Mencoba Ubuntu 10.10

Kemarin sore, link download Ubuntu 10.10 Maverick Meerkat baru dibuka. Setelah sekitar 3 jam mendownload, barulah iso file Ubuntu 10.10 bisa didapatkan. Tak sabar untuk mencoba, berikut ini sedikit kesan setelah menjajal Ubuntu 10.10 (i386/gnome):

Kendala:

File ISO yang telah didownload ternyata tidak bisa langsung dibuat menjadi USB Startup Disk. Saya tidak tahu kesalahannya dimana, apa dari file ISO-nya atau karena dibuat di Ubuntu versi sebelumnya. Sebetulnya mengatasinya cukup mudah yaitu dengan sedikit mengoprek konfigurasi syslinux-nya (kalau di liveCD menggunakan isolinux), tapi karena sedang memalas, saya memilih langsung dibakar ke sekeping CD saja.

Mengintip Live CD:

Secara software, Ubuntu 10.10 ini terasa tak banyak berbeda dengan versi sebelumnya, namun agak sedikit berat. Barangkali memang didesain untuk mesin-mesin terkini yang semakin canggih. Tampilan mukanya tidak banyak berubah kecuali background-nya yang khas Maverick Meerkat, juga ada tambahan font khas Ubuntu yang menurut saya cukup nyaman dipandang. Namun, menilik ke dalam, tampilanya cukup banyak berubah menjadi semakin halus dan cantik, termasuk tampilan instalasi-nya. Aplikasi-aplikasi yang dibawa dalam paket perdananya itu masih sama dengan versi sebelumnya.

Install:

Install pertama di komputer Diki cukup lancar. Skrinsutnya ada di sana!!!.-D Proses installnya tentu saja menggunakan liveCD hasil bakaran file ISO donlutan itu. Semua lancar dan pada pembuka tertera bahwa Ubuntu 10.10 ini menggunakan grub versi 1.98 dan kernel Linux 2.26.35-22-generic.

Saya masih harus menambah beberapa kebutuhan alih-alih menggunakan network manager, saya lebih memilih menggunakan wvdial dlsb untuk berkoneksi internet (dan berbagi koneksi internet dial-up). Selain itu saya juga membutuhkan Gimp (software favorit saya untuk urusan olah gambar), dan plugin-plugin untuk membuat Ubuntu bisa digunakan untuk menyetel musik dan video dalam berbagai format.

Untuk urusan wvdial, kebetulan saya masih punya simpanan paketnya yang terdiri dari 5 paket seperti pada gambar di bawah ini. Kesemuanya diinstall satu per satu dimulai dari libxplc, libwvstreams base, libwvstreams extras, libuniconf, dan terakhir paket wvdial.

Paket ini memang agak kedaluwarsa karena saya ambil pada waktu menginstall wvdial untuk Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope. Namun jangan kuatir, tetap bisa digunakan dengan baik dan pada saat update dan upgrade pertama kali langsung diperbaharui.

Untuk urusan Gimp, setelah terkoneksi dengan internet, cukup menggunakan mantra “sudo apt-get install gimp”, dan tak berapa lama Gimp 2.6.10 terinstall dengan baik.

Yang agak aneh, ketika saya mencoba membuat USB Startup Disk di Ubuntu 10.10 yang sudah terinstall menggunakan sumber dari LiveCD hasil bakaran file ISO yang sama, ternyata USB Startup Disk bisa digunakan dengan baik. Ini menyemangati saya untuk segera menginstall di komputer-komputer lain, termasuk laptop jadul bermesin Seleyon yang saya gunakan sehari-hari.

Nah… Karena laptop saya ngikut koneksi komputer si Diki lewat berbagi koneksi via kabel UTP bercolokan RJ-45, ada sedikit perbedaan pada langkah/skrinsut ke-tiga;

Perbedaannya, karena laptop seleyon itu sudah terkoneksi, pada baris ke-3 “is connected to the internet” tercentang hijau.  Dua pilihan di bawahnya juga bisa dicentang agar Ubuntu yang diinstall langsung mengupdate paket informasi dan menyertakan software dari pihak ke tiga agar bisa langsung digunakan untuk menyetel musik dan video dalam aneka format.

Demikian pula ketika saya ingin menambahkan wvdial, tinggal ketikkan mantra “sudo apt-get install wvdial”. Beres deh!

Sekarang saya pun siap menggunakan Ubuntu 10.10 Maverick Meerkat untuk bekerja. (dance)

Simak juga: Skrinsut lengkap step-by-step install Ubuntu 10.10 Maverick Meerkat.

Paket WVDIAL dapat diunduh di sini:

Post to Twitter Post to Plurk Post to Facebook Send Gmail

71 thoughts on “Mencoba Ubuntu 10.10

  1. ihir.. akhire langsung dipancal mas? :D
    belum sempat nyoba, tapi menurut review lumayan bagus..
    mulai dari sound indicator yang berubah menjadi lebih bagus, dan jg software centernya..
    nautilus elementarynya kayake jg sudah default ya?

    • dengan koneksi yang kami pakai kemarin, kalau ditotal jendral dengan finishing, temponya lebih cepat bila install sekaligus update… (pengalaman empiris dari membandingkan install komputer pertama tanpa akses internet dan komputer kedua dengan akses internet)…

  2. masih donlot apat 60 % kubuntu 10.10 dan 30 % ubuntu gnome + cari2 referensi untuk memantapkan hati : pindah atau tetap pake 10.04 !!
    salam persahabatan..!!

  3. wah ulasane lengkap.. sangat membantu.. ^^

    pripun kabaripun pak? dangu mboten kepanggihan…
    sugeng syiam, sugeng riyadin… :lol:

  4. Dari kemarin2 juga sempat nunggu keluarnya ubuntu 10.10 Maverick Meerkat ini tapi masih berpikir ulang untuk mencoba yang baru karena yang lama saja masih belum benar. Mungkin kalau sudah mahir aku akan nyoba yang baru :sad:
    <b.Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

    • Dulu waktu saya pertama kali pakai Linux, sempat juga beli harddisk bekas yang murah untuk coba-coba… makin lama makin mengerti…
      Salam Sukses, Pak Sugeng!

  5. sudah memakai ubuntu 10.10
    kalo install dengan pilihan opsi download dan install codec, memang terasa jadi mudah :D

    sempat merasa memiliki masalah sound, tapi ternyata itu karena sound indicatornya tidak ada opsi centang mute/unmute – jd musti klik tulisan mute/unmute :malu:

  6. karena koneksi saya tak cukup mumpuni untuk donLot,
    maka saya baru bisa pesen SHIPIT..
    mudah-mudahan cepet nyampe Indonesia..
    biar bisa ditumpuk dan dikoLeksi lagi, tanpa pernah dipake.. ^^
    makLum, beLum ada media buat njajaL Ubuntu…

  7. halo pak andy..hehehe sebenernya kemaren harusnya cerita-cerita jual beli domain 10 juta pas sambil minum teh pokil, biar lebih khusyuk….

    • tenang mas! masih punya cadangan kok!
      masih ada satu domain gratisan lagi di fotoponsel.blogspot.com… rencana mau saya bangun lagi biar bagus, sementara ini isinya foto asal2an & dokumentasi proyek saya dulu… hehehe…
      *ngeles nggak kuat beli kamera bagus, fotoponsel pun diunggul2in padahal nggak ada hebatnya sama sekali* :-D

  8. buat para master numpang tanya nih, saya upgrade ubuntu 10.04 ke 10.10 setelah bersusah payah menunggu lebih dari 15 jam (karena koneksi internet yang pas-pasan) akhirnya selesai juga, tetapi setelah restart lalu login muncul pesan :

    Welcome to ubuntu !
    0 packages can be updated.
    0 updates are security updates.
    suharyono@suharyono-desktop:~$_

    maksudnya apa ya ?
    karena ketidaktahuan saya tetap tidak bisa login, dan saya baru bisa login menggunakan safe mode (termasuk ketika saya menulis coment ini) ketika saya cek versinya ternyata sudah ubuntu 10.10, gmn solusinya ya agar bisa boot normal ?
    thanks…

  9. salam, pngin nyoba pak…klo upgrade ke ubuntu 10.10 butuh wkt brp jam yah???mslhnya kmrn nyoba ganti operator, eeehhh koneksi internetnya lemot….yahhhh..:sedihhh:

  10. Lagi pesen cdnya, kalo donlod ga tahan ma koneksi yang mpot2an. Mo dicoba dulu di virtualbox. Review mavericknya cukup untuk menghilangkan rasa penasaran

    • hampir sama dengan kecepatan download iso-nya…
      tergantung kecepatan internetnya lah! kemarin aku download iso itu pakai speedy yang kebetulan sedang bagus, jadinya 3 jam selesai… kl pakai dialup sekelas flexi ya bisa jadi 16 jam baru selesai (haha)

  11. salam kenal pak.saya sudah download ubuntu yang terbaru 10.10..karena laptopku versi yang baru dan tidak ada internal DVD roomnya maka saya menggunakan flash disk untuk menginstall ubuntu tersebut.tapi saat install saya menemukannya banyak bugs contohnya format hardisk tidak “finish” setelah ditunggu lama sekitar 4 jam tapi tetap nggak ada perubahan maka saya terusin aja “forward” dan selesai juga ternyata..sekarang saya bisa menggunakan ubuntu 10.10 tapi dengan tidak adanya partisi yang dibagi. contohnya “Partisi C,D,E”..makasih..mohon pencerahannya..

    salam

    • laptopnya masih baru dan belum ada isinya ya?
      aman deh!
      coba sebelum install, jalankan dulu live-nya dulu… silahkan partisinya dipecah2 dulu menggunakan gparted yang tersedia di live itu. kalau sudah sesuai dengan keinginan, barulah dilakukan instalasi.
      untuk keperluan ubuntu linux, partisi yang dibutuhkan minimal ada dua, yang satu dengan titik kait (mount point) “/” untuk root, dan satunya lagi untuk swap file. besarnya terserah, tapi swap filenya cukup sebesar 1x – 2x memory saja (tergantung kebutuhan sih!)…
      partisi lain silahkan diformat juga, bisa sebelum install atau nanti setelah instalasi selesai dan bisa digunakan untuk keperluan lain. saran saya, bilamana diinginkan dualboot selain linux juga menggunakan windows, partisi yang diperuntukkan data diformat dalam filesystem fat atau ntfs agar bisa dibaca baik di windows maupun di linux…
      semoga membantu! :-)

  12. aku dah cobaupgrade ubuntu 10.04 ke 10.10, tampilannya bagus dan nyaman, update drivernya banyak sehingga ga perlu install di web, kalau yang 10.04 harus cari driver di internet he2 . tapi kendalanya cuma berat padahal aku pakai laptop dual core hemmm… mungkin yang benar juga yang di katakan mas andy yaitu animasi nya lebih banyak.

    • di komputer saya yang lain yang bermesin core2duo dengan memory 2GB lancar jaya…
      di laptop jadul saya terpaksa saya ganti ke debian mint yang lebih enteng…
      coba kang, lakukan beberapa tips memperingan kinerja misalnya mengurangi aplikasi-aplikasi yang berjalan pada waktu startup, juga mengurangi efek animasi (compiz)…
      semoga lancar juga.. :-)

  13. Ini adalah awal mulaku pakai linux!
    Belajar mulai dari ngunduh ISO Ubuntu 10.10 netbook. Waktu buat liveUSB dengan Universal USB Instaler, tidak bisa diinstalkan. Trus tanya2 lewat grup2 ubuntu, dapat jawabannya. Pakai Unetbootin. Hasilnya, lancar diinstal. Sedikit kekeliruan langkah membuat kurang sempurna. Kutanyakan pada Bung Andy, … SOLVED. Terima kasih, bung! Tunggu saja pertanyaan2 lain yang akan saya berikan…. :)

    • bikin blog, trus catat aneka pengalamannya…
      pasti menarik buat pengguna linux lainnya.
      tulisannya nggak mesti yang rumit2, cukup yang sederhana saja karena kebanyakan yang dibutuhkan pengguna adalah yang sederhana saja…
      salam dahsyat penuh semangat!

  14. mas andy salam kenal..
    saya juga ingin menjajal ubuntu meerkat ini, tapi kendala saya adalah pasca instalasi.untuk mengunduh paket-paket yang belum terinstal butuh koneksi internet. sedangkan koneksi saya mengandalkan usb modem zte mf622 dan satu lagi modem smart ac2726i.bisa kasih tahu paket2 apa saja yang harus diinstal agar modem saya bisa terpakai? seperti wvdial, usb_modeswitch dlsbg? cara install serta configurasinya?
    terimakasih sebelumnya..mohon kirim via email.

    • saya belum pernah mencoba modem2 yg sampeyan sebutkan… tapi kalau soal wvdial, coba cari di blog ini, banyak tulisan soal wvdial… semoga lancar! :-D

  15. saya menggunakan dual boot w7 dan ubuntu 10.10, tapi setelah saya memilih ubuntu 10.10 ko saya tidak bisa login, bahkan nama user dan password saya tidak ditampilkan dan harus menggunakan eksternal mouse untuk operasional.
    ,mohon pencerahannya buat para master linux.thx

    • lho… tidak bisa login kok bisa operasional pakai external mouse???
      kl soal mouse, atur saja di system > preferences > mouse… semoga lancar (saya rasa cuma perlu membiasakan saja)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *