Bandwidth Limiter zonder Router

Sebetulnya, pengaturan koneksi internet di Internet For Kids sudah cukup bagus. Ada mikrotik, ada proxy server, kecepatan internetnya juga cukup lumayan untuk dibagi bersepuluh.

Tapi, ada tapinya… :-D

Jaringan lokal di Internet For Kids sering dibongkar pasang. Tak lain dan tak bukan karena digunakan anak-anak SMK, atau siapa saja yang ingin belajar jaringan. Bahkan, mikrotiknya beberapa kali pernah dipinjam untuk dicoba di tempat lain.

Nah… Kecepatan akses internet di Internet For Kids Gumoang, Kartasura yang hanya sekitaran 1mbps saja tentunya harus bisa dinikmati bersama. Pada saat jaringan dalam keadaan terbuka tanpa pengaturan, bisa terjadi bila ada pengguna yang sedang mendownload lainnya menjadi lambat bahkan nggak kebagian akses. Kasihan kan?

Ada cara mudah untuk membatasi kecepatan koneksi di Ubuntu dan derivatifnya yaitu menggunakan aplikasi kecil bernama wondershaper. Aplikasi ini dapat digunakan bila sudah terinstall iproute. Pada beberapa versi Ubuntu dan derivatif terkini, iproute sudah disertakan, tinggal menambahkan wondershaper. Bisa melalui software center, synaptic, maupun melalui terminal dengan mantra:

$sudo apt-get install wondershaper

Sebelum melanjutkan mengedit file konfigurasi jaringan, terlebih dahulu tilik colokan jaringan (NIC/LAN-Card) yang digunakan, apakah eth0, eth1, dlsb. Untuk ini bisa menggunakan perintah ifconfig di terminal.

Selanjutnya, edit file /etc/network/interfaces, tambahkan:

down /usr/sbin/wondershaper clear eth0
up /usr/sbin/wondershaper eth0 downspeed upspeed

Sesuaikan eth dengan hasil penilikan ifconfig! Downspeed dan upspeed diisi dengan angka kecepatan yang diinginkan dalam kilobits (kb). Contohnya seperti pada skrinsut berikut ini:

Yang terakhir, restart jaringan dengan mantra:

$sudo /etc/init.d/networking restart

Berdasarkan pengalaman saat mencoba-coba wondershaper di Internet For Kids, walaupun jaringan sudah direstart, pembatasan kecepatan koneksi akan efektif sepenuhnya setelah reboot.

Pembatasan kecepatan koneksi menggunakan wondershaper bukanlah tanpa kekurangan. Bila ada router, pengaturan jaringan tetap lebih baik menggunakan router karena penggunaan wondershaper seperti dipaparkan di atas adalah membatasi kecepatan lalu lintas data yang melewati port ethernet. Ini tentu saja berpengaruh terhadap lalu lintas data lain selain internet misalnya saat tukar menukar data antar komputer. Oleh karena itu, sengaja pengaturan wondershaper di Internet For Kids menggunakan angka up/down yang sama yaitu sekitar setengah dari kecepatan akses (down) keseluruhan yang disediakan.

Demikian cerita Pengguna Linux Pemula kali ini, semoga bermanfaat!…

Catatan:

  • A bit (a contraction of binary digit) is the basic unit of information in computing and telecommunications.
  • A kilobit is an expression of grouped bits meaning 1000 (10^3) bits.
  • The byte ( /ˈbaɪt/) is a unit of digital information in computing and telecommunications that most commonly consists of eight bits.
  • A kilobyte is a unit of information or computer storage equal to 1024 bytes, assuming a binary system.
  • K = 1024; k=1000; B=Bytes; b=bits.

Referensi Utama:
http://manpage.ubuntu.com
/usr/share/doc/wondershaper/README.Debian.gz
/usr/share/doc/wondershaper/README.gz

Post to Twitter Post to Plurk Post to Facebook Send Gmail

9 thoughts on “Bandwidth Limiter zonder Router

  1. Aku meh moco ae kang, gak iso melu-melu urun rembug amergo isih durung iso nyelamet no awak e dewe :lol:

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *