Memanfaatkan Ayam Tiren Untuk Pakan Lele

Desa Limbangan, Kec. Limbangan, Kab. Kendal yang terletak pada ketinggian 400-700dpl ternyata cocok untuk budidaya ayam pedaging. Dari tahun ke tahun, jumlah pembudidaya ayam pedaging terus bertambah. Namun, sebagaimana peternakan ayam pada umumnya, resiko kematian adalah hal yang lumrah. Biasanya, untuk mencegah agar tidak dikonsumsi manusia, ayam-ayam yang mati itu ditanam/dikubur di dalam tanah.

Adalah Sutikno, warga Desa Limbangan, tergerak untuk memanfaatkan ayam tiren (mati kemaren) untuk diolah menjadi pakan ikan air tawar. Kebetulan, Sutikno saat ini sedang menekuni budidaya lele yang ternyata juga cocok dibudidayakan di Limbangan. Yang menarik, ayam tiren itu oleh Sutikno tidak langsung diberikan sebagai makanan lele. Padahal, beberapa peternak di daerah lain biasanya  hanya melakukan persiapan alakadarnya sebelum ayam tiren itu diumpankan sebagai pakan lele. Biasanya mereka membakar ayam tiren sampai bulu-bulunya habis, sebelum diberikan sebagai pakan lele.

Sutikno berbeda!

Karena jumlah ayam tiren yang berasal dari peternakan-peternakan di Desa Limbangan dan sekitarnya cukup banyak (berbanding lurus dengan jumlah peternakan dan ternak yang semakin banyak dibudidayakan), Sutikno merebus ayam tiren, memisahkan daging dengan tulang-tulangnya, dan selanjutnya mengeringkan agar dapat disimpan untuk waktu yang cukup lama. Daging ayam tiren olahan itu digunakan sebagai campuran pakan lele.

Dengan begitu, ada dua keuntungan sekaligus. Yang pertama, mencegah ayam-ayam tiren dikonsumsi manusia. Yang kedua, memanfaatkan limbah yang biasanya terbuang begitu saja. Cara penyiapan pakan ala Sutikno akan menjaga kontinuitas ketersediaan pakan ikan lele yang berkualitas, karena pasokan ayam tiren tidak musti bisa didapatkan setiap hari.

Ops… lagi-lagi Sutikno berbeda!

Karena keterbatasan lahan yang dimilikinya, dia tidak membudidayakan lele di sawah atau di kolam sebagaimana lazimnya budidaya lele, melainkan di kolam plastik… Karena ketekunannya, hasil yang diperoleh pun tetap menguntungkan.

Ditulis sehabis cangkrukan dengan Sutikno, pembudidaya ikan lele di Desa/Kec. Limbangan, Kab. Kendal

Post to Twitter Post to Plurk Post to Facebook Send Gmail

Related Posts

50 thoughts on “Memanfaatkan Ayam Tiren Untuk Pakan Lele

  1. Ide yang bagus nih mas! tapi apa setelah dimakan lele, itu lele sehat? Tidak malah menyebarkan penyakit via lele. Tapi dipikir2 lele juga sering melahap “coklat” kita dan menurut guru kimia saya dulu itu namanya prosess kimiawi, kekekek … (lmao) jadi kynya gak apa2 kl ya…

    • @andri, betul… gara-gara 8.04 malah keterusen sampai 9.10… ternyata saya malah banyak ketinggalan, misalnya dukungan buetooth modem itu sebetulnya sudah ada sejak powerpack 2008, versi terakhir yg aku pakai sebelum One ini,,. tapi, berhubung akhir 2007 itu belum musim modem blutut ya aku rak nglegewa blass… (doh) sekarang kembali ngeling2 urpmi dlsb…
      berhubung kemarin sempat utak-utik warna theme ini menjadi Ubuntulook, nggak ada salahnya sekarang bikin varian baru yg Mandrivian… jujur saja, warna2 steel di Mandriva lebih mempesonaku daripada warna ubuntu, suse, dan fedora… (LOL)

  2. di rumah desa sini (purwokerto) juga budidaya lele…cuman ndak digemukkan. Jadi makanannya segala rupa yang bisa diberikan .
    Ada 2 lele putih yg di taruh kolam di dalam rumah (mungkin berfungsi sebagai ikan hias).

    Kalo di pati, sih :
    “Iyo, le!”
    “Ora, le!”
    “Oalah, le…le”
    .-= sedulur Pradna menampilkan tulisan..Oprek Senandung Cinta dari Rumah Kayu =-.

  3. Matur suwun kang sutikno, ide ne kreatif sanget….tapi detail cara pengolahane ayam tiren pripun nggih…

  4. Tepung Ikan
    Salam Kenal ..
    Saya Tanto. Saya bekerja di pabrik Pt. Tepung Emas. Kami Produsen tepung ikan yang berlokasi di jl. Raya bypass krian kav. 101 – Sidoarjo.
    Kami memproduksi tepung ikan dengan kadar protein 45% – 50%. Bahan baku : pilet ikan surimi, ikan petek, ikan tuna.
    Adapun spek Tepung Ikan :

    - Protein : 50% – Harga : Rp. 5.800/kg
    - Moisture ; Max. 12%
    - Kalsium : Min. 10%
    - Phosfor : Min 4%
    - Serat kasar : max. 5%

    Terima Kasih.
    Contack Person : TANTO
    Tilp: 031-70889819,08121740404,08175003911
    Email: hartanto_te@yahoo.co.id
    YM : hartanto_heru_p@yahoo.co.id
    - Tepung Ikan kami murni tawar
    - Untuk awal pemesanan dan untuk pembuktian akan kualitas tepung ikan kami, pemesanan order 1 ton
    - Kami siap mengirim contoh tepung ikan ke alamat Bpk/Ibu.
    - Selama penggunaan tepung ikan kami, kami akan selalu berkomunikasi dengan pelanggan kami
    Kami juga mempunyai remah-remah mie putih (mie mihun) untuk campuran pakan lele. Bagus untuk pertumbuhan lele. Mie putih (mie mihun) sudah kami giling menjadi tepung.
    Harga Rp. 2.600 /kg.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>