Selamat Tinggal SIMpati

SIM, RUIM, yang dikeluarkan oleh berbagai operator, sekarang ini bisa diperoleh dengan harga sangat murah dan sangat mudah. Perkembangan teknologi nirkabel memang sangat pesat di sepuluh tahun terakhir ini. Bahkan, yang dulu hanya dijadikan lalu-lintas suara, kini yang lebih laku justru menjual paketan akses data. Perkembangan per-gadget-an pun melaju seiring kemajuan layanan, bahkan seringkali mendahului apa yang bisa diberikan operator. Sungguh sangat luarbiasa…

Bicara soal SIM, UIM, RUIM… saya punya kenangan manis tersendiri.

Sebagai pengguna teknologi nirkabel untuk keperluan berkomunikasi, saya mengawali menjadi pengguna teknologi AMPS. Sempat mencicipi teknologi nordic, namun sebentar kemudian pindah ke teknologi GSM. Waktu itu, GSM masih sering diejek-ejek karena “geser sedikit mati”. AMPS masih menjadi lawan yang susah ditahlukkan. Itu beberapa tahun sebelum tahun 2000, di saat saya masih menikmati dollar, padahal lainnya sedang mengalami krisis moneter yang laur biasa.

Sayangnya, sekarang kenangan manis itu hilang sudah. Sebuah kartu Simpati yang saya setia menemani, yang saya pakai,  yang masih asli sejak keluar dari pabriknya, yang waktu itu harganya ratusan ribu rupiah, yang selama ini saya simpan dengan hati-hati, yang selalu aktif walaupun umurnya sudah melewati 10 tahun….. Akhirnya memunculkan pesan di layar hape… [card error]… (tears)

simpati yang diganti

Beruntung, sebelum saya kembalikan ke operator untuk meminta kartu pengganti, saya masih sempat mengambil gambarnya. Salah satu ciri kartu jaman dulu, empat dijit angka terakhir yang tertera di belakang kartu selalu sama dengan nomor yang dipakai. 8246… hhmmm :-)

Post to Twitter Post to Plurk Post to Facebook Send Gmail

Related Posts

33 thoughts on “Selamat Tinggal SIMpati

  1. kartu SIM simpati saya juga seumur usia SIM njenengan, harganya dulu saya beli erpe 435.000. Tapi Alhamdulillah sampai sekarang masih jos. Mau tak tukar dengan SIM baru yang punya memori besar kok masih eman-eman, wong termasuk barang langka.
    Perkiraan saya, errornya SIM njenengan karena sering ganti gonta HP nya, dari fotonya keliatan sampai kluwus dan niyeng. Saya sendiri ndak suka ganti gonta HP hingga SIM nya masih MULUS seperti pxxx pxxxxxn, bukan apa-apa, yang jelas uangnya yang nggak mau buat ngganti, dari dulu hingga sekarang baru 3 HP yang menikmati SIM ku, simen C35i, N 3330, dan yang terakhir SE K510i.

    • waaaaaaaaa… lha saya sudah ganti hape belasan kali pak!…. apalagi sekarang punya hampir semua macem kartu gsm dan cdma… korbannya ya kartu sering diganti-ganti :-)

  2. Innalillahi wa inna ilaihi roji’un………semoga amal kebaikan kartu yang lama diterima Telkomsel, karena telah 10 tahun dengan sukses mendebet isi dompet mas Andy.
    Ah, andai seperti simcard, nyawa ini bisa diisi ulang………….

  3. Sama juga dengan punya saya, kartu simPATI yang dipake sejak tahun 1998 sejak bulan Peb 09 juga rusak.
    Rusaknya bareng sama HP nya, lha wong HP jatuh ke tempat tungku api…….ya kebakar deh

    pekebun menampilkan tulisan… Angin Pentil Mumet ( 2 )

  4. Waah…hebat sekali kartu SIM nya bisa awet sepuluh tahun. Mas orangnya apik ya? hehe

    Saya sudah beberapa kali hilaaang saja…berikut HP nya! Tapi memang nomor masih sama…cuma SIM ya udah bukan yg asli pertama dulu deh.

    Salam….

    Dyah menampilkan tulisan… Bokek karena Gaptek

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *