Cerita ini merupakan kelanjutan dari urusan mengelola komputer publik di Internet For Kids. Kalau dulu mengunci panel GNOME, kali ini yang dikunci adalah desktop background atau wallpaper-nya.
Penguncian wallpaper ini hanya dilakukan pada waktu tertentu, biasanya wallpaper bebas diganti-ganti oleh pengguna. Salah satu alasan penguncian wallpaper karena wallpaper digunakan untuk menampilkan promo-promo Internet For Kis misalnya promo pada waktu Ulang Tahun Internet For Kids dan Promo Liburan yang baru lalu.
Pada tulisan terdahulu diceritakan bahwa salah satu cara penguncian panel GNOME menggunakan pessulus. Tapi ternyata pessulus tidak bisa digunakan untuk mengunci wallpaper.
Sebetulnya mengunci wallpaper bisa dilakukan dengan langkah mudah saja yaitu dengan mengunci appearance-nya. Caranya dengan mengubah permission pada file /usr/bin/gnome-appearance-properties. Bisa lewat file manager namun masuk secara root misalnya bila menggunakan nautilus ya dibuka melalui terminal dengan mantra: sudo nautilus dan permission-nya diganti menjadi read-only, atau bisa langsung diubah lewat terminal dengan mantra:
sudo -i chmod 744 /usr/bin/gnome-appearance-properties
Nah… setelah dikunci, bila pada desktop background atau wallpaper di-klik kanan, tidak akan bisa membuka Change Desktop Background. Dengan begini, tidak hanya wallpaper yang dikunci, namun theme juga ikut dikunci.
Membuka kuncinya cukup melonggarkan read-only menjadi read & write, atau kalau melalui terminal cukup dengan mantra:
sudo -i chmod 755 /usr/bin/gnome-appearance-properties
Sayangnya, masih ada celah yang memungkinkan penggantian wallpaper, misalnya melalui aplikasi image viewer. Bawaan Ubuntu dan kawan-kawan misalnya Linux Mint dan BlankOn Pattimura yang digunakan di Internet For Kids, aplikasi image viewer menggunakan EOG (Eye of GNOME). Aplikasi itu memungkinkan untuk melakukan edit sederhana dan penggantian wallpaper.
Nah, daripada memodifikasi EOG yang tentu lebih rumit, solusi paling gampang ya uninstall saja EOG-nya. Masih ada penampil gambar lainnya misalnya Shotwell Photo Manager, GIMP, dan lain-lain. Di Internet For Kids, image viewer diganti Mirage yang ringan namun cukup untuk menampilkan gambar dan melakukan edit sederhana. Untuk edit yang agak berat tetap menggunakan GIMP. Aplikasi Mirage ini bisa didapat melalui software center atau melalui synaptic. Begini tampilannya:

Bilamana tidak ingin uninstall EOG namun tetap menambah image viewer baru, bisa juga cukup mengubah default “open-with” pada aneka format gambar yang biasa digunakan.
Demikian cerita pengguna linux pemula kali ini, semoga bermanfaat!
Tulisan ini belum dipraktekkan di GNOME 3 karena Internet For Kids belum menggunakan GNOME 3.
Nek iki ora tulisane pemula tapi sesepuh Linux…
Nek diganti jadi 644 hasilnya apa nggih?
dicoba aja!
masih awam soal linux.. baca dlu aja deh.. hehehe
piye kabare pak boss? kpan reuni lagi? ;)
2012 kan ada reuni akbar #25th, kangmas! dengar2 rencanane dipaske libur lebaran yang agak longgar…
waduh, saya plg Indonesia bulan Juni-Juli sebelum puasa.. hehehe.. ya wis ntr kasih resume aja reuninya. Sukur2 makanannya dikirim ke sini (Algeria-Red)
Mantbs master… makasih ilmunya…
Ho oh iki udu konsumsine pemula koyo aku. …… Ik
kok saya coba masih belum kekunci ya, apa ada yang salah dengan proses saya ?
hurung mudeng
nyimak disik wae ah
akan saya catat kalau nanti buka warnet linux ada referensi
ngono yo apik..!
rung tau njajal aku.
isih nggo kde
terima kasih atas infonya mas. lumayan nambah ilmu.
woh sudah lama sekali tak menjamah linux, semenjak belajar memaksimalkan gimp tak bisa2 :) akhirnya lompat ke PS bajakan
Baca2 aja… Sekalian mampiirr
halo mas.. *sambil berlalu*
wah, mesti bnyak2 berguru sama masternya linux nih
langsung praktek
Makasih mas ilmunya, mau di praktekin dulu..
handal bro!
terima kasih ya artikel tentang gnome nya.
soalnya ane juga lagi belajar gnome
mantap gan untuk tips mengunci wallpaper-nya, bisa dipake di komputer kantor nih…
wuahhh info bagus…
itung2 nambah ilmu
thanks ya gan :)
silahkan mampir di toko online saya yang masih baru ini ya…
:) sorry numpang iklan
Waddduh ini bahasa bloggingnya udah jadi bahasa pemrograman sepertinya. kurang begitu mengerti saya. But stay said thanks for information.
masih takut kena sopa pipa apa pak, kok lama nggak posting lagi :)
Saya belum mencoba namun sepertinya folder tempat naro image wallpaper sementaranya kalau dikunci mungkin bisa ?
Di gconf-editor ada pengaturannya ga ya? Coba nanti saya cari-cari dulu ah…
Wah keren nih… aku ijin baca2 dlu ya.. siapa tau bisa jadi ahli kaya yg punya web ini
Lama tidak berkunjung. Wah, dapat ilmu baru. Kira-kira path wallpapernya sama ga dengan OpenSUSE (gi menceraikan Ubuntu demi OpenSUSE)