Tikus, Virus, dan KPK

Tiba-tiba hari ini menjadi begitu menyebalkan… Nge-games kalah mulu, ngetik melambat karena ada gangguan motorik tangan kiri saya, dan yang paling menyebalkan lagi karena di Internet For Kids dapat serpisan laptop yang ternyata karena kena virus dan harus diselamatkan datanya sekaligus menginstall ulang OS-nya. Karena kebetulan menggunakan OS-W, saya butuh waktu berjam-jam untuk menyelesaikannya. Beruntung installer ori-nya masih ada, namun terpaksa saya menolak untuk melanjutkan menginstall beberapa aplikasi crack-crackan. Menyebalkan!… Sungguh menyebalkan!…

Kenapa menyebalkan? Karena saya sudah beberapa waktu terbiasa menggunakan Linux yang hampir-hampir tidak pernah terkena gangguan apalagi gangguan virus.

Sedikit terhibur karena hari ini saya membaca Catatan Riyogarta di Google+:

Menangkap dan membunuh tikus adalah salah satu dari kegiatan memberantas tikus di rumah. Hal lain yang perlu dilakukan adalah, misalnya, menutup lubang-lubang yang mungkin menjadi celah masuknya tikus ke dalam rumah. Bisa juga mengubah cara meletakkan makanan atau bahan masakan, bahkan sampah organik agar tidak mengundang kehadiran tikus.

 

Jadi memberantas tikus bukan hanya memasang perangkap dan membunuhnya jika tertangkap. Menangkap dan membunuh tikus itu hanya merupakan bagian dari kegiatan memberantas tikus.

Hal yang sama seharusnya dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sayang KPK yang dibentuk sebagai komisi untuk memberantas korupsi ini hanya menjadi penangkap koruptor. KPK tidak pernah melakukan aksi pemberatasan yang meminimalisasi kesempatan orang untuk melakukan korupsi.

Jadi KPK saat ini tidak tepat disebut Komisi Pemberantasan Korupsi, namun lebih tepat disebut Komisi Penangkap Koruptor.

Tiba-tiba beberapa hal menjadi terhubung dengan kesebalan saya hari ini; Kelakuan KPK yang hanya sebagai penangkap koruptor tak ubahnya seperti pembuat OS-W yang alih-alih menutup celah kerawanan terhadap serangan virus malah menganjurkan penggunanya untuk menggunakan Anti Virus yang kalau cari yang bagus dan berkualitas harus mbayar lagi (kecuali buat penggemar crack-crackan)…

Apakah sedulur masih merasa aman-aman saja menggunakan OS yang rawan kena virus??? Ya maaf… Kalau saya jelas tidak!!!

Apaka sedulur suka KPK? Saya babar blass nggak ada sukanya… Geli sih iya!

Post to Twitter Post to Plurk Post to Facebook Send Gmail

17 thoughts on “Tikus, Virus, dan KPK

  1. Kalo pake OS W yang njenengan singkat itu memang kadang menjengkelkan kalo kena virus dan terpaksa install ulang. Tapi, kalo masalah KPK saya Kurang Paham Kang.! :))

  2. beda banget nginstal windows dan linux memang … Linux sebesar apa pun paling 15 menit-an … windows (XP) = 30-60 menit, Install driver = 20 menit-an (masalahnya ada yang harus restart), install SP 3 dan patch = 15-20 menit, Instal program 2-4 jam tergantung banyaknya program (lmao) … pokoknya seharian deh (doh)

  3. Mas ott & numpang nanya. Di blog diki kan katanya mint-nya di downgrade. Sukses tidak men-downgrade mint 11 ke 9? Butuh berapa benwit?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *