Earth Hour 2011

Jujur saja, saya sudah terlalu sering mengalami mati lampu, mati listrik, mati energi, kehabisan minyak, kehabisan bensin, dlsb… Jadi, -maaf- saya begitu peduli pada seruan earth hour… Lagi pula kalaupun es kutub mencair karena pemanasan global, yang tenggelam lebih dulu adalah eropa dan wilayah-wilayah sub tropis lainnya tempat banyak negara maju berada. Biarin aja! Banyak negara maju yang kenceng gembar-gembor pemanasan global ternyata juga penghasil emisi yang luar biasa namun enggan menguranginya…

Akan tetapi, karena alasan nasionalisme dan keprihatinan akan ketersediaan sumberdaya di Indonesia kita ini, saya tetap berhemat… Setidaknya dengan begitu saya mengurangi besarnya pembayaran-pembayaran rutin yang menjadi kewajiban saya… Hemat beib! :-D

Kalau sedulur bagaimana???

//dikutip dari Earth Hour 2010 dengan sedikit penyesuaian. :-D


Post to Twitter Post to Plurk Post to Facebook Send Gmail

Related Posts

35 thoughts on “Earth Hour 2011

  1. (Maaf) izin mengamankan KELIMAX dulu. Boleh, kan?!
    Gak peduli mau mati listrik, mau mana yang tenggelam lebih dulu saya mencoba untuk ikut berpartisipasi dalam Earth Hour. Karena partisipasi saya bukan untuk pemerintah, bukan untuk PLN, bukan untuk negara lain, bukan pula karena mengharap kenaikan gaji. Partisipasi saya yang kecil ini hanya untuk mengungkapkan rasa cinta saya pada bumi yang telah mencintai saya.

  2. Kalok saya pikir, lhawong akhir akhir ini saja mati lampu ampek sehari 3 kali, bukankah itu juga sudah penghematan ? jadi mungkin saya nggak ikut mematikan lampu, xixixi ssoalnya mumupung lagi nyala, kenapa dimatiin waktu mati aja bingung mau nyalain !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *