Statistik Blog… Kok beda-beda sich???

Dulu, saya sama sekali tidak begitu perhatian sama statistik blog. Maklumlah, saya ngeblog ya just nge-blog and nge-blog aja! Asal nulis dan senang ketika bertambah teman. Pernah juga saya memasang berbagai macam statistik di sidebar blog ini, namun selanjutnya saya copot karena saya merasa banner-banner statistik itu memberatkan blog ini. Loading yang lelet bikin nggak leading, begitulah menurut seorang blogger jagoan yang ngakunya gurem.

Walaupun sebegitunya saya menganggap nggak penting, namun sering juga saya tertarik mempelajari trafik rank dan pagerank, optimasi, dan lain sebagainya berkaitan dengan teknik-teknik SEO. Bukan untuk mengikuti sesuatu kontes atau untuk tujuan komersial, melainkan sekedar tahu untuk tujuan belajar. Banyak hal yang saya belum paham, banyak hal yang belum saya mengerti. Itulah yang mendorong saya untuk terus mempelajari.

Akhir-akhir ini, saya kembali memasang banner statistik di blog saya. Awalnya karena ada beberapa teman yang ingin mempromosikan produk(UKM)-nya, juga ada yang berkeinginan untuk mempromosikan bisnisnya melalui blog saya. Perombakan layout saya lakukan, space iklan saya siapkan, dan 1 November 2009 yang akan datang, satu per satu iklan akan dipublikasikan. Tarifnya murah, hanya 10 rupiah per pageview, bukan per visit. Dengan asumsi views per day sekitar 500, dari setiap iklan akan diperoleh Rp 5.000 per hari. Hasilnya akan digunakan untuk beberapa kegiatan sosial yang saya lakukan di antaranya untuk pengembangan Internet for Kids. Dulu pernah saya memasang banner donasi, namun sepi tak ada yang berdonasi, mungkin dengan iklan, hal ini bisa diatasi.

Sementara ini saya belum menambahkan skrip tertentu yang bisa menghitung view per iklan, namun saya kembali memasang banner-banner statistik blog di sidebar. Anehnya, layanan statistik itu memberikan laporan yang berbeda-beda. Saya mencontohkan 3 layanan statistik.

Yang pertama menggunakan plugin WordPress.com Stats. Layanan ini cukup baik dan karena blog ini menggunakan mesin/CMS wordpress, maka statistik akan terintegrasi dalam dashboard. Informasi yang bisa didapatkan meliputi: views per day, referers, top posts and pages, search engine terms, clicks, incoming links dan summary tables. Berikut ilustrasinya:

wordpress-com-stat

Yang kedua mengunakan Sitemeter. Layanan ini lebih lengkap. Informasi yang didapat meliputi: Summary, Who’s On?, Traffic Prediction, recent visitors (By Details, By Referrals, By World Map, By Location, By Out Clicks, By Entry Pages, By Exit Pages), visits (Current Day, Previous 7 Days, Previous 30 Days, Previous 12 Months), visits and page views (Current Day, Previous 7 Days, Previous 30 Days, Previous 12 Months), page ranking (Entry Pages, Exit Pages), dan support+service. Berikut ilustrasinya:

sitemeter

Yang ketiga menggunakan Indostats. Layanan ini baru bersifat beta dan berbahasa Indonesia. Informasi yang didapat meliputi: Pengunjung (20 terakhir | 20 hari | 12 bulan | 24 jam | 1 minggu), Page View (20 terakhir | 20 hari | 12 bulan | 24 jam | 1 minggu), Mesin Pencari (Hari ini | Kemarin | Bulan ini | Bulan lalu), Kata Kunci (Hari ini | Kemarin | Bulan ini | Bulan lalu), Situs Referral (Hari ini | Kemarin | Bulan ini | Bulan lalu), Halaman Populer (Hari ini | Kemarin | Bulan ini | Bulan lalu), Halaman Masuk (Hari ini | Kemarin | Bulan ini | Bulan lalu), Sistem (OS | Browser | Resolusi | Warna | Flash | Javascript), Kota (Hari ini | Kemarin | Bulan ini | Bulan lalu), dan Negara (Hari ini | Kemarin | Bulan ini | Bulan lalu). Selain itu ada pula peringkat yang dihitung dari akumulasi jumlah pengunjung 20 hari terakhir. Berikut ilustrasinya:

indostats-visit

inostats-view

Coba simak angka statistik pada hari Kamis, 8 Oktober 2009. WordPress.com Stats menunjukkan views sejumlah 691, tidak ada data mengenai jumlah visitors. Sitemeter menunjukkan visitors berjumlah 407 dan pageviews 552. Sedangkan Indostats menunjukkan visitors hanya mencapai 348 dengan pageviews hanya 498.

Sebagai penyedia layanan iklan per view, tentunya saya lebih suka mengunakan WordPress.com Stats, tapi para pemasang iklan jelas lebih suka menggunakan Indostats sebagai acuan.

Sependek yang saya tahu dan sepanjang yang saya punya,  seharusnya angka-angka itu sama. Saya tidak tahu metoda apa yang dipakai masing-masing layanan statistik itu. Mungkin saja ada perbedaan starting clock-nya, saya akan lakukan pengecekan pada akhir bulan.

Sedulur ada yang tahu apa sebabnya???

Post to Twitter Post to Plurk Post to Facebook Send Gmail

Related Posts

100 thoughts on “Statistik Blog… Kok beda-beda sich???

  1. Saya pakai 3 statistik. Semuanya ga terlalu berat loadingnya. Shinystats, histats dan indostats. Semua memiliki hasil yang berbeda. Tergantung browsernya. Tapi, untuk shinystats yang paling tepat karena mampu terbaca browser apapun, termasuk opera mini dan browser tanpa flash player.

  2. Tergantung:
    – Letak script. Semakin dekat tag BODY semakin banyak nilai stat. Browser membaca kode HTML urut mulai head, body, dst sesuai urutannya. Script yang terakhir di load mungkin belum sempat nyomot data user.
    – Akses script. Semakin cepat akses script stat, semakin cepat data pengunjung masuk sebelum pengunjung keburu leaving this blog, padahal script belum jalan.
    – Algorithma script stat. Ada perbedaan menentukan pageview, unieque visit, hits, dll.

    Masih banyak lg yang lain.

    CMIIW.

  3. Menurut saya, perbedaan mendasar statistik blog antara yang memakai script atau tidak adalah pada kemampuannya mengintip identitas pengunjung. Kalau menggunakan script, maka statistik akan mampu menunjukkan identitas pengunjung dg lebih tepat. Script akan bekerja mengidentifikasi browser lewat useragent, ukuran layar, returning visit pageview hits keyword dan referring link lewat cookies, asal negara bdasarkan ip address, dll. Kalau pakai non-script, hanya kunjungan, ip address saja yg bisa dideteksi, biasanya kerja script akan dialihkan pada tag img, alias gambar.

    CMIIW.

  4. Maaf, setau saya script statistik wordpress stat ada pada kode mirip emoticon smile : ) yang terdapat pada bagian paling bawah dari blog2 wordpress. Sila cek. Masalah apa script ini paling sensitif karena terintegrasi, saya kurang tau pasti. Intinya, statistik pengunjung akan masuk jika dan hanya jika identitas pengunjung berhasil dikenali script statistik.

    CMIIW

  5. Sependapat dengan apa yang diutarakan pak Gajah. StatCounter saya pilih karena praktis. Tapi kelemahannya hanya merangkum (maksimal) 500 kunjungan terakhir. Sementara itu saya juga menggunakan HiStats, karena tampilan statistik secara grafik dan data lebih terperinci. Pun data yang dirangkum adalah lifetime, artinya sejak pertama kali daftar di layanan tsb. Biasanya para advertiser suka pada statistik keluaran histats. Untuk yang lain, mirip seperti HiStats adalah GAnalytics, tapi berat bow. Mungkin ada kawan yang mau share pengalaman.. (ikut istilah kang Andy)

  6. waduh nganti saiki diriku masih just ngeblog, just ngeblog, and just ngeblog…. (doh) berarti sing mendekati bener penunjukane pageview sing paling akeh (wpstat).. sing luwih sithik mungkin ana pengunjung sing ora sempet dijamah mesin statistik.
    nambah ngelmu maturnuwun kang
    .-= sedulur endar menampilkan tulisan..Pengalaman menggunakan Linux dari seorang pemula =-.

    • bisa jadi begitu, tapi bagi pemasang iklan tentu saja menginginkan iklannya dilihat agak lama, nggak cuma sekejap mata… ketika dikaitkan dengan iklan, negoisasilah yang berperan :-)

  7. apapun websitenya……… servicenya tetep gugel (lol) `gugel analytics`
    tapi saia juga pasang sitemeter+indostats juga seeh,
    ya sama lah kek om andy (masih sedang nyoba-nyoba)
    .-= sedulur katakataku menampilkan tulisan..Masih Terasa Bimbang =-.

  8. Mungkin kuwi semacam quickcount Mas…
    Najan alate canggih, mergane sing diurusi puluhan ribu nasabah, nek ono bedane yo lumrah.
    Opomaneh gratis…
    Lha wong gratis kok njaluk akurat.
    Lha Dokter sing mbayare larang wae diagnosenya bisa beda2…
    Nek rak percoyo Mas Andy ning dokter, terus ngaku lara panas…
    Pasti & pasti dokter akan beri obat. Padahal sakitnya cuman ngaku2…
    Terus pindah dokter liyane, pasti ya diwenehi obat, dan dijamin obate seje karo sing mau…
    .-= sedulur marsudiyanto menampilkan tulisan..Maunya Super Cache Malah Super Cacho =-.

  9. Daftar ke open x ajah,trus pasang skriptnya,ntar sampean sbg admin blog maupun pemasang iklan bs melihat statistiknya.Ditambah lagi sampean gak perlu menginstal script apapun di hosting pean.Sma make punya open x

  10. Jadi inget pelajaran statistik ma rancob Pak Andy… ketika dikasih soal.. saya sama temen2 aja mengerjakannya dg metode yg beda2.. dan pastinya hasilnya beda2..

    mbuh wis yg bener yang mana… yg pasti.. Pakai aja metode statistik [dlm hal ini: banner statistik] yg paling mendukung angka terbaik yg akan kita gunakan untuk tujuan kita…

    • @Rangga Aditya, banyak blogger jagoan yang sehari mendapatkan 6000 kunjungan…
      *saya juga heran kenapa bisa begini, yang jelas, semakin lama ngeblog dan menjalin pertemanan dengan banyak kawan akan semakin dikenal, ditambah lagi bila banyak bikin tulisan yang banyak dicari orang pasti mesin pencari akan menunjukkan arah ke blog kita*
      .-= sedulur Andy MSE menampilkan tulisan..Statistik Blog… Kok beda-beda sich??? =-.

  11. Terkadang apa yang dulunya belum/tidak kita sukai suatu saat akan ngangeni pak. Akhire mbalik lagi ya. Iklanner kan pengin ngeliat stats blog secara langsung pak, jadi mesti tetep harus dipasangin (Imao)

  12. I apologise, but, in my opinion, you are mistaken. Let’s discuss it. Write to me in PM, we will communicate.
    Have a nice day

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *