Menjadi Teamtouring

Teamtouring itu istilah kerennya, bagi saya ya nggak beda dengan blusukan atau jajah desa milang kori alias melakukan perjalanan ke berbagai tempat yang menarik. Itu saja!

Tapi jangan salah! Blusukan pun bisa menelorkan informasi-informasi berkualitas. Misalnya yang ada di Teamtouring.Net.

Ya, kemarin  (Sabtu-Minggu, 14-15 April 2012) saya bertemu (untuk ke sekian kalinya) dengan pemilik situs blusukan itu bukan di Yogya tempat tinggalnya melainkan di Solo tidak jauh dari rumah saya.

Ceritanya, di akhir pekan kemarin ada sesuatu acara di Solo yang kebetulan melibatkan banyak blogger yang walaupun saya bukan blogger, namun saya masih mengenalnya.

+Lho, kecakot ki blogger to?
-bukan!
+Lha ini nulis di blog kan?
-bukan…
+Lha apa?
-ini personal site.
+Podho wae to, kot, kecakot!
-yo sak karepku to yes! iki lak punyakku sendiri, mau disebut sebagai blog atau personal site lak yo bebas to bas, sing penting ora nesu to su!
+Wah, kecakot ketularan suwung ki!
-yo wes bwen to cah! ora sah dibahas… LMAO

Nah, walaupun saya nggak tahu itu acara apa oleh siapa, yang jelas karena selentingan info di sosial media mengenai keberadaan beberapa kawan itu, saya pun suka hati menemui mereka untuk gojeg kere seperti biasa karena lama tak jumpa.

Kawan gojeg kere itu banyak yang merupakan muka usang di dunia perblogeran, antara lain; Mbah Sangkil, Pradna, Jidatbaok, Annosmile, dan masih banyak lagi yang tidak saya sebutkan karena terlalu banyak untuk disebutkan. Nama yang saya sebut terakhir itulah sang pemilik situs blusukan -Teamtouring.net- yang sama dengan saya datang untuk gojeg kere bukan karena undangan.

Hari Minggu, sebelum balik ke Yogya, Annosmile menyempatkan mampir ke Internet For Kids. Dasar teamtouring ~yang sebetulnya adalah team-blusukan~, tetap saja pakai kesasar dulu sebelum sampai di tempat tujuan.

Omong punya omong, Annosmile mengungkapkan keinginannya untuk blusukan ke Petilasan Keraton Kartasura. Tanpa ba-bi-bu, walaupun belum mandi pagi, saya pun ikut menjadi teamtouring karena kebetulan situs Petilasan Keraton Kartasura itu tidak jauh dari tempat tinggal saya.

Saya tidak akan bercerita lebih lanjut tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan sejarah karena informasi tentang itu sudah banyak ditemukan di berbagai media. Saya justru lebih banyak mengamati bagaimana seorang Annosmile melakukan teamtouring. Bagaimana cara menggali informasi, bagaimana mengambil foto dengan sudut yang tepat, dan lain sebagainya. Sungguh cukup banyak yang saya pelajari di Hari Minggu itu.

Sedikit tentang petilasan yang kami kunjungi, ternyata tidak banyak yang tersisa dari Keraton Kartasura, hanya ada benteng keraton dan sedikit sisa benteng baluwarti agak jauh di sebelah barat benteng keraton. Sayang sekali, karena foto semuanya diambil dengan peralatan milik Annosmile, dan belum diterbitkan serta belum ada yang dikirimkan kepada saya, terpaksa saya tidak bisa menyajikan foto-foto yang diambil saat saya menjadi teamtouring. Sekedar ilustrasi, sebagai gantinya saya meminjam foto-foto dari http://tarabuwana.blogspot.com berikut ini:

Yang agak menyedihkan, situs ini rupanya belum mendapat perhatian yang cukup dari pemerintah, padahal menurut saya cukup berharga sebagai suatu peninggalan sejarah…

Post to Twitter Post to Plurk Post to Facebook Send Gmail

Related Posts

14 thoughts on “Menjadi Teamtouring

  1. Saya gak mau ngomongin tentang teamtoring, blusukan, personal site, ataupun gojeg kere. Hanya saya mata saya kok jade sepet ngelihat semak-semak dan rumput yang sedemikian suburnya di tembok2 pertlasan Keraton Kartasura.
    Apa rumput2 itu juga masih tertangkap di kameranya Bang Annosmile, kemarin?.

  2. dan parahnya lagi itu baru satu pakdhe.!
    Di eNdonesia ini banyak sekali aset budaya yang tak terpelihara seperti itu.
    Bahkan bukan cuman aset budaya saja. Kemaren waktu saya pulang kampung, main ke sangiran aja kaged.
    Katanya banyak barang yang ilang.
    loh..! kemana..?
    ada yang pernah bilang barangnya malah udah nyampe luar negri bla bla bla..!

    • sangat kurang terawat berarti sama dengan “tidak terawat” ya?
      eman-eman tenan lho! jare-jarene, Indonesia adalah bangsa yang besar, tapi ternyata sangat kurang menghargai sejarah… :-(

  3. Surakata, kapan aku bisa mampir ke kesunanan dan mampir ke Internet For Kids ya :?

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *