Jalan Sesat Dies Natalis FE Undip

Suatu sore, saya menerima sepucuk SMS.

Yth Alumni FE Undip. Und: JALAN SEHAT dlm rangka DIES FE ke 49 pd Sabtu, 18 April ’09 jam 06.00-sls dr Grey Campus Pleburan. Mohon disebr ketmn2 lain. (Panpel)

SMS ini datang dari seorang kawan akrab saya, saya berharap bisa bertemu, dan tak ada ruginya legakan diri untuk mengunjungi kampus abu-abu. .. Lagi pula, sudah 10 dies saya lewati.

Lepas shubuh, “makibao” tak segan berlari kencang, dan hanya butuh waktu 1 jam 23 menit dari Solo ke Semarang. Saya terlalu gasik, dan cukup senang bisa bertemu dengan banyak kawan, dosen-dosen yang ternyata masih banyak yang mengenal saya, juga bapak ibu TU, pengurus perpustakaan, tukang klining serpis, alumni, dan banyak  orang yang saya tidak mengenal sebelumnya tapi disatukan oleh almamater. Sayangnya kawan akrab saya justru tidak hadir.

dies-natalis-fe-undip-ke49

Yeach… seperti biasa, seremonial yang menyebalkan diawali ucapan selamat datang, dilanjutkan prakata panitia, sambutan pak dekan FE, Bp Chabachib, sambutan  Rektor Undip, Bp Susilo, diakhiri doa, dan dilanjutkan Jalan Sehat sebelum kembali lagi ke kampus abu-abu untuk makan pagi dan menikmati bermacam hiburan.

Dies ke 49 ini direncanakan merupakan Dies Terakhir di Kampus Abu-abu karena tahun depan Fakultas Ekonomi akan dipindahkan ke Kampus Baru di Tembalang, mengikuti fakultas-fakultas eksakta yang sudah mulai dipindahkan sejak 15 tahun lalu.

Saya merasa bangga menjadi bagian dari FE Undip, walaupun dari dulu semenjak mahasiswa sampai sekarang saya nir prestasi. Namun saya malas ikut Jalan Sehat itu, dan memilih berkunjung ke kawan lama saya, Budi dan Ida yang rumahnya tidak jauh dari kampus.

Sejujurnya, saya jengkel dengan kawan yang telah memberi kabar via SMS itu… Dan jalan sehat rasanya malah jadi Jalan Sesat… Gggggrrrrrrrrr………

Post to Twitter Post to Plurk Post to Facebook Send Gmail

Related Posts

40 thoughts on “Jalan Sesat Dies Natalis FE Undip

    • Bar mampir Pak Sawali terus mampir nggonaku!.
      Kontes Blade!
      “Blade”ku kalah, mergane hondane Pak Andy wis divariasi, dipasangi widget…

      marsudiyanto menampilkan tulisan… 26

  1. Iki nek ngetik postingan ning ndalan opo ning ngendi Mas…
    Rono-rene nggendong laptop isi Linux.
    Makasih wis mampir ning omahku.
    Salut dg semboyane: “Wis lewat Kendal nek rak mampir nggone P.Sawali utowo mampir nggonaku jare kurang sampurno”

    marsudiyanto menampilkan tulisan… 26

  2. Banner Dies Natalise rak nggayah blas.
    Jaman modern kok jek ono sablon model mbolongi.
    Tapi yo pantes, FE kan njunjung tinggi prinsip ekonomis…

    marsudiyanto menampilkan tulisan… 26

    • lha itulah pak! banner itu diikatkan di balon-balon yang akan dilepas ke awang-awang…
      kalau hanya akan dibuwang kok bikin yang bagus ya eman-eman… dasar ekonom! (LOL)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *