Linux Cilik

Namanya Ari Prasetyo, namun berhubung suka sekali dengan opensource, dia kerap dipanggil Arie Linux atau Linux Cilik. Bahkan, dia punya account di sesuatu tempat yang menggunakan nama freebsd-cilik. Anehnya, senjata andalan sehari-hari malah Macbook ICH7 bermesin Intel DualCore 2GHz menggunakan MacOS 10.5 Leopard.

Ari, sudah hampir dua tahun ini mendapat kepercayaan menjadi staff IT di Pattiro Jakarta. Melihat tongkronganya, jarang orang yang menyangka bahwa di umur yang begitu muda -masih anak kuliahan- namun mempunyai kemampuan yang mumpuni untuk urusan IT. Walaupun posturnya memang cilik menthik, Ari Linux adalah tulang punggung keluarganya. Untuk ini, sempat beberapa kali cuti dari kuliahnya di Universitas Bina Nusantara.

Pertama kali bertemu di Jakarta sewaktu saya bertugas di Pattiro, sungguh mengherankan, Ari yang imut malah suka naik motor yang cukup gede sekelas Scorpio, hehehe… Setelah itu, sampir setiap kali bertemu pasti saya sempatkan bertanya-tanya banyak hal. Walaupun umur saya hampir dua kali lipat si Ari Cilik itu, saya tidak malu untuk berguru.

Manakala saya sedang sibuk ngoprek-oprek Linux, dialah tempat bertanya pertama kali. Sayangnya, kalau ngopreknya dekat dengan dia, rasanya aku nggak pede. Hah.. dasar saya ini sudah tua…

Post to Twitter Post to Plurk Post to Facebook Send Gmail

Related Posts

24 thoughts on “Linux Cilik

  1. Tiap orang ada bidangnya. Kalau saya sendiri tampaknya terlalu jauh untuk mengejar ketertinggalan saya terhadap Linux, walau ada orang yang berkata ‘tak ada kata terlambat’ untuk belajar. Menurut saya, ada rentang waktu untuk bekajar sesuatu. Misalnya belajar sepak bola di usia 40 taun ke atas ya bisa saja, tapi kan ndak realistis.
    Buat saya, belajar Linux hanya marakke Linu. Ini buat diri saya. Orang lain boleh aja beda pendapat.

    marsudiyanto´s last blog post..Anto apa Homo?

  2. Khan ada pepatah begini cah; “tua-tua keladi, makin tua makin menjadi” – menjadi pintar dan menjadi makin dewasa :)

    Boleh dunk cah, kenalin sama si ari tulang itu.. Eiit salah, ari cilik, maksudku

    Khairuddin Syach´s last blog post..Diperbudak Uang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *