Presiden Minta Kasus Bibit-Chandra TIDAK Dibawa Ke Pengadilan

Saya terkejut mendengar berita tipi:

kpkPresiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta Kapolri dan Jaksa Agung tak membawa kasus dua pimpinan nonaktif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Chandra M Hamzah dan Bibit Samad Rianto ke pengadilan. “Saya kira ini lebih banyak manfaatnya ketimbang mudoratnya,” kata Presiden dalam jumpa pers di Istana Negara, Senin (23/11/2009 ~http://www.tvone.co.id~).

Dalam pidato resminya malam ini, SBY menilai bahwa solusi terbaik untuk kasus Bibit-Chandra adalah tidak membawanya ke pengadilan.

“Semula saya berpikir bahwa sebaiknya persoalan ini diserahkan ke lembaga pengadilan,” tutur dia. Asalkan, sambung SBY, proses penyidikan dan penuntutannya berlangsung objektif. Namun, dia mengaku menyadari bahwa saat ini masih ada persoalan di tiga lembaga penegak hukum, yakni Polri, Kejaksaan Agung, dan KPK.
Karena itu, dia meminta agar lembaga-lembaga penegak hukum terus berbenah diri. Pihak kepolisian dan kejaksaan tidak membawa kasus ini ke pengadilan, dengan mempertimbangan asas keadilan. “Kejadian ini membawa hikmah dan pelajaran sejarah bahwa reformasi nasional kita belum selesai. terutama reformasi di bidang hukum,” ujar dia. (http://www.republika.co.id)

Pernyataan sikap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono atas kasus yang menimpa dua pimpinan KPK nonaktif, Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah itu menurut saya membingungkan. Sah-sah saja presiden memberi penilaian bahwa melanjutkan kasus itu di pengadilan akan lebih banyak mudhoratnya daripada manfaatnya, namun menurut hemat saya langkah itu justru akan menutup banyak hal yang seharusnya bisa terungkap. Demi keadilan dan menjunjung tinggi supremasi hukum, saya mendukung kasus itu jalan terus di pengadilan…

Bagaimana menurut pendapat sedulur sekalian???

Post to Twitter Post to Plurk Post to Facebook Send Gmail

Related Posts

42 thoughts on “Presiden Minta Kasus Bibit-Chandra TIDAK Dibawa Ke Pengadilan

  1. SAYA MEMINTA KASUS SIMBAH YANG NGAMBIL TIGA BIJI KAKAO TIDAK DILANJUTKAN DI PENGADILAN… Saya kira ini lebih banyak manfaatnya ketimbang mudoratnya, HAKS…

  2. Semakin terdesak saja sby… Kok lama-lama saya jadi mulai mempercayai “ramalan” si anonim yg mas andy post sebelumnya. Soalnya memutuskan persoalan “sepele” kayak gini kok muter2 plus kompromi sana sini. Jadi kayak ada yang disembunyikan…. :(

  3. Aku yo tak melu-melu bingung ah……… soalnya aku buta hukum kok, …………… tahunya cuma hukum picis, hukum gantung, hukum pancung………

  4. saya rasa jika kasus ini sampai dibawa ke pengadilan,maka yang terjadi adalah terbukanya tabir yang selama ini di tutup-tutupi

    sebuah tindakan yang “tepat” ala SBY (doh)

  5. saya rasa jika kasus ini sampai dibawa ke pengadilan,maka yang terjadi adalah terbukanya tabir yang selama ini di tutup-tutupi

    sebuah tindakan yang “tepat” ala SBY (doh)

  6. Kalau menurut saya sih, kalau memang tidak ada bukti yang memadai, kasus itu memang selayaknya dihentikan. Kecuali kalau ada hal-hal yang menimbulkan kecurigaan even sedikit saja, ya harus dibuka. Biar masyarakat semua tahu bagaimana sebenarnya kejadiannya.

      • @Andy MSE, mas, tapi kan beliau bilang dia tetap berharap kasus itu akan dihentikan oleh Kapolri & Kejaksaan (begitu bukan ya?) jd bukan Presiden langsung yg menghentikan. Tapi itu memang kalimat bersayap sih, intinya memang Presiden yg suruh cuma melalui …?? mereka itu.
        Selalu banyak pro kontra mas andy, kalau saya pribadi tentu saja inginnya semua jelas di pengadilan. Tp siapa yg tahu sekarang siapa yg bisa dipercaya? Polri, KPK, Kejaksaan? Semuanya player.
        .-= sedulur zee menampilkan tulisan..Kelamaan Bolos Nih =-.

    • @paijo sakti, walah…. kabar kula sae, mas Sakti! sewulang kepungkur kula sowan nggunungkelir, nanging mboten kepanggih panjenengan. miturut kang gentho, panjenengan nembe sadeyan roti… hihihi… sukses mas!

  7. Dagelan kabeh …. mosok urusan koyo mangkono kok ra enthuk di gowo nang pengadilan … arti ne ono bab sing nyolo wadi … ono sing ra kepingin wadi ne kebukak … ono sing kepingin bosok e ra mambu … ono sing tai ne ra kethok … ono sing ngising … wkwkwkwkwkwkwk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *