Tips Trick Mengurangi Panas Processor

Seringkali setelah digunakan beberapa lama, laptop/netbook terasa lebih panas dari biasanya. Penyebabnya bisa bermacam-macam, dari soal software sampai hardware. Perilaku penggunaan yang tidak ber-peri-kemesinan misalnya memberi beban kerja yang berlebihan juga berpengaruh pada kinerja processor yang pada akhirnya menimbulkan panas yang tidak sewajarnya. Padahal, panas adalah salah satu musuh kinerja processor. Berbagai aplikasi telah dibuat untuk mengoptimalkan kinerja processor. Salah satunya misalnya, telah diceritakan oleh Paklik Riyogarta dalam tulisan Membuat Processor Lebih Dingin di Ubuntu.  Namun, berbagai pengaturan kinerja menggunakan software tidak musti cukup, apalagi untuk peralatan-peralatan yang sudah cukup berumur. Kipas yang kendor, dan kotoran pada sirip-sirip pendingin juga membuat pendinginan tidak lagi optimal. Di toko-toko komputer dan elektronik juga banyak tersedia kipas pendingin tambahan. Namun juga tidak akan bekerja baik bilamana sistem pendinginan yang ada pada peralatan sudah terlalu banyak masalah.

Saya sendiri sudah beberapa kali mengalami panas berlebihan pada laptop seleyon yang saya gunakan selama ini. Seringkali terasa aneh karena sedang tidak dalam beban cukup banyak namun sudah panas. Solusinya adalah bongkar dan bersihkan. Ini hasilnya:

Ternyata selama beberapa waktu digunakan, ada sumbatan debu di sirip pendinginnya. Saking banyaknya debu-debu itu, terlihat mengumpal seperti kapas kotor. Tentu saja sumbatan ini sangat mengganggu pendinginan processor. Bersihkan!!!…


Semakin tinggi nilai barangnya semakin baik hasil kerjanya…

Ah… Itu tidak berlaku di sini. Ini masalah koin, namun bukan Koin Keadilan untuk Prita Mulyasari, melainkan koin untuk menambah luas penampang permukaan pendingin. Cukup koin lima ratus rupiah saja! Kalau koin-nya 800juta rupiah lebih, beli laptop baru aja!… Toh, dilempar ke Omnivora pun sudah terlalu takut dan tak mau menanggung malu.

Kembali ke laptop!… Tempelkan koin pada jalur likuid pendingin processor  menggunakan lem instan di sudut-sudutnya, pada bagian tengah diberi sedikit olesan silicon grease agar permukaan koin benar-benar menempel pada jalur likuid pendingin itu. Koin boleh ditempel di bagian mana saja di jalur itu, dengan mempertimbangkan kecukupan ruang yang tersedia pada body laptop.

Silahkan dicoba!

tulisan ini diilhami pengalaman sejati Paklik Riyogarta pada waktu cangkrukan di Solo, 08/12/2009

Post to Twitter Post to Plurk Post to Facebook Send Gmail

Related Posts

76 thoughts on “Tips Trick Mengurangi Panas Processor

    • (lmao) untung saya pake yang putih… tapi memang benar, bahan2 dari aluminium lebih cepat membuang panas dibanding tembaga dan besi…
      hasilnya maknyussss…

      • maksud koin itu apa yah? sebagai “pengangkat” panas seperti halnya pendingin yah mas? belom mudheng (tongue)

        kalau pake koin ini jadi inget eddie van halen yang dulu experimental dengan gitarnya yang di bagian whammybar-nya dikasih koin satu sen … hehehe gara2 gitar itu dia jadi multi-milyader (LOL) ….
        .-= sedulur gadgetboi menampilkan tulisan..Pusing mikirin conky =-.

        • koin cuma untuk memperluas permukaan pendingin aja! semakin luas, akan semakin gampang menyebarkan panas, hasilnya benda yang didinginkan tentunya lebih berkurang panasnya… :-)

  1. Sementara aku beliken cooling fan pak (di Boja 45rebu, di SMG 35rb) dan kupakai selama 23,5 jam mingsih menter, mentheles pak. Makasih info tambahannya nggih.

  2. Weleh … berani banget yah ngebongkar lappy (LOL) saya mah belom seextrim itu. Walau saya tahu lappy saya dalemnya pasti sudah kotor. Blm sempet ke tempat Service Center :-) padahal masa berlaku servis gratis masih berlaku (3 tahun lumayan (tongue) ) jadi untuk sementara saya sedot aja pake vakum cleaner di bagian exhaustnya … Lumayan jadi dingin … Pengen sih cepet2 ke SC… Sambil upgrade RAM jadi 4GB… Biar polll…wekekek

  3. kulo nuwun pakde….lha nek aku g wani buka laptop gmna????bisa minta tolong g om????itu ada garansinya atau ditanggung sendiri neh….hehheheh

  4. maw nanya lagi nich mas :) kalau untuk mengurangi panas harddisk gimana yah? ini harddisk laptop adek saya kok cepet panas (55 derajat) yah? apakah emang udah “aus” dan minta diganti.
    .-= sedulur gadgetboi menampilkan tulisan..Pusing mikirin Conky =-.

  5. wah bermanfaat nih.
    tapi masalahnya saya belum berani buka2 leptop :(

    kayaknya yg kotoran menempel di deket pendingin itu telah terjadi deh di leptop saya :)

  6. Wah, kebanyakan ga’ berani buka laptop ya?

    Kalo saya lebih ngelihat ke cara pemasangan koinnya.
    Itu menyalahi standar keamanan piranti elektronik.
    Kalo lemnya lepas, koin itu bisa bikin hubung singkat.
    Akibatnya bisa lebih parah lagi.

    Mengingat bahwa laptop adalah piranti elektronik portable yang ketika dipakai tidak selalu didiamkan di satu tempat saja, alangkah baiknya jika ada latch (kancing) yang ditambahkan untuk menahan posisi koin tersebut agar tidak bergeser pada saat laptop dibawa kemana-mana.

    • sepakat… nempelkan koin hanya dengan lem memang kurang kuat. namun, seperti saya tuliskan “mempertimbangkan kecukupan ruang yang tersedia pada body laptop”… kebetulan ruangan tempat saya nempelkan koin itu mepet dengan body sehingga kemungkinan bergeser/lepas kecil sekali. bagaimanapun juga saya berterimakasih atas peringatan anda yang berlaku juga buat siapa saja yang ingin meniru penggunaan koin untuk mendinginkan processor. :-)

  7. wiiihhhhh keren artikelnya bisa tuk masukkan yang bermanfaat nih dan baru tahu ternyata uang 500 rupiah bisa untuk menambah luas penampang permukaan pendingin…^_^

  8. kemarin waktu iseng2 buka chasing laptop
    ternyata banyak debu disekitar kipas (doh)
    pantesan si lapie cepet panas..
    btw kipas tambahan yg pake usb itu kurang efekti ya mas

    • betul… menurut saya kurang efektif, justru malah menambah banyak debu-debu masuk ke laptop…
      yang penting, rutin dibersihkan, terasa kok kalau sudah agak abnormal… begitu bersih langsung maknyus lagi!

  9. Thx tipsnya, Acerku yang dah hampir 3 tahun mulai kena blue screen n infonya ada masalah di memory. Usut punya usut memory di test no problemos. Ternyata eh ternyata suhu laptop makin panas, maklum sering diajak lembur kadang cuma istirahat 1-3 jam sehari hihihi. Makin sering panas neh laptop, baru 1-3 jam dah puanasss. Setuju, kebersihan pangkal kesehatan (laptop).

    • wah, saya nggak tahu blass soal referensinya ya! saya sendiri sudah terbiasa bongkar2 peralatan elektronik sejak 25 tahun lalu, jadi ya agak paham dan cukup cepat mempelajari aneka barang elektronik…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *