Apakah anda masih menggunakan Operating System bajakan??? Apakah anda masih menggunakan aplikasi-aplikasi bajakan di komputer anda??? Apakah anda masih sering membaca buku bajakan??? Apakah anda masih suka mendengarkan lagu bajakan??? Apakah anda masih suka nonton film bajakan???
Maaf, sejujurnya saya juga masih tak terhindarkan dari bajak-membajak, juga perilaku melakukan dan menggunakan produk bajakan. Di jaman yang teknologinya serba maju seperti sekarang ini, semakin sulit untuk menghindari produk bajakan. Contohnya, CD dan DVD bajakan dilarang, tetapi peralatan pembakar CD dan DVD dijual dengan bebas dengan harga yang sangat terjangkau, karena tujuan dijual bebas bukan untuk membuat barang bajakan (contoh lain masih banyak). Ini menjadikan perilaku bajak-membajak mendapatkan pintu yang lebih lebar (menurut saya, inti persoalan bajak membajak justru pada perilaku, bukan pada ketersediaan peralatan berteknologi). Ditambah lagi, longgarnya penegakan peraturan di Indonesia membuat pembajakan merajalela, sampai-sampai dapat dikatakan bahwa Indonesia adalah Surga Para Pembajak.
Saya tidak akan mengajak sedulur sekalian untuk menghentikan pembajakan, itu terserah penilaian masing-masing individu. Apalagi baru-baru, dalam perjalanan Solo-Kendal-Solo lagi, saya melihat ada pembajakan yang legal. Ini gambarnya:
Apa pendapat sedulur sekalian tentang pembajakan???


Kalo gak boleh bajak, ya gak jadi panen dong, hehe.
Besok datang ke SGM ya kang!
Dulunya kok pemalsuan bisa diistilahkan pembajakan itu nalarnya gimana ya Mas. Kok ndadak pakai istilah lain. Knapa ndak disebut pemalsuan, pelecehan hak cipta atau apalah. Kasihan petani, istilah yg ada padanya pun dibajak pula. Kenapa ndak pakai istilah punya binatang, misalnya nyrudug, ngkrikiti, nyawel, nyronggot, atau nyakar.
marsudiyanto´s last blog post..Kurang Jelas dan Jelas Kurang
wkakakaka…kalo gak ada yg mbajak lak elaparan kabeh mas :))
mantan kyai´s last blog post..Berbicara Bahasa
Pembajakan menurut saya adalah suatu pemakaian produk tanpa lisensi yang resmi dari sang penciptanya.
ya……. terus terang saya juga belum bisa memakai produk yang legal, terutama software, tapi mungkin dengan memakai opensource kita dapat mengurangi tingkat pembajakan.
kalo membajak sawah pakai traktor udah pernah, tapi kalo pakai kerbau belum pernah pak :)
arifudin´s last blog post..Prinsip Leave No Trace
mbajak sawah itu biasa, kan kita agraris?
Hehe, pembajakan g bisa dihindarkan di Indonesia karena seperti yang dibilang pak Anang, negara kita adalah negara Agraris :d.
Hm, bingung juga sih pak. Pinginnya make yang asli tapi duitnya g cukup. Klo bisa murah atau malah digratiskan sih, mending pake yang asli.
Contoh OS Windows XP misalnya harganya 1 jutaan, trus di glodok cuma 5000 atau minjem di temen malah dapat gratis. Pilih mana pak? Klo pilih yang pertama ada dua kemungkinan, orang itu orang kaya atau orang itu orang gila. Hehehehehe…
Hm, semoga suatu saat harga software diturunkan atau saya jadi orang kaya bisar bisa pake software asli…
Adi´s last blog post..Dik
hehehe …. padahal sejatinya kerja sebagai pembajak awal2nya termasuk pekerjaan yang mulia dan menghidupi banyak orang. tapi kenapa kok kata pembajak jadi diperluas maknanya dg aktivitas ilegal? duh, inilah salah satu keunikan bahasa. ada istilah homonim, ejaan dan lafalnya sama tapi punya makna yang berbeda. kok ya sempat2nya ambil gambar pembajak toh, mas andy, hehehe ….
sawali tuhusetya´s last blog post..lesbian dating games
Setuju mas, contoh ya kehidupan saya yang gak bisa lepas dari yang produk bajakan, dari nasi yang saya makan sampai mp3 yang menyesaki harddisk.
barang bajakan gak bakalan lepas dari kita, mo gimana lagi, walu sudah di himbau “jangan” oleh pemerintah, tapi toh buktinya masih beredar di tempat umum … yang lebih ngenes nya lagi, kadang barang bajakan gak jauh beda kualitasnya sama yang asli ..
saya juga kadang masih pakai produk bajakan, habis nggak kuat beli original.
endar´s last blog post..Harga blog
xixixixixixi, tak kira mbajak apaan
badoer´s last blog post..DIRECTV for your satellite TV
saya malah pecinta bajakan.. wkekeke… kalo yang pembajak seperti di gambar itu malah bagus
malapu´s last blog post..Make Money Online dengan LinkShowOff
ya.. ya.. kalau tidak mau dibajak berarti jangan menciptakan suatu karya
tapi liat gambar itu koq saya malah inget waktu kecil mainan di sawah
Heh, ora ngapusi cah cilik wae!
Oya, liputan tentang kumpul2 tadi udah aku posting, enek foto sampeyan neng kono, monggo disimak
Dony Alfan´s last blog post..Cerita Tentang Sarasehan Blogger Solo
saya setuju dengan pembajakan…..
mas andy…maklum ,,,bangsa kita kelasnya baru bisa membajak….kalau suruh mikir berinovasi sendiri barangkali gembrobyos…sama dengan gembrobyosnya pak tani kita yang dengan IKLAS membajak…untuk menanam padi bagi orang kota….
tragedi woyla!
kependekan mas?
Nyante Aza Lae´s last blog post..RSCD (Rumah Sakit Capek Deh……)
ya..ya..ya..
indonesia kan suka yang gratisan mas
hihihihii
Cepat sembuh yah sakit giginya
Simbah saya seorang pembajak legal ! ! ! ! *bangga*
saya sudah komen apa belum ya? hidup para pembajak! indonesia gak makan tanpa kehadiranmu!
deden´s last blog post..Komunitas Ninjutsu Indonesia
Woi, posting sarasehan kok komentare ditutup?!
Lha kalo sawah saya jelas setuju pembajakan, tanahnya jadi masih bisa digunakan, rapi, subur dan gembur. Jangan pakai cara yang lain misal biar cepet tdk usah dibajak tapi di ledakkan pakai dinamit, kan malah payah. Atau kalo kerbau/sapinya mahal karena akan Qurban, mending nyewa helicopter atau nyewa montor mabur terus ditarik …..rik ….rik ….bur rrrrrr
wahyubmw´s last blog post..DIALOG KIAI DAN IBLIS
hidup pembajak
bajak laut, bajak sawah, atau bajak intelektual….
bapakethufail´s last blog post..Kado Anakku
hahahahaha… dilema banget dengan perkataan mbajak… lalu adanya “sambal bajak” gimana?
gajah_pesing´s last blog post..Pesta Blogger 08 iku Blogging Society ? (3) – The Last
Kalo begitu…… beliin dong CD aslinya?heheh… laptop ku masih pake bajakan nih!!!! hehehe
afrianti takaful´s last blog post..Pensiasatan Proteksi Pendidikan Anak dengan Fulnadi
mari lestarikan budaya membajak (sawah)…hahahahaha,
Memang kacau bang Ciwir… mendingan nyruput wedang tape bojonegoro wae lah…
waduh pusing aq. membajak yg mana dlu nihh . ngebajak sawah atau ngebajak CD ?
inilah indonesia. bahasa yg amat miskin .
BisCuit´s last blog post..ANEH (mimmmpi) ANEH !
kalau di daerah saya membajak (mambajak, dibajak) itu salah satu artinya adalah memeras. Kalau konteksnya ini, wajib saya hindari jadinya.
:)
huahhaaaa…..
indonesia memang negeri para pembajak.
tanpa membajak maka indonesia sudah dibajak.,
membajak adalag kreativitas tersendiri beh..
dengan membajak maka menghdupkan perekonomian rakyat kecil sekaligus mencedarai dan menipu rakyat kecil pula. contoh-nya : ada orang yang membajak makanan basi dari tempat sampah yang merupoakan ex-import dari hotel bintang 5, lalu dimasak lagi dan dijual lagi. yang beli juga orang kecil lagi
hasil pembajakan akhirnya membangkitkan ekonomi su pembajak yang wong cilik tetapi juga menipu wong cilik pula….
kacau—-kacau ,……,
ciwir´s last blog post..Wedang Tape Bojonegoro
Bener sekali mas, rasanya masih sulit menghindari yang bajakan itu.
Di satu sisi dilarang, di sisi lain kok dijual/disediakan fasilitas untuk membajak.
klo yg dipake sehari-hari memang sebaiknya yg legal, tapi kalo yg dipake hanya utk 1-2 kali pake apa ya harus beli yg legal? (wah ketahuan ni….heheheh)
afie´s last blog post..Penyakit Diare pada Anak (Mekanisme Diare)
Ya eeyalah, kan gambar2 itu adalah pembajakan yang legal, hehe
Ini soal bahasa yang kurang jelas dan jelas kurang pak Marsudi!
Masih bisa mas Mantan! kalu saja masih ada yang mau nyangkul, hehe
Sepakat…
Kebetulan fotonya cuma ada yang pakek kebo, yang pakai traktor ga ada… hehe
Betul mas Anang, masalahnya, istilah mbajak itu kok jadi negatip
Coba opensource deh! semoga nggak gila, hihihi… sampean ini ada2 aja…
Soal bahasa, sepertinya pak guru Bahasa Indonesia yang seharusnya menelaah lebih jauh, hehehe…
*Saya sepertinya termasuk blogger kurang gaweyan pak Sawali! apa-apa yang menarik minat saya langsung saya jepret dan tulis, hihihi
Sama mas! saya juga masih ga bisa lepas dari bajak-membajak
Salahnya dimana ya? jangan2 malah di UU HAKI-nya, hehehe
Saya juga sama mas, biarlah pak tani mbajak di sawahnya, saya mbajak software… tapi saya sudah sedikit mengurangi dengan menggunakan opensource.
yo mbajak opo wae tho Doer! xixixi
Hehehe… sengaja gambarnya saya pilih itu, soalnya saya eneg kalau mbahas bajak-membajak yang berkaitan dengan HAKI. toh semua ilmu dari Tuhan, hehe
Wedew… waktu kecil suka main di sawah ya?
Soal membajak, saya kok ga sepakat dengan HAKI, lha wong semua ilmu kan asalnya dari Tuhan… betul mas Hanif???
Haiyyah… fotone wes tak colong
Hidup pembajak!
Saya juga ikhlas menulis bu! kalau ada yang kopas biarin aja…
*pertanyaannya, siapa yang mau kopas tulisan seperti ini ya??? ga mutu banget deh!
Makasih bu Dyah!
Lha… itu jenis pembajakan lain yang belum saya sebutkan, juga bajak laut ya? hehe
Sayangnya kok banyak yang kurang suka opensource, padahal gratis lho!
Makasih doanya, sredut-senutnya sudah hampir punah…
Podho karo simbahku, saya juga bangga kok! walaupun tidak bangga ketika mbajak Windows, hehe
Komen berkali-kali juga nggak apa-apa kok mas Deden! hihihi
Sabar coy, sengaja karena malam ini nulis dua tulisan sekaligus. Kalau sudah selesai semua baru walking, biar pada komentar, hihihi
ternyata persoalannya di kata-katanya, hehehe
sambal bajak ga ikut pak???
sudah saya ikutkan ke pakne thufail di komentar di atas, hehehe…
bener pak Sawali, masalahnya lebih banyak di kata-kata…
atau ganti saja dengan opernsource, hehehe
atau banyak kata-kata yang bermasalah???
setojooooooo…
betul… bahasanya yang mbingungi
kalau membajak sawah tidak dihindari kan??? hehehe
itulah yang bikin bingung
yeach… secara moral, sesekali atau sehari-hari ya lebih baik legal…