Pasar Limbangan

Desa Limbangan, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal terletak di ujung selatan-tenggara wilayah Kabupaten Kendal, di sebelah barat daya-barat gunung Ungaran. Saya dan keluarga pernah tinggal selama kurang lebih 5 tahun di Limbangan, sejak 1998, bahkan Nanin adiknya Diki pun lahir di Limbangan. Tidak ada hal yang tidak baik di Limbangan, kecuali tivi yang mbruwet sehingga perlu menggunakan antena parabola. Maklum, terhalang gunung Ungaran menjadikan sinyal siaran televisi terdekat dari Semarang sulit mencapai Limbangan dengan baik dan stabil. Di awal saya dan keluarga pindah ke Limbangan tidak ada sinyal seluler sehingga saya pun mendirikan tower antena eksternal setinggi 20 meter untuk memperlancar komunikasi menggunakan Kartu Halo. Justru menjelang kepindahan saya dari Limbangan, satu per satu BTS didirikan -Telkomsel-Indosat-XL-Three-Flexi- menjadikan pengguna seluler di Limbangan cukup leluasa. Sumber air yang masih sangat baik, beras yang enak, alam yang asri, serta lingkungan sosial yang ramah, menjadikan saya dan keluarga selalu merindukan Limbangan.

Walaupun termasuk ndeso yang beranjak menjadi semi-urban karena pengaruh modernisasi, masih banyak kearifan lokal yang terjaga  dengan baik di Limbangan. Mungkin, Desa Limbangan adalah satu-satunya desa di Kabupaten Kendal yang sudah memiliki PERDES tentang  Perlindungan dan Pemanfaatan Berkelanjutan Sumber Daya Alam. Di Desa Limbangan, Kec. Limbangan, Kab. Kendal,  masih terjaga dengan baik seni dan budaya, ritual-ritual khas pedesaan misalnya ruwatan, merti desa, nyadran, bedag pikat, bahkan hari pasaran pun masih tetap mengikuti tradisi yaitu setiap hari Senin dan Jum’at.

Inilah suasana pasaran di Pasar Limbangan yang saya kunjungi siang tadi:

Claire = http://andymse.blogspot.com/2008/10/claire.html

Post to Twitter Post to Plurk Post to Facebook Send Gmail

Related Posts

22 thoughts on “Pasar Limbangan

  1. Limbangan? hmmm …. yang saya sukai dari kampung ini adalah kepedulian rakyatnya terhadap seni pertunjukan rakyat. dalam event festival seni pertunjukan rakyat yang diadakan di tingkat kabupaten, limbangan selalu ikut berkiprah. bahkan tim jaran kepangnya pernah dinobatkan sebagai frup terbaik. semoga mas andy dan keluarga sering2 bertandang ke limbangan, hehehe …. terus menyempatkan diri mampir ke kendal; ke gubug saya, pak mar, om jay, pak jaitoe, atau pak wahyu.

    sawali tuhusetya´s last blog post..Terompet Ujian Nasional Itu Telah Ditiup

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *