Sujud Syukur

SUJUD adalah posisi diri sebagai wujud kepasrahan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Biasanya, sujud dilakukan pada waktu shalat. Di dalam shalat pun, ada “anomali sujud”, yaitu Sujud Tilawah yang dilakukan secara serta-merta tidak berdasarkan urutan rukun shalat, melainkan berdasarkan bacaan ayat tertentu yang dinamakan Ayat Sajdah. Disunahkan sujud bagi orang yang membaca ayat-ayat Sajdah, begitupun yang mendengarnya (makmum). Apabila yang membaca sujud, yang mendengar/makmum pun disunahkan mengikuti sujud, sedangkan bila yang membaca tidak sujud, yang mendengar/makmum pun tidak disunahkan sujud.

Itulah Sujud Tilawah yang mengikuti Ayat-ayat Sajdah yaitu; akhir surat Al A’raf, ayat 15 surat Ar Ra’du, ayat 50 surat An Nahl, ayat 109 surat Al Isra’, ayat 58 surat Maryam, ayat 18 surat Al Hajj, ayat 77 surat Al Hajj, ayat 60 surat Al Furqan, ayat 26 surat An Naml, ayat 15 surat As Sajdah, ayat 24 surat Shad, ayat 38 surat Hamim, di akhir surat An Najm, ayat 21 surat Al Insyiqaq, dan akhir surat Al Alaq.

Sujud Tilawah pun bisa dilakukan di luar keadaan shalat.

Selain itu, ada sujud lain yang dilakukan sebagai ungkapan terimakasih manakala mendapatkan ni’mat atau terhindar dari bahaya kesusahan. Sujud tersebut -yang tidak boleh dilakukan dalam shalat- adalah SUJUD SYUKUR.

Dari Abu Bakrah, “Sesungguhnya apabila datang kepada Nabi SAW sesuatu yang menggembirakan atau kabar suka, beliau langsung sujud berterimakasih kepada Allah.” (Riwayat Abu Dawud dan Tirmizi)

Beberapa ulama berbeda pendapat, namun pada dasarnya syarat dan rukun sujud yang dilakukan di luar shalat (sujud tilawah dan sujud syukur) adalah sebagai berikut:

Syarat:

  1. Tidak terkena najis baik pakaian badan maupun tempat (beberapa ulama berpendapat harus suci dari hadas).
  2. Menghadap ke kiblat, (beberapa ulama berpendapat, sujud syukur dapat dilakukan serta merta tidak musti harus menghadap kiblat).
  3. Tertutup auratnya

Rukun:

  1. Niat
  2. Takbiratul ikhram (membaca Allahu Akbar)
  3. Sujud
  4. Memberi salam sesudah duduk

–0–

Ketika saya mengikuti Ziarah Wali Blogger, ada hal menarik, tuan rumah Sugiarto yang akrab dipanggil Genthokelir mengajak beberapa blogger untuk melakukan Sujud Syukur. Sebetulnya, itu adalah keinginan pribadi beliau, namun karena saya juga merasa bersyukur dapat bertemu, bersilaturahmi dengan kawan-kawan blogger, saya pun ikut melakukan sujud syukur. Mungkin ada beberapa kawan yang belum paham bagaimana syarat dan rukun Sujud Syukur, namun saya yakin lebih banyak yang paham dan melakukannya secara serta merta.

Sujud Syukur Ziarah Wali Blogger Timur Tengah di Gunung Kelir

Suksesnya Ziarah Blogger Timur Tengah memang hal yang patut disyukuri. Semoga di masa mendatang akan membawa manfaat yang lebih luas. Amien…

*Referensi: H. Sulaiman Rasjid dalam Fiqh Islam (1994: hal 103-106)*

Post to Twitter Post to Plurk Post to Facebook Send Gmail

Related Posts

99 thoughts on “Sujud Syukur

  1. ada yang mencerca sujud itu nggak menghadap KIBLAT padahal orang tersebut nggak tahu arah kiblat di sana SUJUD YANG KITA LAKUKAN ITU PAS ARAH KIBLAT mas cuman ada orang yang bilang kita ngadap ke barat padahal rumahnya ke barat kita kan agak serong ke utara .( tapi ada yang punya presepsi lain yo luweh kan mas ) mannfaatnya toh ntuk kita sendiri
    salam dari saya mas

    genthokelir´s last blog post..Menulis Tanpa Berguru

  2. menghadap ke manapun yang penting niat di dalam hati. hanya hati kita dan tuhan yang tahu. ucapan cibiran hinaan cercaan dari orang lain [yang belum tentu dirinya faham dan pernah sujud sukur] tidak usah mengusik kebahagiaan kita.

  3. uwong sing lagi munggah kaji ning ngarab kono, yo akeh kok sing solate ora pas ngadep lurus maring ka’bahe..
    wong ka’bahe yo cilik lan menungsone uakehe porr..

  4. “Ya Allah karuniakan kepadaku kecintaan kepada-Mu, kecintaan kepada orang yang mencintai-Mu dan kecintaan apa saja yang mendekatkan diriku pada kecintaan-Mu”.

  5. saya juga serasa ingin sujud syukur… karena masih hidup dan konek internet sehingga bisa membaca blog njenengan! wah, sudah lama banget ya.. saya nggak liat blog njenengan…makin gayeng aja komunitas blogger Solonya. Kueyyyen, kueyyen…!!

  6. wahhh salut sama yang ngajak dan yang diajak mau sujud di tanah tanpa alas

    sujud berarti kita menundukkan diri dan tidak sombong

  7. wah mulia sekali ya….menjalin silaturahmi sekaligus “menambah teman” baru….bahkan ditambah misi yang sangat2 bagus sekali, yang tidak bisa dipikirkan sama org2 biasa dan bahkan yg sudah lama ngeblog sekalipun.

    salut dah….keren banget….membawa kemaslahatan bagii umat manusia dan seluruh bangsa dan negara indonesia nih, bahkan mungkin bagi seluruh umat didunia.

  8. Sujud sudah pulang sama bapaknya,
    terus
    Syukur kemarin ijin pulang kampung…

    hihihi..
    ojo ngamuk..

    memang bener, harus bersyukur, lebih afdol lagi karena sudah sujud syukur bareng2 berjamaah. Bravo utk persaudaraan blogger seanterto Timur Tengah!!

    Andi Sugiarto´s last blog post..Bahu Nyeri dan Sukar Diangkat

  9. ikut nyepam comment…

    Lhah ini alamat websitenya udah ganti lagi tho mas Andy?, terakhir kemarin di pattirto :D (ketinggalan karna sibuk kondangan)

    hanif´s last blog post..Tanpa Rencana

  10. siram mawon mboten kok sami sujud……..sekathaing kalepathan kekirangan awit mboten saget ngaturi papan pasugatan ingkang murwat,saestu konco wingking nyuwun sagunging pangapunten….suwun mugi saget pinanggih maleh wonten kalodhangan ingkang badhe dateng.kanthi pangajab rahayu wilujeng ingkang tansah pinanggih…….suwun

    sakti´s last blog post..isih ono turahan…

  11. sujud syukur biasanya spontanitas kadang udah gak mikirin sedang suci ato nggak… biasanya setelah itu baru berwudhu diteruskan dengan sholat sunnah

  12. Esensinya tentu saja bersyukur kepada Sang Maha Kuasa atas semua berkahnya. Btw, sepertinya tanpa diiringi dengan gerakkan sujudpun, kita senantiasa mesti selalu bersyukur. Karena selalu bersyukur adalah bukti kalau kita beriman.

    Selamat dan sukses atas ziarahnya Mas Andi. Semoga kita semua mendapat manfaat tentunya.

  13. wew…bagus tulisannya, ringan tapi pas.. hmm, cuma mau komen soal poto, knp itu si ijo nampang di sana yak? jadi kurang aura ziarah nya… ;D

    salam….

    yoe´s last blog post..wiken hari kedua

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *