Wakil Menteri

2009-2014 akan ada 6 wakil menteri di Kabinet Indonesia Bersatu IIYang kemarin-kemarin sempat deg-degan antara iya atau tidak ditelepon untuk menduduki jabatan dalam Kabinet Indonesia Bersatu II 2009-2014, sekarang boleh deg-degan lagi. Minggu lalu (25/10/2009) Presiden SBY mengisyaratkan akan adanya posisi baru di kabinet yaitu wakil menteri.

Memang sih, tidak semua departemen akan mempunyai wakil menteri. Presiden SBY menyebutkan setidaknya terdapat enam departemen yang akan memiliki posisi wakil menteri, yaitu empat departemen karena ditugasi melakukan revitalisasi yaitu Departemen Pertanian, Departemen Perindustrian, Departemen Pendidikan, dan Departemen Kesehatan, dan dua departemen lain yaitu Departemen Luar Negeri dan Departemen Keuangan karena dipandang tugas menteri sangat membutuhkan waktu karena harus banyak ke luar negeri dan banyak berhubungan dengan Dewan Perwakilan Rakyat. Diperkirakan, nama-nama wakil menteri akan diumumkan dua minggu setelah pak SBY mengisyaratkan itu, atau kira-kira minggu depan.

Yang jelas, akan adanya wakil menteri ini menambah rame pembicaraan dimana-mana berkaitan dengan kenaikan gaji menteri 2010 nanti. Menurut pak menteri berambut putih, gaji menteri sekarang ini hanya Rp.18.000.000 per bulan sehingga butuh penyesuaian. Tentu saja jumlah gaji itu belum termasuk tunjangan-tunjangan, mobil gratis, bahan bakar gratis, sopir gratis, rumah dinas gratis termasuk perawatannya dan biaya bulanannya sehingga tidak perlu mikir bayar listrik dan air. Juga tidak perlu mikir perjalanan kemana-mana, biaya komunikasi, pembelian peralatan kerja, dan lain sebagainya…

Pak tani yang cangkul pun harus beli sendiri nggak perlu iri dong! Mereka para menteri itu kan harus bekerja keras memikirkan kesejahteraan rakyat banyak. Haks…

Adakah sedulur yang akan deg-degan menunggu pengumuman wakil menteri???

Post to Twitter Post to Plurk Post to Facebook Send Gmail

Related Posts

41 thoughts on “Wakil Menteri

  1. 18 juta koq hanya? Tapi kalau dengan gaji begitu besar tapi kerja tidak maksimal, berarti cuma pemborosan saja donx. Apalagi masih banyak hal yang selalu menjadi penyakit di negeri ini. Yaitu pengangguran dan juga kemiskinan. Kalau semua itu tidak bisa ditanggulangi, dan uang pemerintah hanya untuk menggaji menteri yang tidak becus, masa depan negara kita ini bagaimana? Apa kata dunia?
    .-= sedulur Estiko menampilkan tulisan..Mengapa Harus Blogging =-.

  2. Hmm, semoga dengan banyaknya menteri dan tambah ada wakil mentrinya :D
    membuat semua prosedur dan kerja departemen makin lancar..

    bukan malah makin ribeet. :mrgreen:

    • @tiyoe, harapannya begitu, karena untuk posisi-posisi itu cukup makan anggaran juga, kalau nggak ada hasil yang setimpal ya apa gunanya???

  3. terobosan anyar kabinet keroyokan, nantinya juga bakalan nambah lagi tuh kalo lapar plus nanti ada lagi komisi-komisi baru *emang dah biasanya juga tiap awal ngejabat pasti gitu deh* (lmao) .-= sedulur katakataku menampilkan tulisan..Award Persahabatan =-.

  4. Wakil Menteri kalau memang dibutuhkan dan perlu, oke lah ..
    selama para jajaran Menteri dan Wakil Menteri lainnya benar2 optimal bekerja dan benar2 bekerja dengan memikirkan kesejahteraan rakyat, juga diikuti dengan bukti nyata kenaikan kesejahteraan rakyat maka harusnya tidaklah akan menuai protes ..

  5. wajar toh menteri gaji nya lebih…
    jadi kalo masih nyikut sana..nyikut sini..
    Om SBY jadi tega nutuk ndase…
    kalo gaji kecil kan Om SBY jadi kacian mo nutut ndase…
    ngono loh mas…

    • @joko mantri, ya memang wajar, mereka kan digaji tinggi karena harus kerja keras… sayangnya, masih saja ada yang bergaji tinggi tapi tetep nguthill…piye jal ki?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *