Jaman semakin maju, pola, cara, dan selera belanja orang-orang pun berubah. Bilamana dulu ramai pasar tradisional mulai dari kelas pasar krempyeng sampai pasar gede, sekarang semakin banyak pelanggan beralih ke pasar modern yang lebih bersih, adhem, dengan harga pas tanpa bisa tawar-menawar. Harga barang yang berangka satuan kecil menjadikan hitungan total belanjaan menjadi tak ada kembalian karena tak tersedia recehan. Dan kembalian permen pun menjadi budaya baru sampai-sampai deperindag turun tangan.
Beberapa pasar tradisional besar masih bertahan, bahkan tetap menjadi pilihan. Pasar Johar dan Pasar Karangayu di Semarang, Pasar Beringharjo di Yogya, Pasar Legi dan Pasar Gede di Solo, keramaiannya tak tertandingi mall besar. Bahkan ada di antara pasar tradisional itu yang sanggup mematikan mall besar di dekatnya.
Namun, pasar krempyeng dan pasar tradisional kecil semakin terpinggirkan. Geliatnya semakin malas-malasan seiring semakin berkurangnya kunjungan pelanggan yang berpindah ke lain hati. Menjamurnya tempat belanja swalayan mini yang semakin mendekati konsumen membuat semakin sepi pasar tradisional.
Bukan salah siapa-siapa, hanya jaman yang kini telah berubah dan terus berubah di masa mendatang…
Apakah sedulur masih tahu nama pasar besar yang ada di kota sedulur??? Apakah juga tahu nama pasar yang terdekat dari tempat tinggal sedulur?
gambar diambil di Pasar Bumirejo, Pabelan (Pasar Gumpang), Kartasura
tulisan ini juga dipublikasikan di Sukoharjo.Org



Pertamax…
.-= sedulur Estiko menampilkan tulisan..Monetize blog; Mengais dollar di Admob =-.
Di Depok ada yang namanya Pasar Lama… dekete rumah ada pasar Citeureup…
besok nek punya istri insyaAlloh mau tak suruh sering2 belanja di pasar tradisional kok, membantu perekonomian daerah
.-= sedulur andri menampilkan tulisan..Setting Internet Mobi di Ubuntu 9.10 Karmic Koala =-.
@andri, kapan???
undangannya lho ya?
@andri, ditunggu undangannya…
.-= sedulur Cah Sholihah menampilkan tulisan..Goresan hati Buat Bunda =-.
Keduax….. Kalo di Banyumas, masih banyak pasar tradisional, seperti pasar wage. Kalo pasar tradisional yang kecil banyak. Di daerah saya, masih ada pasar wijahan yang hari pasarannya cuma nenmis alias senen kemis
.-= sedulur Next Jimbun Punya menampilkan tulisan..Belajar membuat shortcut di desktop linux =-.
@Next Jimbun Punya, sama di pasar limbangan… hari pasarannya senin sama jum’at…
sekarang sudah jarang pasar seperti itu kecuali di desa-desa saja!…
@Andy MSE, Di jakarta banyak nama pasar pakai nama hari.. Ada Pasar Senen, Rebo, Pasar Jum’at… Pasar minggu juga ada hehehehe
Di bekasi ada namanya pasar kaget… adanya tiap pagi doank..
.-= sedulur Cah Sholihah menampilkan tulisan..Goresan hati Buat Bunda =-.
@Cah Sholihah, kaget donk!
Weleh neng ponorogo enek pasar songgo langit. Duwur no? hee
.-= sedulur Jidat menampilkan tulisan..Kumpulan Logo ouitSIDers & Lady Rose SeIndonesia =-.
Ada pasar wage JETIS, pasar pahing (pasar hewan) JETIS, pasar pon MLARAK, dkk
masih rame tuh pasar2 di atas, karena memang mallnya jauh, yang deket & dikit menjamur adalah SUWALlayan (surya, salam, indomart, dkk)
@riFFrizz, hhmmm… mini swalayan itu juga yang berpotensi mematikan toko-toko kecil lho…
saya masih punya 1 petak tempat di pasar Kebanggan, Banyumas. Buat 15 tahun, tapi sampai hari ini pasarnya malah semakin suepii…
@Pradna, yach… kukira yang makin sepi cuma di Tosuro aja! xixixi
*eh, aku sudah pake mbak Helena lho!*
@Andy MSE, week!
gaya lah pake mbak helena! itupake yang gnome yah? …
.-= sedulur gadgetboi menampilkan tulisan..Linux Mint 8 Helena release! =-.
mencoba komen sendiri menggunakan mbak Helen yang baru disedot….
@Andy MSE, Gimana sedotannya?..
@Andy MSE, ngikut komen pake mbak helena.
@Andy MSE, sayah malah mau nginstall OmniaXP (debian lenny) di kompi jadul saya, ehhh mas andy udah berubah lagi … si mandriva dikemanain? weleh, pasti nanti bakalan berubah nich themes blognya…
.-= sedulur gadgetboi menampilkan tulisan..Linux Mint 8 Helena release! =-.
Nang desaku pasar tradisional wis mati mas. Padahal gak ono supermarket/hypermarket nang daerahku. ono yo nang magelang kota sekitar 10KM sko nggonku. Ning yo mergo pengaruh TV saiki podho rodo gengsi nek nyang pasar, blanja uyah krosok wae nyang supermarket. (Doh…)
.-= sedulur nahdhi menampilkan tulisan..Peduli Internet Koneksi =-.
@nahdhi, nah… itu brarti karena budaya belanja yang berubah…
kok bisa begitu ya? padahal pasar tradisional sekarang kan bagus-bagus, nggak becek seperti jaman dulu…
yah… begitulah!
Pasar tradisional ambune ngangeni…
Mulai dari yg amis2 sampai yang nyegrak2…
di klaten ada pasar kota, pasar prambanan
Semarang: Pasar Johar, jatingaleh, pasar damar
Pemalang: pasar comal, pasar ptarukan pasar pagi
sekian laporan pandangan mata dari penjaga pasar
pasar rejowinangun magelang malah diobong
.-= sedulur ciwir menampilkan tulisan..Rama Maheswara & Rama Sakti =-.
@A-S-0 13,
.-= sedulur darmo menampilkan tulisan..Wedang Tape =-.
jalan dipasar yach mas…hehhehe
boleh donk dibawain dawet
idenya bisa aja
.-= sedulur dameydra menampilkan tulisan..Page View Blog =-.
tapi kalau lagi pingin jajanan pasar, biasanya saya tetap kepasar tradisional, misalnya beli jenang grendul
.-= sedulur arifudin menampilkan tulisan..Gathering ultah TPC =-.
kalo saya sebagai ibu rumah tangga yang masak *ojo diguyu kang, okeh hlo irt jaman saiki sing ra masak*, pasar yo tetep nggone soboku. durung maneh suplai nggo bakulanku, blonjone nang pasar, nek blonjone nang supermarket, wadoooh kukut bakulanku, tombok jueee :)
.-= sedulur ami menampilkan tulisan..perikehewanan =-.
worship buat ibu rumah tangga yang masih mau masak!
image tentang pasar tradisional yang kotor dan becek semakin membuat keberadaanya saat ini tak pernah di lirik
dulu waktu masih ngekos di kerten saya pernah main kesitu tapi dulu masih agak ramean loh pak taon 2000an
.-= sedulur omagus menampilkan tulisan..Daftar Repositori ubuntu 9.10 Karmic Koala =-.
untuk urusan pasar tradisional…!
kalo pulang kampung saya sendiri di pastikan selalu menengok dan belanja di pasar tradisional..!
di daerah saya di kacangan solo ..!
.-= sedulur omagus menampilkan tulisan..Gold Nature =-.
wah, makasih sekali mbak Yanti, namun saya mohon maaf, sudah sejak setahun lalu saya menulis ini: http://andy.web.id/pr-yang-curang.php
Kata orang2 tua “Gaung Pasar” (suara pasar) sekarang sudah hilang, tidak seperti dulu, gaung nya terdengar sampai jauh
.-= sedulur kaos menampilkan tulisan..Desain kaos cyberpreneurship =-.
sepserti lagunya Mas Iwan, “Orang-orang Pinggiran”
setuju banget karena perubahan jaman yang menyebabkan semakin terpinggirkannya pasar tradisional. meskipun sehari-hari belanja di pasar tradisional tapi bojoku kadang juga kepengen belanja sayuran di supermarket sayuran namanya fre*h market tempatnya lebih bersih tidak bau.
.-= sedulur endar menampilkan tulisan..Grothal grathul =-.
sedih yah … padahal disini kita bisa nawar sampai puas! emang bisa nawar di pasar korporat besar (baca: supermarket) kayak sengaja digembosi (
bahasa yang sering didengar akhir-akhir ini .. hehehe
)
.-= sedulur gadgetboi menampilkan tulisan..Linux Mint 8 Helena release! =-.
Iya, kasihan yang jualan di pasar tradisional. Salah satu cara membantu pedagang tradisional tetep ada yakni kita coba beli di sana. Bila terasa sedikit lebih mahal, tidak apalah, namanya juga membantu kan?
.-= sedulur papadanmama menampilkan tulisan..Persiapan bersalin atau persiapan kelahiran anak (2) =-.
Pingback: Suweg | KECaKOT