL)
    worship dah, semoga bisa ketemu lagi, nyerap ilmu dari sang blooger nasional lagi.. (worship)

  2. mas terima penulis tamu yah? tinggal register aja kan? ane mau sedikit menyumbangkan tulisan, itupun jika tulisan saya diterima. hehe, yg ingin saya sumbangka seputar blog kok, seperti tips dan trik, dsb.
    .-= sedulur Hanif menampilkan tulisan..Update PR Google =-.

  3. Saya malah suka kalau Donat Ngalam dijual eceran. biar saya yang duitnya pas-pasan bisa beli dengan harga murah. kalau di pences kan jadinya lebih mahal…
    .-= sedulur nahdhi menampilkan tulisan..Dari Ndalem Patosan =-.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *