Google Ternyata Ketipu Juga

Beberapa waktu lalu komputer Diki rusak harddisknya…

Kebetulan saya tidak punya persediaan harddisk nganggur. Hanya ada sebuah harddisk bekas berkapasitas 20GB yang karena rusaknya, terpaksa partisinya dipotong di tengah. Ada 1GB di depan, dan 15GB di belakang.  Bagian depan  dibiarkan kosong, bagian tengah tidak dipartisi, dn bagian belakang untuk instalasi. Dengan kapasitas sekecil itu tentunya tidak memungkinkan untuk dualboot, Windows dan Ubuntu Linux. Akhirnya ya diinstall Windows saja. Bagaimanapun juga Diki masih memerlukan Windows untuk nge-game, ada beberapa game yang sudah kadhung dibeli dengan tabungannya, dan dia sangat menyukainya. Windows-nya sendiri -XP-Home- sudah lama terbeli hanya dengan separo harga, -harga pelajar-. Terpaksa kali ini komputer Diki berisi OS proprietary, aplikasinya sebagian legal, sebagian free. Mbajak sorry lah yaw!

Nah… Semalam saya ingin menginstall browser Chrome dari Google. Saya buka Firefox, dan langsung menuju ke TKP.

Badala… Munculnya kok seperti ini…

malah nggak ditunjukkan link untuk donlot Chrome

Ketika saya klik [Selengkapnya], malah lanjut ke sini…

disuruh bersabar menunggu Chrome untuk opensource... haks...

Ops… Ternyata saya lupa, beberapa waktu lalu pernah saya oprek-oprek Firefox-nya untuk seolah-olah pakai OS lain(doh)

Ternyata Google bisa ketipu juga ya?… (thinking)

Males ngoprek about:config, akhirnya Chrome berhasil diunduh dan diinstall dengan bantuan Internet Explorer… (dance)

Post to Twitter Post to Plurk Post to Facebook Send Gmail

32 thoughts on “Google Ternyata Ketipu Juga

  1. Pantesan kemaren saya ditelepun orang Gugel yang nanya gini; Hey deden, do you kenal sama ini orang yang bernama Andy MSE? hehehehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *