Senthe

Di Jawa, tanaman berdaun kipas raksasa ini akrab disebut Senthe. Di beberapa daerah disebut Bira. Tanaman yang sekeluarga dengan talas dan keladi ini (Famili: Araceae), variannya buanyak buangets. Namun yang paling disukai adalah senthe yang besar dan senthe yang berdaun ungu (wulung). Saya punya satu di halaman rumah saya. Keren banget!!!… (applause)

Pernah di blog ini saya menyinggung sedikit tentang Senthe (Alocasia macrorrhizos) sewaktu saya bercerita tentang Bunga Cempaka.

…menurut sebagian orang, menanam senthe di depan rumah sama saja memindahkan lelembut yang ada di dalam rumah ke tempat yang baru tanpa mengurangi kenyamanannya karena mereka masih di teritori yang sama. Ah, itu kan tahayul!….

Sayang sekali, beberapa hari lalu sewaktu hujan deras disertai angin, Senthe di depan rumah itu roboh… Mungkin karena sudah cukup tua (lebih dari 2 tahun) dan cukup panjang batangnya. Entahlah…

Terpaksa Senthe itu dipotong dan ditanam lagi di galian tanah yang berbeda… Bentuknya pun berkurang keindahannya karena batangnya yang keren itu sekarang tenggelam di dalam tanah… Yeach… beberapa bulan lagi pasti akan kembali keindahannya.

Sedulur suka Senthe untuk tanaman hias di halaman rumah???

———-

Senthe/Bira: Kerajaan: Plantae, Divisi: Magnoliophyta, Kelas: Magnoliopsida, Ordo: Alismatales, Famili: Araceae, Genus: Alocasia, Spesies: A. macrorrhizos, Nama binomial: Alocasia macrorrhizos (L.) G. Don., Sinonim: A. indica (Lour.) Spach, Alocasia macrorrhiza (L.) Schott [wikipedia]

Post to Twitter Post to Plurk Post to Facebook Send Gmail

Related Posts

36 thoughts on “Senthe

    • bisa dimakan, tapi umbi dan batangnya, kata ahli biologi banyak mengandung kristal kalsium oksalat, bila termakan mentah atau kurang sempurna dalam mengolahnya, bisa menyebabkan gatal dan radang…

  1. Wah, kasian juga tuh senthe nya. Bibit Senthe wulungmu wis tumbuh dan berkembang pdh kutandur di pot. Kl pas dolan Smg bisa dilihat …

  2. Oalah… iku jenenge senthe to…
    Waduhhh… lha koq senthe ku nang ngarep kamarku pas….

    “…menurut sebagian orang, menanam senthe di depan rumah sama saja memindahkan lelembut yang ada di dalam rumah ke tempat yang baru tanpa mengurangi kenyamanannya karena mereka masih di teritori yang sama”

    Malah dadi wedi aku kang… Asemik…

  3. Mas Andi,
    Didaerah saya Senthe ini dinamakan Birah,
    dan konotasinya rada negative dan ditujukan untuk kaum hawa. ;)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *