jakarta menyebalkan; segar dan tidak segar

seringkali membingungkan, mana yang segar, mana yang tidak segar???

kalau aku sedang di kampung selalu saja malas mandi walaupun habis bermain sepakbola sekalipun.

rasanya kegiatan mandi adalah kegiatan biasa-biasa saja. hanya membersihkan tubuh dari kotoran, dan sama sekali tidak menyegarkan. mungkin karena keadaan alam yang sehari-hari selalu segar. lega bernafas, bisa sangat menikmati sebatang rokok sehabis makan atau kala sedang nongkrong di kakus. ahaaa… apalagi kalau kenikmatannya ganda, habis makan kekenyangan trus nongkrong di kakus sambil menikmati sebatang rokok. sungguh kenikmatan ganda dalam merokok.

kalau aku sedang di jakarta, kegiatan mandi menjadi kegiatan favorit. selain membersihkan tubuh, juga sangat menyegarkan… apalagi mandi sore atau malam hari. sungguh amat sangat segar dan menyegarkan…

tentu saja iya, karena saat pergi dan pulang bergelut dengan debu dan asap kendaraan yang berjubal-jubal bermacet-macet, dan berlomba menderum sambil membunyikan klakson ribut sekali.

lho… kan seharian di kantor yang nyaman ber-ac???

aku nggak percaya udara ac itu bersih,… dingin sih iya…

terserah deh mau pilih mana? segar di jakarta atau tidak segar di kampung?

kalau aku tetap saja tidak pilih hidup di jakarta, se-segar apa pun…

jakarta memang selalu menyebalkan…

Post to Twitter Post to Plurk Post to Facebook Send Gmail

4 thoughts on “jakarta menyebalkan; segar dan tidak segar

  1. hihihi, tanpa niat membela komentar dari bu Noor, saya jadi kepikiran apa iya ini sebuah alasan hehehe.
    Tapi bener kok Pak, antara Jakarta dan Bandung (tempat saya lahir) memang beda. Di Bandung itu memang sekarang sudah panas, hanya kalau didalam rumah gak gerah seperti di Jakarta. Kalau di Jakarta itu, di luar panas, didalam rumah juga gerah :(

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *