ow… ow… kamu ketahuan

Saya mempunyai seorang teman, sekarang sudah jadi pejabat legislatif. Karena mungkin merasa butuh untuk punya website, dia membuat (atau minta dibuatkan pada seseorang) blog. Juga mendaftarkan diri di domain gratis [.co.nr] dan di-redirect ke blogspot-nya. Karena bangganya sudah beberapa kali dia mempromosikan blog-nya dalam berbagai forum dan kesempatan lain.

Sayangnya, karena jarang dikunjungi oleh dia sendiri, juga dikelola asal-asalan, akhirnya muncul juga komentar agak seronok di shoutbox yang dipasang di blog-nya. Saya tidak tahu persis apa benar ataukah tidak, tapi saya berprasangka baik saja, mungkin ada yang iseng dan kurang kerjaan. Kalau salah artinya ini fitnah, kalau benar ini artinya ow…ow… kamu ketahuan… alias “konangan”, hehehe. Karena, bagaimanapun juga, komentar seperti itu bisa ditanggapi sebagai iseng belaka atau sebuah cara negatif untuk melakukan pembunuhan karakter,… Coba simak komentar dari “putri” berikut ini!

Aslinya bisa dilihat di sini… (semoga cepat dihapus oleh yang bersangkutan). Ini jadi pelajaran berharga untuk kita semua agar berhati-hati, karena penafsiran yang salah kan bisa menimbulkan fitnah??? Padahal fitnah lebih kejam dari pembunuhan.

Happy blogging, mohon maaf lahir batin!…

Post to Twitter Post to Plurk Post to Facebook Send Gmail

Related Posts

27 thoughts on “ow… ow… kamu ketahuan

  1. Iya, seharusnya klo kita dah punya website,harus kita kelola dg baik,walo hnya skedar blog gratisan.krn itu adalah ibarat rumah kita didunia maya,siapapun bisa berkunjung.

  2. Waduh..gawat nih kasusnya kalau tidak segera ditindak lanjuti. Benar Bang Andi, hal ini bisa menjadi sarana pembunuhan karakater. Ampun deh kalau bisa blog saya jangan sampai kena hal seperti ini. Wah..bisa ngamuk isteri di rumah ya. Salam buat bang Andi, salam hangat dari Kalimantan.

  3. Memang orang berbeda-beda ada yang baik, ada yang tdk baik, ada yang suka serius, ada yang yang suka iseng. Tapi bagaimanapun juga alangkah baiknya kita tdk bermain-main dg kata-kata yg berbau fitnah.
    SELAMAT IDUL FITRI MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN

  4. He he kayak judul lagu ya … anggap saja lelucon Mas; kalu yang ini serius kali … Karena, bagaimanapun juga, komentar seperti itu bisa ditanggapi sebagai iseng belaka atau sebuah cara negatif untuk melakukan pembunuhan karakter,… Coba simak komentar dari “putri” berikut ini!

  5. Ini namanya pengen narsis tapi malah jadi bumerang. Mau fitnah kek atau beneran, mbok punya blog diurus yang bener. Gimana bisa ngurus rakyat kalau blog sendiri nggak bisa diurus… :p

  6. Terimakasih telah kunjung ke blog saya…salam kenal untuk mas andy dan keluarga

    Waduuuh….moga moga saya gak seperti itu ya…trus terang mas Andy, saya belajar banyak dari staf saya …anggota Tim kerja saya di unit usaha saya ( bukan di pemkot lho….).
    Saya berusaha banyak belajar,,,,fast learner, karena maksud saya bikin blog, timbangane ngrumpi, anak2 saya sudah tidak ada yang dirumah ( belajar keluar ….jauuh ),dan saya banyak ketemu realita .kejadian menarik,,,gitu ya..Moga2,,,,,itu cuma iseng,kalo beneran…wah,,,,pejabate koyo ngono, trus rakyate gak percaya lagi.Nuwun, telah mengingatkan saya…he..he

  7. SMS saja rak biso diugemi, opomaneh shoutbox. Yang payah adalah ketika ada pejabat yang buka layanan SMS lalu tiap masukan ditanggapi tanpa di filter. Juga layanan SMS di surat kabar, kalau menyangkut daerah atau kabupatennya, maka sang bupati langsung menanggapi dengan membabi buta seperti kebakaran jenggot, nelpon sana nelpon sini, mbentuk tim khusus, klarifikasi dll dll. Yg jadi korban instansi2 di bawahnya. Kadang ada SMS iseng tapi ditanggapi berlebihan
    Piye Jall…

    marsudiyanto punya tulisan terkini..Petasan bin Mercon

  8. Sik togh …!! Khafid .. koncoe sampeyan nang FEUNDIP tahun 87 sing soko wlr yo…?? (sori nek salah)

    Weh… wes dadi anggota legislatif yo….. lha tyus sopo iku si Putri ….wakakakaka..!!

    Xitalho menampilkan tulisan… Boneka Cantik Dari India

  9. 1. Pak, mat dini hari, makasih dah mo sapa lewat chatting, meski langsung ngacir :D
    2. Blognya mas Khafid itu saya coba klik kok telah dihapus pak, wah sayang ya, itu se daerah denganku. :roll:
    3. Kalawo memang pak WAndy eh Andy bisa nunjukin blognya dia, mohon aku diberi tempe pak, tahu juga lebih enak dhing :D
    CSDW menampilkan tulisan… Memangnya ada apa sih?

  10. Maaf Mas Andi, darimana mas bisa mendapatkan potongan blog yang ada di blog si empunya. Seharusnya kalau memang bener itu temen dari mas Andi, ga elegan kalo hal tersebut dimunculkan. Kalau memang benar itu sedikit menyalahi norma dan kaidah yang menurut orang kebanyakan sudah salah, jangan dijadikan sebagai komoditas blog mas Andi, apa jangan-jangan ini sengaja dilakukan. Banyak prasangka yang akan muncul. Apalagi katanya beliau seorang politisi. Bisa-bisa ini justru menjadi black campaign kepada yang bersangkutan. Kasihan lah, sudah mikirin rakyat tapi tetap dibuat ga nyaman didunia blog. Toh blog yang ada sudah dihapus. mungkin beliau sedang belajar untuk lebih mengerti mengenai dunia blogging. Apa salahnya seorang legislator belajar. kalau memang ada yang tidak sreg, seharusnya sebagai teman, mas Andi membantu, bukan malah menyebarluaskan hal tersebut. Mari kita bantu teman mas Andi tersebut. jangan menyudutkan beliau. Kita harus fair menanggapi hal tersebut dengan dukungan dan prasangka baik. terima kasih. mohon dimaklumi.

    • yang saya sampaikan justru “peringatan” bahwa mengelola blog itu jangan asal-asalan karena bisa dijadikan media penyerangan. coba baca lagi lebih teliti! saya berprasangka baik kok, dan hubungan saya dengan teman saya juga baik-baik saja.

  11. ya bersabarlah orang sabar disayang Tuhan jd kl emang itu fitnah ya sbr, tp kl kenyataan ya syukurin dech lo. he……..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *