4 (Empat) Tahun Lumpur Lapindo

Saya pertama kali datang ke sana telah lewat setahun sesudahnya. Dan saya mulai menulisnya tahun lalu persis saat 3 tahun telah berlalu… Sekarang sudah 4 tahun terlewati dan masih saja banyak orang semakin sengsara, sebaliknya yang seharusnya bertanggung jawab semakin tidak peduli saja!

Negeri apa ini???

Post to Twitter Post to Plurk Post to Facebook Send Gmail

Related Posts

56 thoughts on “4 (Empat) Tahun Lumpur Lapindo

  1. sedih pak melihatnya…
    bayangkan saja di tanah itu kita dilahirkan, di tanah itu kita dibesarkan,,,
    tapi sekarang,,, semua tinggal kenangan…

    • orang bodoh pun tahu, kalau saja nggak dilakukan pengeboran pastinya nggak separah itu…
      artinya, menurut kacamata awam saya, pengeboran gas di situ kurang jauh dalam melakukan studi kelayakan. bisa jadi ada juga kesalahan teknis pada saat pengeboran. misalnya pun itu adalah bencana karena alam, pemicunya adalah pengeboran itu, bukan dipicu oleh alam sendiri… :-D

    • Pada saat itu, menurut Cendikia negara sahabat, terjadi salah metode pengeboran. Normal pengeboran adalah tegak lurus. Pengeboran tegak lurus tidak mungkin dilakukan LAPINDO karena area yang diprediksi LAPINDO memiliki muatan gas tinggi terletak didesa porong (CMIIW)…padahal seperti diketahui, area tersebut TIDAK DIJUAL oleh masyarakat. Demi ladang gas potensial tersebut, LAPINDO melakukan praktik ilegal dengan membeli area DIDEKAT ladang gas tsb, dan melakukan pengeboran GAYA MIRING menembus ke desa Porong. Semua SENANG semua AMAN. Sampai terjadinya gempa JOGJA yang mengakibatkan PIPA BAJA dalam tanah patah dan menimbulkan semburan lumpur panas….hingga kini 4 tahun sudah semburan lumpur gak bisa dihentikan, prediksi 30 tahun baru akan berhenti. Wallahualam…
      .-= sedulur iis sugianti menampilkan tulisan… Toko Online Khusus jualan oleh-oleh Lampung-Palembang =-.

  2. budaya tenggang rasanya kebablasan, tapi anehnya budaya itu hanya untuk pemilik usaha itu, bukan pada rakyat kebanyakan yg lebih banyak dikorbankan..
    mungkin karena pemilik usaha itu sudah membantu mendukung dan menjadikannya pemimpin di negeri ini? makanya jadi ga enak hati untuk menindak lebih lanjut *eh* (okok)

  3. si dagu kampret !! (angry) kapan dia mau bertanggung jawab! utang ada dimana-mana … negara dibebani oleh orang seperti itu? kalau saya jadi Raja (tanggung presiden mah bisa di percundangi) saya pancung dech orang-orang kayak gitu! … (idiot)

  4. Mungkin saya saksi sejarah terjadinya luapan lumpur ini mas. 2003 saya datang ke Surabaya karena mendapat beasiswa belajar di PENS ITS. Tahun 2005-2007 saya pulang pergi Surabaya – Malang untuk mengambil Akta IV di UIN Malang. Jadi saya tahu betul sengsaranya desa disekitar porong sidoarjo. Baunya yang menyengat, hawa panas yang luar biasa, sperti itulah pada masa itu…
    .-= sedulur iis sugianti menampilkan tulisan… Hosting Murah Indonesia Indositehost.com =-.

  5. dengar dari berita malah, pemerintah telah menganggarkan dana yang lumayan banyak untuk menjadikan area lumpur lapindo sebagai wisata geologi. lha mbok ya di selesaikan dulu nasib rakyat-rakyat yang terkena musibah karena lumpur itu.

    Paling benci lagi lihat sang pemilih perusahaan penyebab terjadinya luapan lumpur lapindo itu tetap melenggang seenaknya tanpa merasa berdosa sedikitpun (idiot)

  6. turut prihatin dengan nasib lapindo..
    sampai sekarang nasib warganya tidak jelas..entah sampai kapan ganti untung ato ganti ruginya selesai (doh)
    omong2..fotone sangar…koyo pendekar silat..hihihi… (drinking) .-= sedulur anno menampilkan tulisan… Candi Plaosan =-.

    • perusahaan yang bertanggung jawab dilikuidasi dan semua assetnya dialihkan ke negara… pihak-pihak (termasuk person2) yang bertanggung jawab diproses secara hukum, selanjutnya penanganan lumpur dilakukan oleh negara.
      dengan otoritas yang dimiliki negara, bisa dilakukan bedol deso untuk dipindahkan ke tempat lain lengkap dengan fasilitas umum (tanah negara masih banyak kan?)…
      di area semburan lumpur dibikin zonase yang diperluas dan tidak boleh didiami, ini untuk mengantisipasi semakin meluasnya area yang terkena dampak semburan lumpur. setelah itu, biarkan saja lumpur menyembur sampai habis dengan sendirinya (bisa jadi puluhan atau ratusan tahun)…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *