Senja itu
Flamboyan berguguran
Seorang dara memandang
Terpukau …
Satu-satu
Daunnya berjatuhan
Berserakan di pangkuan bumi
Bunga flamboyan itu diraihnya
ahnya terlihat sayu
Flamboyan berguguran
Berjatuhan, berserakan
Sejak itu sang dara berharapkan
Esok lusa kan bersemi kembali
(“Bunga Flamboyan”, Bimbo)
Masa berbunganya memang tergolong jarang, sekali dalam setahun. Persisnya terjadi pada masa pancaroba, pera-lihan dari musim kemarau ke musim hujan. Saat itulah, bu-nganya bermekaran. Namun, karena tampilannya yang luar biasa menawan, orang selalu menanti dan merindukan kehadiran bunganya. Apalagi, setiap kali bunga bermekaran, akan tercipta suasana romantis, saat yang tepat untuk rendezvous. Itulah flamboyan, pohon legendaris yang oleh kalangan pencinta tanaman hias dikenal sebagai “tanaman terindah di dunia”.
Terdapat banyak julukan yang diberikan orang sebagai bentuk kecintaan dan kekaguman terhadap bunga yang bernama Latin Delonix regia itu. Orang Indonesia menyebutnya flamboyan, yang diadaptasi dari kata flamboyant (bahasa Prancis) yang bermakna “cemerlang”. Kalangan ilmiah menyebutnya Royal Poinciana. Orang India menyebutnya dengan gulmohar. Julukan lainnya adalah “flame of the forest”, “flame tree”, atau bersama-sama dengan mawar dijuluki juga sebagai “queen of the flame”.
Di luar julukannya itu sendiri, istilah flamboyan juga menjadi sebutan untuk orang atau situasi tertentu. Ada istilah “flamboyant personality” untuk menyebut pribadi yang cemerlang. Ada juga “flamboyant colors” untuk menggambarkan warna yang semarak dan penuh bunga. Atau “flambo-yant speech” untuk menyebutkan situasi pidato atau pembicaraan seseorang yang penuh dengan bunga bahasa.
Penuh warna
Flamboyan adalah tanaman hias berbentuk pohon dengan perilaku unik dan penuh warna. Tingginya bervariasi dengan paling tinggi mencapai 12 meter. Ia menyukai tempat terbuka dan cukup sinar matahari. Batangnya licin, berwarna cokelat kelabu dengan teras sangat keras, berat, dan tahan air atau serangga. Akarnya cukup kuat sehingga jika ditanam di trotoar bisa mengangkat permukaan trotoar atau jalan. Bentuk pohonnya yang bercabang banyak dan melebar seolah membentuk payung raksasa. Dengan bentuk daun majemuk dan rapat, menciptakan kerimbunan yang khas dan memberikan kerindangan, serta kenyamanan bagi siapa pun yang berteduh di bawahnya.
Daun-daunnya akan terus menghijau sepanjang musim hujan hingga awal musim kemarau. Barulah ketika memasuki pertengahan kemarau, daun-daun flamboyan berguguran. Bahkan beberapa batang dan rantingnya me-ngering, meranggas, lalu patah. Saat itu, flamboyan tampak seperti pohon yang kurus dan gundul. Tampaknya, inilah cara alami flamboyan beradaptasi dengan perubah-an lingkungannya.
Namun, begitu air mulai tercurahkan dari langit dan musim hujan tiba, flamboyan yang tampak kering dan meranggas itu bergairah. Mereka pun seolah menebar “senyum” lewat kemunculan bunga-bunga berwarna jingga dan merah. Ya, ketika musim hujan tiba, bunga flamboyan bermekaran serentak. Periode inilah yang banyak ditunggu pencinta bunga, yang selama hampir setahun dengan sabar menanti kemunculan kembali sang pohon cemerlang itu menampakkan bunganya.
Bunga flamboyan berukuran cukup besar, berbentuk seperti anggrek dan mekar dalam sebuah kumpulan yang padat dan rapat. Warnanya antara merah jingga hingga merah tua (scarlet). Dalam satu kumpulan terdapat lima helai mahkota bunga yang menyebar, di mana salah satunya tampak berbeda dari empat mahkota lainnya. Inilah yang disebut dengan “standar” di mana ukurannya tampak lebih panjang dan ditandai oleh bintik-bintik putih atau kuning pada sisi bagian dalam. Rata-rata panjang tiap helai mahkota bunga 8 cm.
Keindahan bunga flamboyan akan tampak jika bunga itu masih di pohon dalam bentuk “gerombolan”. Jika dilihat satu per satu, bunganya tampak kurang menarik. Namun, untuk bisa menyaksikan kecerlangan bunga flamboyan memang harus pandai mencari waktu yang tepat. Bunga flamboyan biasanya terlihat paling cemerlang pada minggu pertama kemunculannya. Pada saat langit cerah dan matahari bersinar terang, warna merah jingga menyala memendarkan cahaya berkilauan. Birunya langit yang menghampar luas, seolah menjadi latar belakang yang menciptakan kontras dari sebuah lukisan alam dengan warna merah bunga flam-boyan sebagai objeknya. Saat itulah, kita akan menyaksikan panorama alam yang luar biasa menakjubkan, sebuah gambar hasil ciptaan Tuhan yang tak mungkin bisa ditandingi siapa pun.
Sayangnya, periode penuh keindahan itu hanya sebentar. Begitu memasuki minggu berikutnya, kecerlangan bunga flamboyan mulai luntur. Kita hanya akan menyaksikan warna pastel yang lebih lembut dan merah tua yang sudah redup. Penampakan bunganya mulai membosankan. Apalagi kemudian, satu per satu bu-nganya berguguran, berjatuhan, dan berserakan di atas rerumputan atau aspal jalan. Meski demikian, musim bunga flamboyan yang berlangsung antara bulan Oktober hingga Desember itu tetap menghadirkan suasana romantis. Bagi sebagian masyarakat kita—entah berhubungan langsung atau tidak—periode tersebut sering pula disebut musim kawin atau bercinta.
Seiring berjalannya musim hujan dan rontoknya bunga, flamboyan pun berganti warna penampilan, dari merah ke hijau. Inilah periode kemun-culan daun-daunnya yang secara perlahan mengalami evolusi dari warna hijau muda menjadi hijau tua cerah. Daunnya tergolong daun majemuk, berbentuk seperti pakis, ringan, dan lembut. Daunnya terbagi dalam dua tangkai (pinnate), tangkai utama (pinnae) dan tankai skunder (pinnules). Panjang daun mencapai 30-50 cm. Dalam satu daun terdapat 20-40 pasang pinnae dan 10-20 pasang pinnules.
Setelah bunga rontok, putiknya berubah menjadi buah yang berbentuk seperti pedang (polong). Saat masih muda, warna buahnya hijau muda cerah, namun saat ke-ring dan tua, akan berubah menjadi cokelat dan hitam. Panjang buah bisa mencapai 60 cm dan lebar 5 cm. Meski buahnya berbentuk polong besar, bijinya tergolong kecil dengan berat tiap biji rata-rata 0,4 gram. Bijinya bisa ditanam untuk menghasilkan tanaman baru, namun biasanya budi daya flamboyan dilakukan dengan cara stek batang atau cangkok karena alasan kepraktisan.
Belum populer
Di sejumlah negara, flambo-yan sudah menjadi komoditas penting sebagai tanaman hias yang diperdagangkan. Di Indonesia sebenarnya tanam-an ini juga sudah cukup banyak dikenal dan dibudidayakan di berbagai tempat. Namun, umumnya masyarakat kita menanam flamboyan lebih karena alasan fungsinya sebagai peneduh yang cepat tumbuh. Di beberapa kompleks perumahan atau trotoar jalan, pohon flamboyan mudah dijumpai. Sedangkan menjadikan flamboyan sebagai tanaman hias demi terciptanya keindahan, harus diakui masih sangat kurang.
Karena lebih ke alasan fungsional sebagai peneduh, tanaman flamboyan sering ditanam cul leos, alias setelah tumbuh, ya sudah, dibiarkan hidup sendiri, tanpa mendapat pera-watan atau pemeliharaan sebagaimana layaknya dilakukan terhadap tanaman hias. Tak jarang, tanaman pun bisa tumbuh menjulang tinggi dan tak terawat. Padahal, de-ngan perlakuan yang tepat melalui pemangkasan yang teratur, kita bisa menghasilkan bentuk tanaman yang tidak terlalu tinggi. Atau sistem penanaman yang berjejer teratur. Sehingga saat musim bunga tiba, kita bisa menyaksikan keindahannya lebih leluasa. Sambil menikmati kemun-culan bunganya, kita juga akan tahu bunga itu sebagai pertanda, musim hujan sudah tiba.
(sumber: http://anekaplanta.wordpress.com)
Kenangan itu takkan terlupakan…
weks bisa pertamax juga setelah sekian lama.. (LoL)
@Afrianti Takaful, selamat!
@rangga aditya, perasaan mas rangga gagal pertamax mlulu deh…
@masiqbal, hihihi (:-P) usaha yang selalu gagal … abis enggak bisa memprediksi….
sedulur rangga aditya menampilkan tulisan..What!???… Ada kiriman dari shipit???
wuihhh… uapik’e… warnane koyo bunga sakura
sedulur andri menampilkan tulisan..Facebook Yang Menyebalkan 
@andri, uapik polll, sayangnya kembang itu cuma beberapa minggu saja!
saya masih sempet loh maen pedang-pedangan. tapi tetep pulangnya main nintendo, hehehehe (hehe)
@rangga aditya, oooo… makane suka mbahas nintendo mulu! ternyata itu kesukaan waktu kecil to??
masa kecil memang mengasyikkan.
kadang saya juga rindu tuk kembali ke masa kecil
sedulur Pencerah menampilkan tulisan..Ugg Boots
@Pencerah, sayangnya nggak bisa kembali lagi…. hanya jadi kenangan manis…
jadi inget lagunya bunga flamboyan (thingking) ,…. hehehe terkenang masa lalu
sedulur dameydra menampilkan tulisan..Wayang Tehno Dhalang Poer dalam Peringatan Hari Pahlawan 
@dameydra, wah… punya kenangan manis juga ya??? hihihi
aku malah belum pernah lihat tuh pohon
sedulur SEOnesia menampilkan tulisan..Mbah Gendeng
@SEOnesia, owalah.. padahal banyak lho!
Apig kembang pete (bendul) koyo lagune Iwan Fals…..
sedulur nahdhi menampilkan tulisan..Setiap Batu Punya Cerita: Ratu Boko 
@nahdhi, nek sing mbendul, apik kembang dhawung kang! warnane abang mbranang uapik buangets…
Kenanganku indah gak yach?… Kalau ku ingat masa kecilku malah justru buat aku takut… aku hampir-hampir gak mau ingat lagi masa kecilku… meski kenangan itu gak bisa dilupakan…
@Afrianti Takaful, pengalaman yang tidak baik sekalipun, kalau sudah lama tetap menjadi kenangan manis…
mengingat ingat … ngendi yaah pernah ngerti flamboyan ??
jarang banget keknya di PO
sedulur olip menampilkan tulisan..Siap Menghadapi Musim Hujan
@olip, batoro katong sebelah cedak nggonku enek dulz
sedulur meylya menampilkan tulisan..Kekuatan Facebooker
@meylya, owalah… jebul di pono jg banyak flamboyan…
kira-kira rasanya bunga flamboyan ntu giman yah
sedulur katakataku menampilkan tulisan..Maafkan Aku 
#wuihhh…. sekarang ada fitur lihat en lipat di dalem postingan
@katakataku, itu ilmu jadul kang, jarang dikeluarin karena dulu nggak suka… sekarang, ketika harus banyak kutipan dan terlalu panjang, terpaksa dilipat deh!
*yang tahu rasa bunga flamboyan keknya cuma pemain kuda lumping aja dech*
jadi teringat masa2 di SMA dulu, *bercengkrama di bawah naungan Flamboyan*
Indah, simbol kenangan bagi saia, hehehehe….
@a2i3s, hayoooo… pacaran ya???
Sayang, ga punya kenangan dengan bunga flamboyan. Tapi, kenangan yang tidak pernah bisa terlupakan adalah saat masa kecil di desa (sekarang juga kembali ke desa). Pak Guru, kalau jadi ketempat saya, nanti aja waktu musim buah. Mau durian, dukuh atau manggis?
sedulur Next Jimbun Punya menampilkan tulisan..Keberhasilan update software Ubuntu
@Next Jimbun Punya, saya paling suka manggis… itu buah yang sangat mahal menurut saya karena sudah mulai langka… Kalau durian sih sudah bosan, karena sejak kecil terlalu banyak makan durian…
*saya lebih suka di desa mas, apalagi kalau desa yg akses internetnya cepat, hihihi*
@Andy MSE, Semoga saja saat ke rumah saya, stok manggis masih banyak. Kalo sekarang masih hijau. Di desa saya akses internetnya lumayan lemot
sedulur Next Jimbun Punya menampilkan tulisan..Download Linux Mint terbaru
flamboyan kuwi jenenge kembang
podo koyo kamboja yo jenenge kembang
mawar, melati lan sak piturute yo jenenge kembang…
sedulur ciwir menampilkan tulisan..Mangayubagyo Ulang Tahun ke-2 TPC
@ciwir, ning nek kembang desa kuwi dudu jeneng kembang lho! kuwi anake pak carik, xixixi…
Ooh so classic (buat anak kempung seperti saya dulu).
sedulur Potter.Web.ID menampilkan tulisan..Cara Mendapatkan List File Pada Suatu Folder dengan Export CMD
@Potter.Web.ID, saya sampai sekarang masih anak kampung lho!
jadi ingat masa kecil, sering maen di sawah, nyari ikan sama katak. sekarang, pohon-pohon rindang yang dulu enak dijadikan tempat berteduh sudah hilang tanpa bekas. jadi panas sekali.
@hasssan, mulakno ireng, jebule ndisik dolane ning sawah… wakaka
Aku sering liat bunga flombyan waktu kecil di sekitar rumah di Rempoa… makanya sekitar itu dinamakan jalan flamboyan.. karena banyak pohon flamboyan disana…. Jadi kangen kesana lagi…
sedulur Cah Sholihah menampilkan tulisan..Mamaku…. Pahlawanku
@Cah Sholihah, kok ada fotone?… wah tenyata salah isi alamat email
sedulur Cah Sholihah menampilkan tulisan..Mamaku…. Pahlawanku 
@Cah Sholihah, oh ya… di dekat SD itu banyak flamboyan juga… tapi di sana banyak orang melupakan keindahannya…
Hmmm… kenangan kecil pasti sulit didelete ya pak, apalagi di partisi. (imao)
@Wandi thok, mohon mangap pak guru! postingan ini sekalian pamer spoiler yang ditanyakan pak guru kemaren… nanti saya kirim skripnya dech!
Daerahnya kayaknya aku kenal itu pak. Tiap mudik aku pasti lewat daerah situ.
sedulur Wandi thok menampilkan tulisan..Cerita di balik Tugas Berat 
@Wandi thok, Getas Kecil, pak guru!… pasti lewat to ya!
Menikmati bunga flamboyan di sini…
Ning nggonaku wis longko…
sedulur marsudiyanto menampilkan tulisan..Ada, Tapi Entah Dimana
@marsudiyanto, tanam aja pak! di Jalan Mawar… nanti kalau flamboyannya sudah besar dan berbunga, nama jalannya diganti sekalian jadi Jalan Flamboyan… xixixi
Yaa saya punya om… ngarep umahku ndhisik ono tandurane Flamboyan..
Tapi mburi umahku wit ringin…cedhak kuburan hiiiii ngeriiii…..
sedulur xitalho menampilkan tulisan..Decadence
@xitalho, nang Weleri ya??? suk nek mulih kabar2 tak dolan mrana!
Wew. . Begitu indahnya kenangan masa kecil, tak kan terlupakan,y0,mas. . Tp entah kpn waktunya nanti bs melihat flamb0yan yg indah nan rindang. .
@Materi Kuliah, saat pergantian musim seperti ini adalah masa flamboyan berbunga…
Daerahnya sungguh indah dan asri
sedulur Estiko menampilkan tulisan..Misteri Kiamat Tahun 2012
@Estiko, itu desa kelahiranku, mas Estiko! pastinya seindah desa mas Estiko di mbanyumas!
ada pak..!
sedulur omagus menampilkan tulisan..blue ink stain 
pas de depan rumah saya gerbangnya terbuat dari pohon flamboyan loh..!
@omagus, Loh… gerbang kok dari pohon flamboyan??? penasaran nih!
flamboyan lebih terkenal sebagai nama jalan… kasihan…
sedulur gusmel menampilkan tulisan..Karanganyar Expo 2009 Sepi
@gusmel, padahal indah sekali…
Mas andy.. ada Pesan dari proyek
Wah bener bener keren bunganya
sedulur ajengkol menampilkan tulisan..Kontes SEO AIDS
@ajengkol, keren dong! xixixi…
hm..m.. asyik sekali kayaknya pak. Kalau aku lahirnya kebetulan agak modern dikit. Jadi ngga begitu indah.. :(
sedulur terjemahan menampilkan tulisan..Jasa translate inggris indonesia
@terjemahan, modern juga banyak yang masih indah kok! hehe
Halah…. jadi pingin pulang kampung, hu hu hu… inget sawah dengan belut2 nya yang banyak juga anginnya yang selalu semribit.
sedulur belajar SEO menampilkan tulisan..Jasa SEO, Sebuah Kerja Keras
@belajar SEO, bali ndeso wae… mbangun deso…
Pak Andy, wah… mau ngomong apa ya… jadi terharu dan teringat lah pokok nya
sedulur kerja keras adalah energi kita menampilkan tulisan..Kerja Keras Adalah Energi Kita
@kerja keras adalah energi kita, kok terharu sih??? teringat apa?
Hmmm, sy jadi kangeeeenn lg dg masa kecil sayaa… Huehehehhe.. Malah skr sy pas udah gede malah nyemplung k karet niih P.Andi..
@Arihevea, saya nggak mau nyemplung di karet… apalagi karet tremboso… baunya… hhhhh…
sedulur rangga aditya menampilkan tulisan..What!???… Ada kiriman dari shipit???
@rangga aditya, ikut senang..
sedulur Cah Sholihah menampilkan tulisan..Mamaku…. Pahlawanku 
@Cah Sholihah, tenkyu
sedulur rangga aditya menampilkan tulisan..Review Ubuntu 9.10 di Acer Aspire 5583 & HP Compaq Presario V3000: permasalahan koneksi internet via Hape 
@rangga aditya,
Kenanganku ttg flamboyan di masa kecil:
Disuruh merapalkan dg cepat berkali-kali: flamboyan mlampung blumbang
sedulur OdyDasa menampilkan tulisan..CyberLecture menggunakan Claroline
@OdyDasa, wakakakaka….. jebule juga punya kenangan masa kecil tentang flamboyan…
memorian never die!
@lambang, betul mas Lambang! kenangan selalu indah dan manis!
tidak ada yang lebih indah dari pada masa lalu yang menyenangkan hati…. oh flamboyant
sedulur dameydra menampilkan tulisan..Wayang Tehno Dhalang Poer dalam Peringatan Hari Pahlawan
@dameydra, padahal yang menyenangkan hati nggak selalu indah lho!
bunga flamboyan memang indah dan sedap dipandang disaat bunganya bermekaran
sedulur meylya menampilkan tulisan..Kekuatan Facebooker
@meylya, huaaaaa…. ana flamboyan mbak, ning cedhak betoro katong! xixixi
wah enak ya masa kecilnya..masa kecil kita lebih enak daripada anak-anak jaman sekarang. dulu rasa kebersamaan lebih terasa. apalagi game-game seru yang mulai jarang pada anak-anak jaman sekarang..seperti main gundu, tak umpet, galasin, ..pokeknya indah kalau dikenang..
sedulur english note menampilkan tulisan..angry with my self
@english note, sekarang susah nyari anak-anak kecil yang suka permainan tradisional seperti itu…
kenangan lagu bunga flamboyan kau tumbuh di halaman…
@rental mobil murah, bimboooooo….
wehh., baru kemaren saia baca soal spoiler gambar…
sekarang baru lihat spoiler tulisan…, piye carane pak’e???
*oot bangetz..
sedulur yunaelis menampilkan tulisan..free wordpress themes.. 
mo saya jawab lewat sini kok ke-parse html-nya, trus saya jawab aja via email… semoga bisa terkirim dengan selamat…
saya juga sering merasakan kenangan saat kecil mas,apalagi saat musim hujan begini.
sudah tidak ada lagi anak kecil bermain bola bermandikan lumpur.
entah dilarang ama ortu mereka atau makah mereka keasyikan dengan permainan modernnya.
paling2 ortunya khawatir anak2 masuk angin, hihihi
Nyobain komen pake Mandriva…….. lolos ujian gak yach?… hehehe
@Afrianti Takaful,
dan sekarang… penulisnya telah menjadi seorang lelaki flamboyan
(tak kiro meh nulis tentang sebutan sifat flamboyan)
sedulur Pradna menampilkan tulisan..Belajar HTML 04 : Menyisipkan gambar di HTML
@Pradna, brarti sampeyan Linuxer Flamboyan???? hayoo ngaku!!!…
nice flower :)
sedulur gadget menampilkan tulisan..Opensuse11.2 on CQ20
@gadget, keren…
kenangan masa kecil yang bagus
sedulur riFFrizz menampilkan tulisan..Sejarah Singkat Gerakan Pramuka Sedunia
@riFFrizz, masa kecilmu piye mas??? hehe
masa kecil yang indah pak
sedulur dafhy satu lagi menampilkan tulisan..Buying Gold Coins 
@dafhy satu lagi, betul mas Dafhy! kl di Wonogiri indah nggak??? kekekek
Jadi Inget Flamboyan yang dulu tumbuh di halaman SD, senang rasanya klo lihat halaman sekolah jadi berwarna merah.. Di bawah flamboyan anak2 kelas VI biasa berbaris disetiap upacara hari senin, sejak kelas satu setiap upacara, aku berharap bisa mengikuti upacara berada di bawah rindang flamboyan.. sampai tak terasa lewat sudah masa itu, eh flamboyan itu masih berdiri tegak sampai sekarang lho..
flamboyan memang bisa tahan sampai puluhan tahun… sayang sekali, di ruas jalan yang sama, pohon2 mahoni yang besar2 ditumbangkan DPU dengan alasan pelebaran jalan, padahal dijual…
kalo ada mesin waktu, berapapun harganya akan ku beli utk kembali ke masa kecilku… saat2 bagaikan “little princess” :)
sedulur silent reverie menampilkan tulisan..Gendeng
kita seringkali mengharapkan itu walaupun tahu sebenar-benarnya bahwa itu tak mungkin terjadi… Aaach…. Jaman begitu cepat berlalu.
[...] yang gembagus dan flamboyan ~namun bukan pakar sosial media~ ini, sejak seminggu lalu suka mainan baru. Namanya hashtag. [...]