Goresan Rindu

Awalnya saya sedang merenungkan soal musim. Namun, rupanya untaian kata-kata saya cukup menarik hati (yahoo) sehingga ada yang berkenan menambahkan lanjutannya:

Malam kembali dingin ku rasa…

Meski pohon randu sudah berbuah,

ku tak mengerti mengapa rasa dingin itu slalu trasa

Ku coba menerpa rasa dingin dengan mendekap kehangatan bayang-bayangmu..

Meski ku tahu, ku harus bersabar akan hadirnya dirimu kembali dalam pelukanku..

Jujur, saya sangat appreciate atas lanjutan ini… Worship dah! (worship)

 

Post to Twitter Post to Plurk Post to Facebook Send Gmail

Related Posts

11 thoughts on “Goresan Rindu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *