Hiatus: Selesai dan Makan-makan

Acara HIATUS blog ini belum dapat dikatakan selesai 100%, baru kira-kira 68% saja. Artinya masih 32% yang belum selesai. Bagaimanapun juga hasrat untuk menulis sudah tak terbendung, ditambah sudah cukup banyak komentar yang belum sempat saya balas. Untuk ini, saya mohon maaf…

Nah… Untuk merayakannya (walaupun belum selesai), mari kita makan-makan membicarakan soal makanan saja! Nggak usah mikirin cicak dan buaya yang suka main sabun atau main handbody, nggak usah mikir kabar es krim, nggak usah mikir perselingkuhan mbak sri dan bang toyib bang senturi, nggak usah peduli sama buaya tengil, pokoknya bergembira saja…

Yang sedang main Kontes Konyol SEO, please sit back and relax! (LOL)

Kalau bicara masalah masakan, tentunya sangat erat dengan warung makan atau restoran karena seringkali mereka mempunyai masakan khas yang menjadi andalan. Namun ada pula yang selain khas jenis masakannya, juga khas asal daerahnya. Sebut saja Gudeg Yogya, Thengkleng Solo, Soto Kudus, Warung Tegal, Restoran Padang, dan lain sebagainya. Ada pula warung makan dan restoran yang menyajikan makanan yang sebetulnya umum-umum saja namun biar tambah heboh ditambah asal daerah misalnya Mie Ayam Jakarta, Bakso Tasik, Susu Segar Boyolali, dan lain-lain.

aneka-masakan

Sesekali saya merasa aneh juga. Gudeng Yogya masih ada di Yogya, Soto Kudus masih ada di Kudus, warteg pun masih ada di Tegal, tapi di Padang belum pernah saya menjumpai Warung Makan atau Restoran Padang… Adanya Warung Makan Masakan Uni Atun, atau  Uni Azmi, atau Uni Yanti, atau uni-uni yang lain… Yang ini setara narsisnya dengan bebek goreng yang banyak sekali menjamur di sepanjang jalan Slamet Riyadi Kartasura… Ada Bebek Goreng Pak Ndut, Pak Slamet, Sari, Pak Embuh dan entah berapa banyak tak terhitung. Seringkali karena masih merasa kurang narsis, mereka menambah kala ASELI di belakang nama masing-masing…

(doh)

Oops…. Ini sudah jam 2 dini hari, saatnya saya menyimak sesuap dua suap Gudeg Ceker khas Solo… Mari makan! (hungry) (mmm)

Barangkali sedulur akan menambah wawasan wisata kuliner ini???

..::ditulis oleh Kang Andy Aseli::..

Post to Twitter Post to Plurk Post to Facebook Send Gmail

Related Posts

51 thoughts on “Hiatus: Selesai dan Makan-makan

    • @saatulihsan, iya, ngadopsi warna2 tanah dari jaunty.. beberapa masih kurang pas!
      oh ya, sedikit tanya soal xorg.conf, saya tunggu postingan selanjutnya di webihsan.tk…
      postingan yg tadi tentang menu grub sudah saya praktekkan, terimakasih!

  1. Solo itu bukane banyak wisata kuliner baksonya??? ada bakso remaja.. alex dll.. hmmm enakkk…

    Halah.. jadi pengen makan bakso urat thohh…??? Pak Andy tanggung jawab!!

    • @andri, perasaan semua gudeg di Yogya enak semua, walaupun di warung2 kecil sekalipun… kalau di luar Yogya nggak jamin lah, walaupun ada di restoran mahal… :-D

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *