mbah Tamsir: sang pemukul bedug

Dulu sewaktu aku tinggal di Limbangan, Kendal, pernah akrab dengan seorang tua yang khusyuk. Beliau dipanggil mbah Tamsir oleh orang-orang di kampung Limbangan. Sehari-hari mbah Tamsir selalu mengawal waktu-waktu sholat di Masjid Besar Limbangan. Bila hari Jum’at tiba, mbah Tamsir selalu datang paling awal, menyiapkan segala uborampe untuk Jum’atan, juga memukul bedug sampai tiba saat khotib menyampaika ...read more