jakarta menyebalkan: busway yang dingin

Beberapa hari di Jakarta aku mulai akrab dengan busway. Sebetulnya sejak beberapa bulan lalu sudah mencoba busway, tapi karena nggak ada keperluan khusus ya jarang-jarang naik busway.

Nah… akhir-akhir ini aku menempuh rute rutin Blok M – Karet. Paling nyaman ya naik busway. Walaupun halte-haltenya sudah mulai jelek, kotor, pintu-pintu otomatis tempat penumpang memasukkan tiket juga sudah banyak yang rusak, pun para gadis-gadis penjual tiketnya tak pernah ramah, aku tetap senang naik busway. Siapa tahu, yad busway benar-benar jadi transportasi andalan ibukota untuk mengatasi kemacetan, aku sudah ikut berpartisipasi. Oh ya… ketika tarif angkutan naik karena kenaikan harga BBM, tarif busway masih tetap 3500 lho!… Lumayan…

Tambahan gambar: Ini gambaran kekhawatiranku sendiri, apakah nantinya busway mampu jadi transportasi andalan di kota Jakarta ya?

Post to Twitter Post to Plurk Post to Facebook Send Gmail

4 thoughts on “jakarta menyebalkan: busway yang dingin

  1. Mas aku ngesuk ya melu nyoba lha numpak busway nang jakarta kayangapa. walo aku sndiri ora seneng numpak bis apalagi nek nag indo jan paling antik karena ora kuatan seringe mabok ehheeh. kebetulan ngesuk ya rencana arep meng blok m dadi ana kesempatan numpak busway menganah dr hotel k blok m naik busway jere kepenak.

    Oiya jere arep melu kopdarana pa yuuuh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *