Setiap pagi kebanyakan orang memulai aktivitasnya. Yang karyawan menuju ke tempatnya bekerja, yang pegawai negeri menuju ke berbagai instansi, yang pedagang menggelar dagangannya, yang pengangguran bingung mencari pekerjaan.

Ada yang berada di pemerintahan yang yang tersebar di berbagai institusi yang memberikan pelayanan publik kepada warga negara, ada yang berada di dunia usaha yang andil dalam gerak perekonomian, ada yang berusaha sendiri dalam skala kecil, ada pula yang hanya bisa menjual tenaga. Ada perencana-perencana dan pengambil keputusan, ada yang bersemangat berjuang, ada juga yang duduk diam menjadi penerima manfaat secara pasif.

Tiap orang punya kemampuan sendiri-sendiri.

Begitulah dunia bergerak, berputar, dan masing-masing harus bisa bersinergi. Menempatkan diri pada kebisaannya sendiri-sendiri, berusaha memberi manfaat kepada diri sendiri dan orang lain.

Sayangnya, seringkali keindahan gerak itu dikotori oleh perilaku mencari keuntungan diri sendiri. Yang berdagang ada yang curang dalam takaran timbangan atau kualitas. Yang seharusnya memberikan pelayanan malah melakukan pungutan. Yang cuma menjual tenaga pun ada yang suka memalas bila tak diawasi. Perilaku kotor bisa terjadi di tingkatan manapun.

Tak disadari, kotoran kecil akan terakumulasi sehingga ketika sudah menjadi besar sangat sulit diperbaiki. Itulah yang saya rasakan akhir-akhir ini… :-(

*tulisan ini tak berjudul.

Post to Twitter Post to Plurk Post to Facebook Send Gmail

Related Posts

8 thoughts on “

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *