Hari Anak Indonesia

KECaKOT, 23 Juli 2010 – Hari Anak Indonesia dipenuhi dengan harapan2 orang tua akan nasib anak2 di masa depan, tetapi tidak ada pesan moral yg saya baca soal keyakinan utk ‘memanusiakan’ anak2 dengan cara tdk lagi memperlakukan mereka seperti ‘barang’ milik orangtuanya. Anak2 juga punya hak utk menikmati hidup mereka, hak utk didengar, dan dicintai tanpa dibebani tuntutan balas budi.

Risa Amrikasari dalam Facebook

Post to Twitter Post to Plurk Post to Yahoo Buzz Post to Facebook Post to Google Buzz Send Gmail

Random Posts

20 thoughts on “Hari Anak Indonesia

    • perkiraan: setidaknya sampai tengah malam nanti kira2 ada 50+ views ke tulisan ini…
      *rata2 tulisan di blog ini mencapai 200 views dalam 24 jam… sesudah itu ada yang lanjut ada yang tenggelam*

         0 likes

  1. sayangnya dihari anak ini, masih banyak anak yang disiakan oleh orang tuanya dengan berbagai alasan….. doh….

       0 likes

  2. masih banyak orang tua yang pengen anaknya jadi nganu ,

    padahal anak minat dan bakatnya di itu,

    akhirnya malah anaknya nganu yang itu-itu aja…*prihatin*

       0 likes

  3. emh.. mudah”an di hari anak sekarang tak ada lagi anak” yg terlantar,,…………….

       0 likes

  4. wah, kalau begitu bisa donk anak2 buat negara sendiri bang,
    Republik Naughty Children

       0 likes

  5. selamat hari anak(walau telat 1 hari) :-D bagi yang masih anak-anak (dibawah 18 tahun) selamat menikmati menjadi anak-anak (lmao) … karena kehidupan dewasa itu tidak selamanya indah *memberikan semangat negatif*

       0 likes

  6. dan sekaligus di beri kebebasan untuk menentukan masa depan juga ya pak..
    perlu tu..
    biar banyak anak muda bangsa ini yang berkreasi lagi..

       0 likes

  7. ko pendek tenan mas,pi selamat hari anak deh,msh dlm suasana perayaan nih.hihih :)

       0 likes