Nanin vs Cinta Laura

Gaya berbahasa Cinta Laura ternyata mewabah sampai ke desa-desa, dari yang tua yang suka berolok-olok sampai anak-anak yang suka meniru-niru. Nanin dan Diki pun (anak-anak teman bermain di kampungnya juga) suka berbicara meniru-niru gaya Cinta Laura. Sampai-sampai, terbit tulisan semacam ini:

Hua ha ha… Sayangnya mereka berdua, masih malas menulis sendiri di blog-nya. Maklum anak-anak, kalau ketemu komputer lebih suka nge-games, daripada belajar atau menulis.

Post to Twitter Post to Plurk Post to Yahoo Buzz Post to Facebook Post to Google Buzz Send Gmail

Related Posts

8 thoughts on “Nanin vs Cinta Laura

  1. saya menerima kursus bahasa Indonesia yg baik bagi si Cinta Laura, semoga Nanin nggak belajar pula sama cinta laura tentang bahasa-nya yg dibuat2 itu..

       0 likes

  2. virus ngomong ala cinta laura itu berbahaya.. campur aduk sama bahasa asing seperti cinta laura sendiri.. *tanya knapa* :) :)

       0 likes

  3. chinca lowra (baca: cinta laura) yak? :D kadang-kadang kalo denger dia ngomong jadi ketawa sendiri :D :D

       0 likes

  4. memang bukan contoh yang baik dalam berbahasa indonesia. tapi mau gimana lagi, terkenal kok.

       0 likes

  5. hehehehe namanya juga ‘virus’ pasti cepat menyebar, wah udah dikenalin blog di usia dini ya om? bagus tuh!

       0 likes

  6. Hua ha ha… Sayangnya mereka berdua, masih malas menulis sendiri di blog-nya. Maklum anak-anak, kalau ketemu komputer lebih suka nge-games, daripada belajar atau menulis.

    Tapi Nanin sudah mulai rajin meninggalkan jejak komen tuh pak :D

       0 likes