Jiancoookkk….

Sebagian Catatan Perjalanan:

Di sela-sela berkeliling dalam rangka berkegiatan yang menjadi tanggung jawab saya, alhamdulillah, saya kesempatan mampir ke Surabaya. Rasanya kurang komplit kalau singgah di Surabaya kok tidak bersilaturahmi dengan kawan, handai taulan, kenalan, entah kenal beneran atau kenal asu saja (kenal asu = asal njegog = seperti halnya kenal di dunia maya, sering saling menyapa namun belum tentu benar-benar tahu orangnya).

Sampai di terminal Purabaya, saya dijemput Gajah Pesing, dan langsung menuju ke boarding house komandan tertinggi TPC (tugupahlawan.com), Frenavit Putra alias Bodrex. Rupanya di sana telah menunggu Anangku bukan Anangmu dan Ardyansah alias Mantan Kyai. Setelah ngobrol sebentar, disepakati akan nongkrong di Nasi Rawon Pucang… Dion alias Deteksi dan Kuclukz yang dijemput di boarding house-nya ikut nongkrong bersama. Baru sebentar di Nasi Rawon Pucang, hadirlah blogger tuwir MbahSangkil, disusul Arai dan akhirnya Blogger Kelas Berat Nopy pun ikut meramaikan suasana.

Perut yang telah kenyang, energi yang telah pulih kembali, rasanya sayang kalau hanya dilewatkan dengan tidur saja. Beramai-ramailah kami menuju ke Karaoke Keluarga untuk melampiaskan hasrat menyanyi. Sayang sekali, Frenavit dan Arai tidak kelihatan dalam foto yang ada dalam dokumentasi saya.

Lewat jam dua dini hari, masing-masing kembali ke habitat. Saya bersama Gajahpesing, MantanKyai, dan Anang, menginap di boarding house Frenavit.

karaoke gila-gilaan bersama arek TPC

Esok harinya, saya menuju ke Hitech-Mall dimana markas besar TPC berada. Di sebuah ruangan besar yang terbagi menjadi beberapa ruangan kecil, menjadi tempat kegiatan bersama KLAS  yang berdiri sejak pertengahan dekade 90an, Computer Kids, APROGSI, MUGI, juga ada ruang pelatihan komputer dan ruang seminar. Ini saya ketahui dari tulisan yang ada di pintu masuk. Hehe…

pintu masuk markas TPC, KLASS, MUGI, dll

Karena hari masih terlalu pagi, saya tidak menjumpai seorang manusia pun di Mabes TPC dan di KLAS, namun tidak berapa lama menunggu, mas Didit alias Sitidy hadir. Segera saya ke kantor KLAS, berbincang-bincang dengan mas Didit dan tak berapa lama hadir pula mas Arif. Adapula mbak-mbak yang saya lupa namanya. Oleh-oleh yang sangat asyik diberikan kepada saya yaitu softcopy buku yang berisikan perintah-perintah dasar di Linux. Saya akan sebarluaskan ini kepada kawan-kawan pengguna Linux.

mas didit sitidy, linuxer dari KLAS

Tak lama kemudian, menyusul kawan blogger yang saya kenal dalam Ziarah Wali Blogger di GunungKelir, mas Novi dan mas Sentot. Setelah makan siang bersama mereka berdua, saya pamit menuju ke Gresik untuk melanjutkan aktivitas.

makan siang bareng mas sentot mas novi jantan

Oh ya, anaknya ibu yang jualan di warung itu, kata mas Nov…. hhhmmmm…. cantik. Menurut saya biasa saja sih… cuma agak mirip-mirip Alyssa Subandono. Hehe…

alyssa membantu ibu di warung nasi

Saya menyampaikan terimakasih sebesar-besarnya kepada rekan-rekan TPC yang berbaik hati menjamu saya selama di Surabaya. Lemah Teles, Gusti Allah ing mbales…

Tulisan ini masih akan diedit sehubungan dengan kekurang-lengkapan informasi dan link yan belum saya tautkan. Maklum, ditulis dengan buru-buru, sebelum hilang dari ingatan. Setidaknya saya sudah cukup lega saat meninggalkan Surabaya menuju Gresik… Telinga saya sejak kemarin malam sampai tadi siang penuh dengan kata-kata Jancok!!!… Hua ha ha…

Post to Twitter Post to Plurk Post to Facebook Send Gmail

64 thoughts on “Jiancoookkk….

  1. Kok aku ra dijak kang… sek penting oleh-olehe wesss, tempe kripik’e kuwi yo rapopo, heheee. Kapan routene ngliwati Depok kang, opo nek ra nglewati Jogja (Jakal) ngko jamonane salak pondoh turi (hohohooo).

    ãñÐrî´s last blog post..Belajar memaknai Kebebasan

  2. wahahahaha… ngakak baca: “blogger kelas berat nopy”
    (lmao)
    sebut tiga kali namaku: dancok dancok dancoooooookkkkk!!!!

    asal diketahui, dancok di surabaya merupakaan sebuah umpatan sekaligus kata sapaan tertinggi untuk menyapa orang terdekat!

    • salam kenal kembali… mohon selanjutnya pakai satu nama saja ya! jangan ganti-ganti… kalau tidak, rawan masuk spam, dan saya tidak mau repot ngeluarin… :-)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *