Takut Dilempar Receh, Omnivora Cabut Gugatan

Bisa jadi karena mikir-mikir bilamana beneran diberi recehan koin, akhirnya Omnivora mencabut gugatannya pada Ibu Prita Mulyasari tanpa syarat. Mungkin saja sudah dihitung-hitung rasa malu yang akan ditanggung. Menerima receh sama saja dengan pasang diri untuk dilecehkan.

Salah sendiri! (angry) (idiot)

Kenapa tidak dari dulu bikin penyelesaian yang damai, nyaman, aman, dan mengenakkan semua pihak. Saya yakin, untuk urusan itu pastilah sudah berjuta-juta rupiah uang dikeluarkan. Bukankah lebih mudah, murah, dan terhormat bila saja dulu merangkul pihak yang mengadu karena merasa dirugikan? Setelah itu kasih saja ganti rugi sekian juta rupiah dan bikin pengumuman seperempat halaman koran yang isinya masalah sudah terselesaikan dengan baik secara kekeluargaan.

Pastilah nama cemarnya tidak akan terbaik… eh, nama baiknya tidak akan tercemar… (lmao)

Dukung terus Penyelesaian Kasus Ibu Prita Mulyasari, karena kasus pidana masih jalan terus!!!…

gambar dari www.detiknews.com

Post to Twitter Post to Plurk Post to Facebook Send Gmail

Related Posts

43 thoughts on “Takut Dilempar Receh, Omnivora Cabut Gugatan

  1. saya setuju bgt dengan pernyataan DPR yang berupaya mencabut izin operasi OMNI dab pernyataan boikot dari DPD….biar kapok juga….ini juga sebagai pelajaran bagi rumas sakit lainnya agar bisa memberikan pelayanan yang baik dan memuaskan bagi pasien semuanya dan khususnya bagi pasien miskin….

  2. hanya ada satu kata: Lawan!!!

    tanggung bu prita! udah punya setengah miliar! Udah ada modal untuk bayar pengacara! Hancurkan rumah SAKIT itu! biar orang besar tidak sewenang2 lagi sama rakyat kecil!

  3. Itu RS.OMNIVORA milik siapa sih?! WNI bukan? Maksudku Warga Negara Imigran gitu. Kalau YA, mbuh 500juta atau 1M, berikan semuanya untuk ongkos pulang kenegeri asalnya…

    Intinya kan dia buka RS juga cari makan/untung, tapi jangan cari mangsa dong… Pakai alasan pencemaran nama baik.
    Coba deh bikin daftar nama-baik, artinya jasa2 yg pernah diberikan untuk NKRI…terutama saat penjajahan dulu. Dia dimana, berperan apa..,

    Enak aja.., emang mau nerusin penjajahan ya?
    .-= sedulur sikapsamin menampilkan tulisan..PERINGATAN HARI SUMPAH PEMUDA =-.

  4. Arepa wis nyabut gugatan, kricikan iku tetep digrojogna ndhik lobine Omnivora ae!! Ben krasa nek wong cilik ya isa nglecehna kapitalis.
    .-= sedulur kombor menampilkan tulisan..Sang Juragan =-.

  5. san sepertinya bukan hanya namanya yang akan tercemar bilamana omnivora tidak mencabut perkara ini, namun akan semakin banyak pula nasabah eh pelanggannya yang akan meninggalkan jasanya….. heu heu heu……… (ninja)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *