Teladan dari Pak Guru

Guru, dalam bahasa Jawa biasa dipanjangkan menjadi “digugu lan ditiru” (diikuti dan ditiru). Sayangnya sering juga dipelesetkan menjadi “wagu lan kuru” (norak dan kurus), padahal hampir semua orang mengakui jasa guru, sampai-sampai negara pun menyebut guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. Sebagai manusia biasa yang tidak luput dari kealpaan, tidak semua guru itu baik tapi bukan berarti s ...read more