Koneksi Modem HP Nokia CDMA di Ubuntu

[…] lanjutan cerita sebelumnya tentang komputer rakitan si Diki…

Jaman sekarang, komputer tanpa koneksi internet rasanya kurang lengkap. Begitu pula komputer si Diki. Tadinya sih dia selalu menggunakan SE seri W kesayangannya untuk berinternet baik secara mobile maupun digunakan sebagai modem. Cara koneksi HP SE/SonEr di Ubuntu tidak susah. Dulu saya pernah mencerita soal serupa menggunakan SE K510i. Berhubung HP si Diki hilang dan belum bisa beli lagi, sekarang dia suka pinjam Nokia 6225 CDMA yang sehari-hari dipakai ibunya untuk berkoneksi internet. Sebetulnya di rumah ada beberapa modem antara lain Modem CDMA SU6200U dan Modem GSM Siera 881, namun keduanya lebih sering saya pakai sendiri untuk berkoneksi internet saat bepergian.

Nah, Nokia 6225 jadul itu ternyata cukup gampang difungsikan sebagai modem. Kartunya menggunakan Flexi yang kebetulan biaya aksesnya cukup murah dan unlimited namun kecepatannya dibatasi.

Ada beberapa pilihan berlangganan internet Flexi dari mulai harian, mingguan, bulanan, sampai tahunan. Caranya cukup kirim SMS ke 2255: REG HARIAN untuk berlangganan harian dengan biaya Rp2.500 per hari, REG MINGGUAN untuk berlangganan mingguan dengan biaya Rp15.000 per 7 hari, REG BULANAN untuk berlangganan bulanan dengan biaya Rp50.000 per 30 hari. Untuk pilihan langganan lain bisa disimak di website Telkom. Setelah terdaftar akan memperoleh username yang terdiri dari 8 (delapan) karakter acak “xxxxxxxx@free” dengan password “telkom“.

Sebagai penghubung dari HP ke komputer, digunakanlah kabel data DKU-5. Saya punya dua. Yang satu satu keluaran Prolific, yang satunya lagi keluaran Arkmicro. Di Windows, kabel DKU-5 keluaran Prolific gampang dipakai untuk koneksi internet tapi sering macet untuk mode transfer data misalnya gambar, phonebook, sms, dan lain sebagainya menggunakan PC Suite. Lain halnya yang keluaran Arkmicro yang lancar digunakan untuk semua fungsi PC Suite kecuali untuk urusan koneksi internet. Sampai saat ini saya tidak tahu sebabnya (thinking) -bisa jadi karena kabel itu bukan asli keluaran Nokia-, yang jelas, rahasia ini cukup lama tidak saya sampaikan ke Diki sekedar untuk mendorong agar selalu berkoneksi internet melalui Ubuntu-nya karena di Ubuntu kabel data DKU-5 itu dua-duanya lancar digunakan tanpa kendala.

Bagi si Diki, sebetulnya koneksi internet menggunakan HP CDMA bukanlah hal yang baru. Pertama kali dia saya ajari pada saat masih kelas 6 SD. Namun saat itu belum intens berinternet menggunakan HP CDMA karena layanannya yang menggunakan telkomnet@flexi masih terhitung mahal.

Diki kelas 6 SD #2007 (tanda panah = Nokia 6225 CDMA)

Berhubung lama sekali tidak menggunakan modem HP CDMA, saya harus mengulang mengajarinya. Dan masih saja tidak menggunakan network manager melainkan menggunakan WVDIAL.

Diki kelas 1 SMK #2010 (tanda panah = HP-nya masih sama)

Cara mengkoneksikannya di Ubuntu adalah sebagai berikut:

  • Daftarkan layanan internet Flexi Unlimited (kecuali kalau mau koneksi lemot via telkomnet@flexi)
  • Nyalakan komputer dan menuju ke Ubuntu
  • Colokkan kabel DKU-5 ke komputer melalui port USB
  • Colokkan kabel DKU-5 ke HP… di HP ada tulisan
    siap untuk data
  • Buka terminal dan lakukan deteksi modem menggunakan:
    dmesg | tail
  • Untuk kabel DKU-5 keluaran Prolific akan terlihat semacam ini:
    pl2303 4-1:1.0: pl2303 converter detected
    usb 4-1: pl2303 converter now attached to ttyUSB0
    usbcore: registered new driver pl2303
  • Untuk kabel DKU-5 keluaran Arkmicro akan terlihat semacam ini:
    ark3116 5-2:0.0: ark3116 converter detected
    usb 5-2: ark3116 converter now attached to ttyUSB2
    usbcore: registered new interface driver ark3116

    (selain dua ini saya belum pernah mencatatnya)

  • Lakukan deteksi modem sekaligus pengkonfigurasian otomatis melalui terminal dengan:
    sudo wvdialconf
  • Edit konfigurasi WVDIAL: (contoh di sini menggunakan editor gedit)
    sudo gedit /etc/wvdial.conf
  • Hasil konfigurasi otomatis tadi adalah semacam berikut ini:
    [Dialer Defaults]
    Init2 = ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
    Modem Type = Analog Modem
    ; Phone = <Target Phone Number>
    ISDN = 0
    ; Username = <Your Login Name>
    Init1 = ATZ
    ; Password = <Your Password>
    Modem = /dev/ttyUSB0
    Baud = 230400
  • Edit saja untuk memasukkan username (xxxxxxxx@free) dan password (telkom) dan nomor target (#777) serta jangan lupa hilangkan tanda ; dan spasi di bagian depan kode.
  • Simpan dan keluar untuk mencoba koneksi dengan mengetikkan sudo wvdial.
  • Tanda bilamana sudah terkonek dengan internet adalah bila muncul semacam ini:
    CONNECT 230400
    --> Carrier detected.  Starting PPP immediately.
    --> Starting pppd at Thu Sep 23 13:05:41 2010
    --> Pid of pppd: 1614
    --> Using interface ppp0
    --> local  IP address 10.4.45.146
    --> remote IP address 192.168.2.2
    --> primary   DNS address 222.124.198.150
    --> secondary DNS address 202.134.0.155

    Bila muncul kode-kode yang tidak dipahami misalnya seperti

    --> pppd: [18]2[18][08]x2[18][08]�0[18][08]

    di antara angka-angka IP dan DNS, abaikan saja…

  • Bilamana tidak bisa terkoneksi atau bisa terkoneksi tapi tidak bisa digunakan untuk berinternet, coba ditambah mantra-mantra berikut ini pada /etc/wvdial.conf.
    Init3 = AT+CRM=1
    Init4 = AT+CSO=33
    Init5 = ATE0V1
    Stupid Mode = 1
    Compuserve = 0
    Idle Second = 300
    Auto DNS = 1
    Dial Command = ATDT
    Ask Password = 0
    FlowControl = CRTSCTS
  • Simpan dan kembali dicoba dikoneksikan ke internet menggunakan sudo wvdial. Untuk mengakhiri koneksi, gunakan Ctrl+C…

Catatan Andy MSE:

Pada beberapa HP CDMA Nokia type berbeda yang telah saya coba, koneksi bisa dilakukan dengan:

Init2 = ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2

tanpa embel-embel

+FCLASS=0

Pada type yang lain Init tersebut malah harus dihilangkan untuk bisa berkoneksi internet. Silahkan dicoba sendiri, semoga berhasil!!! Kalau Diki saja bisa, apalagi sedulur sekalian… Pasti bisa!!!…

barangkali masih bersambung […]

Post to Twitter Post to Plurk Post to Facebook Send Gmail

34 thoughts on “Koneksi Modem HP Nokia CDMA di Ubuntu

  1. lancar tapi enggak cepat… paling2 dapat belasan KBps, tertinggi sampai 30KBps… lumayan lah… lagipula koneksinya utuh enggak kompresan…

  2. kalo internetan pake modem ponsel saya lebih enjoy pake 3. Rp.25.000 dapet kuota 500 MB. lumayan lah kang buat sekedar ngeplurk (lmao)

    • saya kadang2 juga pakai 3 di modem siera 881. koneknya lancar tapi kecepatan di area edge nggak mesti cepat… lagian kuota 500MB mana cukup??? (hassle)
      *tapi, sementara ini 3 belum rame, jadi ketika kuotanya habis penurunan kecepatan nggak begitu terasa* CMIIW

  3. hehehe (LOL) diki 3 tahun lalu sama sekarang sama yah posenya (warna bajunya juga sama! (woot) pengemar abu-abu yah?) . yang nge-bedain sekarang ada kumisnya ajah …

    • penggemar hitam… kebetulan aja posenya bisa sama, tapi komputernya kl dulu pakai laptop sekarang pakai desktop…
      foto yg pertama itu pernah menarik perhatian pak Rusmanto karena di samping Diki ada majalah InfoLinux. itu membuat pak Rus memberi referensi buku TIK Windows-Linux kepada ibunya Diki… (dance)

  4. kalau hp cdma nokia bisa otomatis charge lewat us-nya enggak sih mas? sepengetahuan saya sih nokia tidak menyertaan fitur charge via usb (thinking) jadi terbatas donk internetannya :-D

    • nge-cas-nya tetap ke colokan yang biasanya, namun saya pernah mendapati kabel data DKU-5 dan sejenis yang bercabang dimana selain untuk data juga ada colokan cas. listriknya tentunya mengambil 5V dari port usb…
      kalau enggak ada ya bikin sendiri cas usb, cukup ambil arusnya dari port usb dan dihubungkan ke konektor cas untuk dicolokin ke hp. sepanjang pengalaman saya, arusnya cukup stabil. saya sehari2 memakai cara semacam itu untuk koneksi modem bluetooth samsung sgh j200…
      (catatan: berlaku utk hp yg di-cas dengan tegangan +/- 5V dengan kuat arus +/- 0.5A)

  5. saya pake USB Modem kalo di Ubuntu kok gak bisa otomatis langsung terdetek ya, mesti boot pake windows dulu lalu direstart masuk ke boot linux baru terdetek dan bisa konek. buat temen-temen minta penjelasannya dong ? thanks…

  6. Siip pak, ini namanya penularan ilmu yang paling mujarab :lol: Aku kalau konek internet malah lebih senang pake wvdial. jadi lebih makyoss……. btw, pak Aldy apa ada beda speed atau yang lain kalau konek internet via wvdial dengan pake network manager :?: :???:
    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *