Prozilla dan Ubuntu 9.10 Karmic Koala

Akhirnya setelah bosan menggunakan Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope di bulan ke 3 setelah rilis dan berganti-ganti beberapa distro lain di antaranya Linux Mint 7 Gloria, teringat tulisan lama jadi pengin install gOS 3.1 Gadget, dan pulang dari Gunung Kelir membawa Easy Peasy 1.5, saya pun menginstall Ubuntu 9.10 Karmic Koala. Sayang sekali saya tidak bisa mendapatkannya melalui shipit karena sudah beberapa kali meminta gratisan itu. Namun saya bakalan dapat CD Ubuntu juga nanti karena rikues dari Speed and The Gang di-approve…

Maaf ya shipit! saya tetap ngeyel minta!… (yahoo)

shipit-approved

Lagi-lagi karena tak sabar menunggu kiriman dari shipit, saya berusaha mendownload sendiri dengan koneksi seadanya. Namun, apa daya, keadaan koneksi internet saya sangat mengenaskan karena selama beberapa hari di pedesaan dan hanya mendapatkan sinyal GPRS. Dengan kecepatan download sekitar 5-7Kbps tentu saja butuh waktu berhari-hari untuk bisa menikmati si Karmic itu.

Tiba-tiba saya teringat dulu waktu pakai Ubuntu jadul pernah menggunakan Prozilla, sebuah aplikasi download accelerator. Saya suka itu karena ukurannya kecil, mendukung baik http maupun ftp, mendukung multi koneksi, dan bisa melakukan resume download. Yang terakhir ini benar-benar berguna karena saya sesekali bisa memutus download dan melanjutkannya lain waktu, juga berfungsi ketika koneksi tiba-tiba putus, berkas yang sudah diunduh tidak hilang.

Karena ini aplikasi jadul (2005) dan sudah tidak didukung lagi oleh Ubuntu, maka hanya bisa ditemukan di Old Release. Saya ambil yang terakhir yang ada di situ yaitu Prozilla 1.3.7.4-1 yang saya download di sini. Tinggal itik-itik (double click), Prozilla sudah diinstall sendiri oleh GDebi Package Installer. Sebetulnya ada pula situs yang menyediakan versi Prozilla yang lebih baru, tapi masih dalam bentuk source code, dan saya tidak mau berlama-lama. Alasan pertama karena takut bilamana ada error, kedua, sejujurnya saya tidak hafal perintah-perintah $tar -xf bla…bla…bla… dan ./configure dan make dan lain-lain… hehehe…

Saya segera cari-cari tempat Karmic berada yang cukup dekat. Pilihan saya jatuh ke ftp://dl2.foss-id.web.id/iso/ubuntu/releases/karmic/ubuntu-9.10-desktop-i386.iso, dan di waktu malam hari ketika saya beristirahat setelah berkegiatan seharian saya langsung hubungkan laptop seleyon ke hape andalan sebagai modem. Terminal dibuka dan ketik:

$proz -r -k=10 ftp://dl2.foss-id.web.id/iso/ubuntu/releases/karmic/ubuntu-9.10-desktop-i386.iso

Perintah -r berfungsi agar Prozilla melakukan resume bilamana koneksi putus, sedangkan perintah -k=10 berfungsi untuk melakukan 10 koneksi download. Ini skrinsutnya (sewaktu download, saya masih menggunakan Easy Peasy 1.5):

prozilla

Terlihat bahwa karena koneksi download dipecah menjadi beberapa bagian, secara keseluruhan kecepatan download bisa mencapai 15Kbps dengan kecepatan rata-rata 12Kbps. Lumayan lah! Begitupun, diperkirakan butuh waktu 16 jam untuk menyelesaikan download. Yeach… nggak apa-apa daripada koneksi nganggur di malam hari.

Untuk menghentikan proses download untuk di-resume lain waktu, cukup dengan menekan Ctrl+R.

Dua malam di desa rupanya belum bisa menyelesaikan proses download si Karmic. Ketika saya kembali ke Solo  31/10/2009, dan bertemu dengan kawan saya di Pelatihan Pengembangan Opensource Software untuk Kader Pemuda se-Indonesia, saya pun melanjutkan proses download menggunakan koneksi gratisan yang tersedia di Lab Komputer Fakultas MIPA UNS Surakarta. Karena pengguna internet di sana juga banyak, kecepatan koneksi yang saya dapatkan tidak sesuai harapan, dan  sisa yang belum terdownload saya selesaikan di warnet hanya kurang dari setengah jam.

Malam minggu 31/10/2009, ketika banyak muda-mudi berpacaran, saya pun berasyik-masyuk membuat USB Startup Disk dan menginstall Ubuntu 9.10 Karmic Koala dan… BERHASIL… dan ini tampilannya:

ubuntu-9.10-karmic-koala

Oh ya, kali ini saya kembali melakukan fresh install instead upgrade, dan berikut ini sedikit catatan saya mengenai Karmic Koala:

  • Di Acer Travelmate 2423 bermesin Seleyon 1.6GHz, DDR2 1GB, HDD 40GB, VGA Intel 915, Wifi Atheros, semua hardware berfungsi muluzzz…
  • Tampilan lebih keren. Saya kurang suka dengan background desktop bawaannya -terlalu nge-jreng-, tapi suka sekali dengan window border serta icon-icon yang lebih halus dan berwarna lebih gelap.
  • Tampilan pada waktu proses instalasi juga lebih interaktif.
  • Pada proses instalasi, file system default yang digunakan adalah ext4.
  • Sudah menggunakan kernel terbaru 2.6.31-14-generic.
  • Browser bawaan adalah Firefox 3.5.3, kali ini namanya tetap Firefox bukan Shiretoko. Setelah proses instalasi selesai ada notifikasi untuk upgrade dan langsung diperbaharui menjadi Firefox 3.5.4.
  • Pidgin diganti Empathy, podho wae…
  • OpenOffice.org menggunakan versi 3.1.
  • Gimp menggunakan versi 2.6.7.
  • Sudah terintegrasi dengan Ubuntu One.
  • Add/remove berubah nama menjadi Ubuntu Software Center, lebih “user friendly”.
  • Pada “places” ada folder “downloads” dimana berkas-berkas hasil unduhan secara default akan di simpan di folder tersebut.
  • Sebagaimana Jaunty Jackalope, tidak ada wvdial sehingga saya harus menginstall sendiri agar bisa berhubungan intim dengan hape andalan sebagai bluetooth modem yang tetap saja tidak didukung di network manager.
  • Bluetooth eksternal jadi internal di laptop seleyon saya tidak mau auto binding sehingga bila akan melakukan koneksi harus melakukan binding dulu [sudo rfcomm bind bla…bla…bla].
  • Scroll mouse-nya tidak bisa digunakan untuk pindah workspace, saya agak terganggu dengan ini karena sudah terbiasa, sekarang pakai Ctrl+Alt+panah dech! Saya belum menemukan tempat setingannya.
  • Ada yang asyik bila Ubuntu ini digunakan di laptop. Touchpadnya bisa diatur untuk otomatis  nonaktif bilamana sedang melakukan pengetikan. Delaynya cukup cepat dan begitu aktivitas keyboard selesai, dalam seper berapa detik touchpad kembali aktif. Ini menambah kenyamanan pengetikan karena mengurangi tersentuhnya ter-tunyuk-nya touchpad secara tidak sengaja ketika sedang mengetik.
  • Booting lebih cepat. Bilamana menggunakan boot dengan mode text only, akan ketahuan bahwa ada pre-start/upstart yang dijalankan pada proses booting. Saya teringat ketika pada Ubuntu versi-versi sebelumnya pernah saya menggunakan “preload” dan “prelink” yang mencatat kebiasaan booting sehingga proses itu langsung dimasukkan dan menyingkat proses probing yang makan waktu. Saya belum mendalami lebih lanjut mengapa booting si Karmic bisa lebih cepat. CMIIW

Oh ya, mohon maaf, banner Ubuntu yang mengarah ke tempat download di http://www.ubuntu.com/getubuntu/download, terpaksa saya copot untuk memberi tempat kepada OpenSUSE 11.2 dan Fedora 12 Constantine yang dalam waktu dekat juga akan meluncurkan rilis terbarunya. Silahkan download di alamat tersebut di atas atau dapat juga memilih mirror lain yang terdekat dan tercepat.

Barangkali ada sedulur yang akan menambahi???

Post to Twitter Post to Plurk Post to Facebook Send Gmail

152 thoughts on “Prozilla dan Ubuntu 9.10 Karmic Koala

  1. Ternyata perjuangan download Pak Andy lebih berat dari saya. Saya malam Sabtu di kantor menghabikan waktu kira-kira 2 jam untuk download iso iamge itu. Saya bakar ke cd lalu instal di PC rumah.

    Saya nggak ngecek adanya wvdial. Akan tetapi, karena network connection mendukung pilihan operator lain dan mendukung CDMA, N6235i saya dengan DKU5 bisa dikawinkan dengan karmic lebih mudah. Enaknya lagi, begitu N6235i disambungkan dengan PC, nggak usah pencet apa-apa, network connection bekerja sendiri nyambungin ke internet.

    Besok saya mau telpon ke Flexi apakah Flexinet Unlimited itu hanya sampai 31 Oktober 2009 atau seterusnya. Soale, yang bulanan ternyata hanya Rp50ribu sebulan. Kalau hanya sampai 31/10, waa… bisa blaik. Seharian ini kalau kena volumebased apa nggak jebol tagihan Flexi saya nanti?
    .-= sedulur Kombor menampilkan tulisan..Bilbo Blog Manager Ubuntu Yang Asyik =-.

  2. kalo saya pakai axel. ya semacam download accelerator gitu lah pak. ubuntu terbaru sepertinya lebih bagus. katon luwih apik neng leptop kulo. LOL

    • @yosafat, axel bagus juga, aplikasinya kecil, powerfull tapi keren… selama ini saya rasakan axel yang paling stabil dan cepat, namun saya beberapa kali mengalami errorr ketika axel jalan di koneksi yang super lambat.
      kalau sedang berada di tempat biasa (di Solo) jelas saya pilih axel.
      oh ya, di repo karmic juga sudah tersedia, intaslasinya juga gampang, tinggal sudo apt-get instal axel, :-) .-= sedulur Andy MSE menampilkan tulisan..Prozilla dan Ubuntu 9.10 Karmic Koala =-.

  3. Wuihhh, pakdhe pancen top … :)
    Nah, ini pakdhe kalau mau makin kenceng boot nya:
    [http://www.ubuntugeek.com/ubuntu-tip-increase-your-boot-times-with-ubuntu-boot-in-karmic.html]

    :)
    .-= sedulur Riyogarta menampilkan tulisan..Agha di Foto Studio =-.

    • wah… jadi malu… masih ingat lho jaunty pertama saya asalnya dari DVD pemberian mas Riyo… (LOL) *info geek-nya keren, matur suwun mas Riyo!*

    • @Pradna, lho… pemuja Linux Mint kok pake SuSE??? (lmao) saya pake opo wae kang! yang penting halal… tapi kalau soal KDE 4…. angkat tangan dech mesin seleyonku ini… pernah kucoba Gloria waktu itu pake KDE 4xx RC1… lemote marai rak sabar… so… untuk mesin saya terpaksa gnome saja… (LOL)

  4. Huhuy dah nyoba KK ni ye… Jadi ngiri (cry) . Oiya mas, kok bisa sih dari laptop diterusin di warnet? & kalow pake flexy berapa kecepatannya pake speedtest? Jadi pengen nyoba..

    Saya sendiri di sini masih berkutat sama settingan hape yg belom kunjung usai….. Aduh…. Pake pc linux os juga tetep ditarikin per kb…. Asem….

    Btw trik memakai nama dan alamat email adek saya manjur! Shipit dah ngirim per 26oct kemaren! Tinggal nunggu 2 sampe 6 minggu (cry) semoga sih cuman 2 minggu ky jaunty kemaren…

    • @Rangga Aditya, saya sudah lama nggak pake flexi… soal download yang bisa diteruskan di warnet itu karena di Solo banyak warnet yang memperbolehkan pelanggan membawa laptop sendiri dan dicolokin ke jaringan mereka…
      semoga kirimannya cepet sampai dan bisa mencoba si Karmic… (dance)

  5. wach krmin mencoba centos 5.3 final relaese :(

    celakanya setting modem 3 hari kagak konek2 pakde …

    modem huawei 160 . padahal di ubuntu langsung konek .. mohon bantuan nya master

    [seklian dukungan kampanye ngeblognya] biar tambah ramai blogger karanganyar [primodialisme yg tinggi xixi]
    .-= sedulur raiderhost menampilkan tulisan..Peserta Kampanye : Aku Ngeblog, Kamu ?? =-.

  6. Jadi penasaran juga nich mas, mas kam pake domain sendiri. Otomatis semua blog diupload kan pake cms atow wordpress offline. Lah menejemennya gimana tuch kl sering gonta ganti distro…. Penasaran akyu…. (lmao)

    • @Rangga Aditya, ya pake cms!… kan dititipin di webserver… hosting gitu lah!… manajemennya ya liwat browser biasa, untuk menuju ke bagian belakang mesin pakai ftp dan shell…

    • @waroeng ubuntu, kemarin aku coba juga pake torrent, tapi kecepatannya nggak ningkat, selain itu (mungkin) karena barang baru, seedernya pada pelit2, maunya ambil cepet semua, hahaha
      *bagi dong gnome theme-nya yang keren!!!*

    • @denmasaji, sebetulnya saya pengin begitu, bisa jadi lebih cepet, tapi berhubung selalu saja banyak yang menanyakan dan minta iso, ya saya paksakan untuk download sendiri… :-)

  7. uasyem… telat… saking sibuk-e nganti durung sempet download… on progress kie kang… bar kui dikompori karo tulisan iki sisan… tambah ngeces…

  8. ubuntu ki opo? karmic koala ki opo? saya begitu gaptek.. tulung jelasken pake bahasa yg mudah dimengerti masyarakat umum yaaa..

    • @nana, kalau anda membaca tulisan-tulisan sebelum ini pada kategori yang sama pasti ketemu jawaban bahwa Ubuntu operating system…
      masih belum ngerti juga???
      suatu komputer agar bisa digunakan harus ada operating systemnya, di bawah operating system itu ada aplikasi-aplikasi…
      contoh operating system: DOS, windows, macOS, Linux, dan lain sebagainya…
      contoh aplikasi: msoffice, openoffice, firefox, photoshop, dan lain sebagainya…
      nah… Ubuntu ini adalah salah satu operating system, anaknya Linux… bingung rak kowe!
      *sepertinya justru anda yang tidak termasuk masyarakat umum, hihihi… udah banyak yang tahu lho!*

  9. @andyMSE= hwahahahahaa.. saya kan ngenet di hutan.. :D kalo saya dari XP ganti ke ubuntu caranya gmn? apa bagusnya ubuntu to, om? kudu ganti sak komputere barang ora?

    • @nana, ops… sampeyan posisi dimana? kalau nggak terlalu jauh bisa saya bantu kapan2… xp-nya biarin aja, cukup siapkan partisi kosong kira2 10GB untuk tempat ubuntu… nantinya bisa dualboot, tinggal pilih, mo pake xp atau pake ubuntu…
      *sekedar icip2 dulu barangkali selanjutnya berminat migrasi total*

      • @Andy MSE, saya di jogja.. perlu bajet brapa to? nek misale ga ganti ke ubuntu ki bakal jadi orang norak ga? hahaha

        • @nana, owalah… yogya kan dekat dari solo, naik pramex cuma tujurebu… saya sering juga ke yogya…
          soal ubuntu tidak perlu anggaran seberapapun, sesekali saya ke yogya akan saya hubungi sekaligus bawain CD Ubuntu terbaru… biar gampang ngubunginnya, jadi teman saya dech di Facebook…
          niiihhh alamatnya: [http://facebook.com/andymse] (funkydance)

        • @nana, sebetulnya ga ganti ke ubuntu juga nggak apa2, tapi pakai free opensource software (FOSS) jelas halal dan menghemat biaya… bayangkan bila beli laptop lima jutaan, trus pengin dikasih windows plus office 2007 plus aplikasi2 lain… setidaknya butuh biaya separo harga laptop… bisa jadi lebih…
          mo mbajak??? enggak lah!
          setidaknya, kl install ubuntu bisa tahu bahwa di dunia ini banyak operating system yang handal… tidak musti mahal!!!… (banana_cool)

  10. Pengen nyobain, tapi sayang di tempat saya koneksinya lemot banget. Ga bisa download. Maklum, hidup di desa. Kirimin copy cdny donx. Soalnya ga bisa shipit juga, dah pernah minta waktu ubuntu 9.04

  11. Wah dah lama saya baca web dari pak andy n kagum, ternyata ada linuxer handal di daerah solo. Alamatnya mana sih pak? kalo boleh kapan2 tak dolan kesitu tanya linux karena saya newbie baru 4 bulan ini memakai ubuntu untuk lopieku tapi sampe sekarang babar blas g mudeng tentang ubuntu!!!

    • @aby, saya juga pemula lho! masih terlalu banyak hal yang saya tidak tahu… untuk lebih akrab dengan saya, silahkan menjadi teman saya di [http://www.facebook.com/andymse]

  12. Tadi aku googling mau cari alamat download Ubuntu 9.10…eh, malah ketemu nenggone mas Andi. Yo wis tak download dulu, doakan sukses ya, soale koneksiku juga lemot lagi dikampung nih. Suwun.
    .-= sedulur masnur menampilkan tulisan..Menabrak Hantu =-.

    • @masnur, kalau sudah selesai installnya jangan lupa berbagi cerita! ping atau trackback saya agar bisa segera berkunjung ke blog sampeyan! makasih!

    • indosat mas! tapi cuma dapet sinyal gprs, hihihi… kecepatan cuma 5-7Kbps, pake prozilla bisa nyampe 12-15Kbps… pokoke akhirnya beres dech!

    • @suryaden, sayangnya si seven nggak bisa jalan di kompi jadul… mau nggak mau kalau pengin jendela ya kasih saja extra pekok, 2000, atau 98 sekalian…
      lain deh sama karmic. pakek xfce (xubuntu) nggak nolak kompi jadul kelas pentium 3 pentium 4…
      *apalagi setelah di-tweak biar lebih enteng lagi,hihihi*

  13. @pasang iklan gratis, weleh… ini jelas salah sangka! kalau mas Khai dan mas Iwan jelas mereka jago seo, setiap ada kontes mereka ada di sana…
    lha saya??? sama sekali belum pernah dibuktikan lewat kontes apapun… saya kurang percaya diri untuk ikut kontes, hehehe…

  14. Dah seminggu yang lalu saya request karmic! N dengaren koneksi inet di skul ku lagi bagus ni lagi download. Lumayan tinggal separo lagi, itung2 1 jam lagi dah kelar. Tapi sayang belum tau kpn bisa nyuba lha wong dah keburu nyelesain tugas kul dl.

    • @ohdediku, betul… begitu hardare kedetek semua, ayem deh hati ini…
      oh ya, kemarin itu berhubung amat sangat miskin benwit, sempat nyoba2 macem2 download manager… ya axel, aria, prozilla, termasuk wget bawaanya, tapi berhubung yg paling cepet prozilla ya pake aja!
      *sebetulnya ini masalah kemantepan aja kok!* hihihi
      makasih mas Dedi!!! (worship)

      • @Andy MSE, ada lagi pak yang menurut saya “sangat fatal” yaitu tidak adanya XORG.CONF d\yang biasanya nangkring di /etc/X11/ .
        fatalnya kenapa, karna kemarinyaa saya nginstal ubuntu ke PC teman dan anehnya resolusi di ubuntu mentok di 800×600 , biasanya sih juruss andalan saya otak-atik di xorg.conf . eh malah raib tuh file.

        **temen saya pake VGA Intel [serinya lupa] :D .-= sedulur ohdediku menampilkan tulisan..Karmic Release Party Jogjakarta 1 =-.

  15. oo. berarti mas andy menggunakan im2 yah…

Mau nanya nih mas, kok antara mint, blankon, ubuntu sering ada perbedaan dalam masalah hardware yah…
Ini saya cobain semua live cd di compaq presario v3000 adek saya. ubuntu tidak ada masalah, cuman emang bro

  16. cuman emang broadcom harus diaktifkan dulu (pake internet). Tapi kok blankon ada masalah kl nyetel mp3 suaranya kresek2 gitu.. saya coba linux mint malah ilang sama sekali. Dah di cek ke master vol, udah pol…. Kok beda2 padahal “babeh”nya sama….

    Sama (saya pernah nanya blm yah?… Lupa :P ) suara di linux (yg dah saya coba pclinuxos, ubuntu, dll) kok cenderung kecil yah?… setelah dikomparasi dgn xp, ketauan bgt. Ky cuman setengahnya saja…. Ada solusi?

    • kl suaranya kecil, atur lewat ~sudo alsamixer
      kl kresek2, perbaharui drivernya, silahkan cari di launchpad!
      lain pengembang lain pula idenya walaupun induknya sama… hehehe (dance)

    • @Vitoye, tergantung selera masing2 pengguna, hehehe…. kl saya, yg penting nggak mbajak aja! baik OS maupun aplikasi apapun…
      *mo beli windows atau mac nggak kuat mbayarnya*

  17. Saya dah selese donlot n burning file iso ke cd. Yang jadi masalah kenapa cuma bisa tampilan awal saja ketika menggunakan live cd. Kenapa ya? Kalo liat ukurannya sih sebenarnya sama dengan file ekstrakkannya, pa da yang korup ya? kalo ada pa berarti saya harus downlod lagi……

    • @aby, tampilan awal??? maksudnya gimana ya??? barangkali ada masalah di komputermu, bisa chipset atau vga-nya belum linux friendly… saya sering menjumpai yg pake sis atau via…

    • @rangga aditya, saya biasa pakai AWN saja, mas Rangga… sekarang malah gaya minimalis, karena menyesuaikan dengan kemampuan mesin seleyon saya, hehehe…

  18. wahhhhh emang jago yach om andi nehhhh :
    kalau saya leh nanya yach om:
    1. saya make karmic dah lama tapi masalah yang lum kelar si kompie saya HD audio kalau di jendela 7 kok gak mau keras suaranya… tapi law di jendela 7 manteb bagt… tapi sebelum pindah karmic saya make jaunty tuch suara kompie bisa koar2 tapi make karmic kok kagak da mantebnya????? sudah saya utek2 dimana2 konfigure sound tapi gak da respon mohon pencerahannya ya om….. kalau da solusi bagus dan berhasil om memang pertamax dech :)
    .-= sedulur zuchri menampilkan tulisan..Ubuntu 9.10 karmic koala =-.

  19. wahhhhhh OM rumus om jitu bgt saya ngikut cara yang ini : sudo alsamixer saya konfigurasi langsung koar2 nehhhh kompie saya thanks ya om jitu bgt rumusnya kalau leh minta saya minta YMnya ada gak om??
    .-= sedulur zuchri menampilkan tulisan..Ubuntu 9.10 karmic koala =-.

    • @DDN, biasanya ada di ubuntu.com/getubuntu/releasenotes… kalau nggak salah memory 256MB… sependek yang saya tahu dan sepanjang yang saya punya, saya enjoy aja install di berbagai macam komputer jadul… lebih enak kalau memorynya minimal 512MB… soal vga, kalau nggak kuat ya tinggal milih desktop manager yang ringan misalnya xfce… baru2 ini malah ada lxde (saya belum nyoba)…

  20. Tuk mengganti ubuntu jaunty ke Ubuntu karmic koala saya masih bimbang, soale nti harus nyetting lagi koneksi “Smart” ku dengan cara baru yang pasti saya g bisa.

    • @aby, menurut saya caranya masih sama kok! walaupun saya juga belum pernah nyoba smart di ubuntu…
      untuk amannya, ya nggak usah upgrade semua, cukup update aja sehingga system tetap terbaharui dan aman… lagian jaunty masih didukung untuk waktu yang cukup lama….
      tenang aja, aby! tapi besok komen lagi di sini pakai ubuntu ya! hihihi…
      salam sukses!

  21. Wah mantap tu, dulu sempet ngira Ubuntu tu kurang kerjaan kok dikit2 keluarin versi baru. Tapi ternyata sangat2 bermanfaat.. Go Ubuntu..

    • @Ananta, sekarang banyak distro keluarin rilis terbarunya setahun sekali bahkan setengah tahun sekali… memang Linux cepet sekali perkembangannya…

    • @aby, weeeeeeeeee…. ya eeyalah… jaunty kan udah keluar 6 bulan lalu, jadinya banyak updatenya… bisa-bia 200-an mega tuh!… saran saya, update malam hari aja, trus kalau nggak ada kecukupan bandwidth, ya nggak usah update (atau dipilih yang benar2 perlu)… atau pakai DVD repo (ini juga harus nyari pinjaman kl nggak punya, hehe)…
      pakai karmic aja! paling2 butuh update 40an mega saja di minggu2 ini…

  22. aduh mas saya mentok pke ubuntu ni minta saran dong..
    saya msi bru pke linux

    nah yg saya mau tnyakan knpa pas saya install nvidia driver nya ko resolusinya malah stuck di 640×480
    udh gugling ttp ga ad jln keluarnya..krna biasanya tipsnya tnggl edit di xorg conf tp di karmic itu ga ad..
    mohon bantuan nya..
    thx

    • @ian, waduh… saya belum pernah coba konfigurasi xorg di karmic. sepertinya memang tidak disertakan secara default. bilamana perlu, bikin sendiri file konfigurasi itu!…

  23. haddoh,,,,
    aQ seminggu install karmic ampe 3x….
    niatnya sich pengen update….
    e,,,stelah update malah g bsa booting (kernel panicXXXXXXXX)
    3x kasusnya sama (setelah update “kernel panicXXXXX”)
    terpaksa dech back to jendela…..:D

    • @gadgetboi, tinggal colokin aja kabel jaringan ke laptop, kalau tidak beralamat otomatis, klik kanan ikon network dan lakukan edit connection pada wired dan masukkan ip address sesuai petunjuk warnet di IPv4 setting…
      bilamana penjaganya kebetulan kurang ngerti, ikuti aja angka-angka alamat pada komputer yang dicabut kabelnya…

  24. ikut nyobaen prozilanya juga dah….
    sapa tau emang manjur….
    mantaf juga tuh review karmic koalanya..
    tapi gw ngerasaen ubuntu 9.10 juga emang asli mantaf…
    emang sih, gw ndiri masi blank soal ubuntu, tapi karna ubuntu 9.10 ini juga saya jadi tertarik untuk berpindah OS…
    dari windows ke LINUX
    .-= sedulur ardiyant menampilkan tulisan..Linux dan Sejarahnya =-.

  25. mas mw tanya donkzz
    bagaimana cara menampilkan toolbar kembali karena toolbar di gimp,openoffice,pidgin,rhytme music box,movie player,synaptic dll (kecuali mozilla firefox) hilang??
    __OS>>ubuntu karmic koala
    mohon bantuanya..
    trimss

  26. Kalo saya mah nyoba ubuntu ya enggak di install. saya mah make OPSI: Try Ubuntu whitout change any BLABLBABAKABALAB…………………………………..
    jadi bisa booting ke ubuntu tanpa menginstallnya…….. dan saya tetap bisa booting ke windows (tentunya dengan mengeluarkan cdnya….)

    • menurut saya pribadi bagus sekali… saya sudah pakai “hanya linux saja” kira2 dua tahun terakhir ini, dan pekerjaan saya terselesaikan dengan baik…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *