EYD dan Bebek Goreng yang Leyat

EYD adalah Ejaan Yang Disempurnakan. Sependek pengetahuan saya, EYD berisi standar baku dalam berbahasa Indonesia baik lisan maupun tulisan. :-)

Walaupun EYD ini sudah berdekade-dekade digembar-gemborkan, pun mengalami beberapa revisi, masih saja sering dijumpai penggunaan bahasa yang tidak sesuai standar baku itu. Masih wajar bila yang menyalahi standar itu orang-orang yang tidak berpendidikan. Yang bikin eneg bilamana menjumpai orang-orang berpendidikan tinggi namun masih saja tidak bisa berbahasa dengan baik.

Saya tidak anti bahasa gaul, saya tidak anti penggunaan istilah serapan, saya juga belum bisa berbahasa yang baik dan benar, tapi bagaimanapun juga saya selalu berusaha berbahasa yang baik walaupun saya bukan ahli atau Guru Bahasa Indonesia. :-D

Seorang kawan lulusan Sastra Indonesia pernah melontarkan sebuah pertanyaan kepada saya; ” Kalau naik ke atas, turun ke bawah, masuk ke dalam, keluar kemana?”…

Jawabannya adalah:

NAIK > KE > ATAS,

TURUN > KE > BAWAH,

MASUK > KE > DALAM,

KELUAR > KE > LUAR.

Lontaran pertanyaan itu ketika kami berdua sedang ngobrol dan prihatin (dan eneg) melihat tulisan-tulisan (orang berpendidikan sarjana) yang banyak mengandung kesalahan. Kami jadi ragu, apa mereka benar-benar bikin sendiri sekripsinya? Hehehe… (angry)

Penggunaan awalan yang tidak tepat juga seringkali membuat eneg polll… misalnya penggunaan “di”. Bilamana “di” diikuti kata yang menunjukkan tempat atau waktu, itu bukan awalan, dan harus dipisahkan dengan spasi.

Misalnya;

DI LUAR,

DI DALAM,

DI ATAS,

DI LINGKUNGAN,

DI PAGI HARI,

DI SEMARANG

DI PERJALANAN,

dan lain-lain.

Yeach, ini hanya contoh kecil saja yang seringkali bikin eneg, masih banyak contoh lain ketidak-tepatan berbahasa yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, baik lisan maupun tulisan.

Sering pula, bilamana saya melihat sesuatu kekeliruan, saya senyum-senyum sendiri, lha saya sendiri juga masih sering keliru. :-D Namun biasanya langsung terbaca, itu salah tulis, salah cetak, salah kutip, atau salah ejaan. Menurut sedulur sekalian, yang ada di bawah ini termasuk yang mana?

Gambar diambil di sebuah Rumah Makan Bebek Goreng di Kartasura, Sukoharjo, Jateng.

Post to Twitter Post to Plurk Post to Facebook Send Gmail

Related Posts

59 thoughts on “EYD dan Bebek Goreng yang Leyat

    • Banyak yang merasa repot dengan aturan-aturan berbahasa, tapi kalau bukan kita siapa lagi? :D
      Kalau sudah biasa berbahasa yang baik, tentunya nggak repot lagi. (LOL)

  1. Transkrip berikut dikutip dari sebuah pariwara di televisi…….
    -: Andy, cepetan donk !
    Kita mau “cape” nih.

    +: Ah, sebentar Nen.
    “Busa” nya ga mau hilang nih.
    -: Lho, kamu khan pake salto, sekali bilas langsung keramas eh amblas…………

    Nampaknya orang kian butuh kepraktisan juga dalam hal berbahasa. Ga pake mikir ini digandeng sama tempat atau waktu, atau mungkin sama yang lainnya.
    Sebagaimana esensi pariwara diatas yang menawarkan sesuatu yang praktis.

    Pinjam istilahnya Gur Dur, Gitu aja kog repot !

  2. bahasa yang baik dan benar memang harus dibiasakan walau susah, seperti orang sunda yang susah di fokal F, siapa bilang orang sunda gak bisa bilang F “PITNAH ITU!!!!!!!!!!” (LOL)
    fathur menampilkan tulisan… cari pasangan

  3. 1. Kesalahan gambar/tulisan di atas adalah salahnya yang membaca pak. Salahnya sendiri mau membaca, mendingan minum (drinking) gitu lebih seger :D
    2. Tentang EYD, aku bukan termasuk penggemar EYD pak, karena bagiku EYD itu mah Ejaan Yang selalu Diubah-ubah sih. Sering diganti-gonta, jadinya bukan bahasa baku lagi. Lagian aku nggak kebingungan tuh translate Jawa – Indonesianya “Nangekke sepeda” sama “kunduran truk”. Jadi bakunya dimana wong sering diubah-ubah, ya akhirnya banyak serapan yang lebih memasyarakat dan menjadi bahasa pasaran tuh (rofl)

  4. ITU EYD…. Purwo darminto….apa Yus Badudu saya juga repot ngenalnya….
    …..
    Yang penting dipahami dan di mudengi
    Beh…. Telp.ku Ilang berikut HP dan Nomor…. sudah tak ganti nomornya… sekarang
    081901126506. XL………….saya dirumah sudah ada peralatan utk.. internetnya yang pakai 3G kapan main..alias copdar

    Jahid Klw menampilkan tulisan… PEMILU 9 APRIL 2009

  5. walah berasa di sindir nih, saya cagur bahasa indonesia lho mas, tapi untuk penggunaan EYD yang baik dan benar, sepertinya masih jauh dan sangat jauh dari benar, nulis di blog aja karep dewe! boro-boro mikirin EYD, matur nuwun atas peringatanya mas.. salam kenal…

    • di sepanjang jalan Slamet Riyadi Kartasura banyak sekali orang berjualan bebek goreng yang semuanya lezat… banyak pula yang terkenal misalnya pak slamet, sari, pak ndut, dan lain-lain. kebetulan gambar itu diambil di pak ndut… kapan ke Solo, saya traktir deh! :-)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>