Zikir Menyembuhkan Kankerku

Eeits…. ini bukan cerita tentang saya kena kanker… Saya selalu berdoa semoga tidak pernah terkena penyakit yang berat, yang membutuhkan uang banyak untuk berobat. Itu karena secara finansial, saya termasuk kurang mampu, jujurnya miskin, gitu aja lah… Padahal ORANG MISKIN TIDAK BOLEH SAKIT.

Lho kok??? Emang sakit bisa milih kaya atau miskin ya?

Ya enggak sih! Tapi, berhubung jaman sekarang biaya pengobatan mahal, biaya Rumah Sakit mahal, biaya dokter mahal, sedangkan perhatian pemerintah untuk memenuhi hak-hak EKOSOB (*halah*) rakyatnya masih kurang. Artinya, kalau orang miskin sakit ya silahkan langsung nas-dut saja!… Jangan iri sama pejabat dan konglomerat yang kena pilek sedikit langsung berobat ke Singapura.

Tenang… tenang… Bagaimanapun juga, saya masih selalu merasa kaya, dan selalu menerima dengan penuh syukur apapun yang saya terima dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Saya bangga dengan keluarga saya yang baik, anak-anak yang sehat dan berprestasi, juga bangga dengan diri saya sendiri. itu semua adalah karunia yang tak ternilai harganya.

Kembali ke Zikir Menyembuhkan Kankerku… Ini masih dalam rangka menemani kakak saya yang terkena parkinson. Berawal dari beberapa waktu lalu ketika adik saya yang tinggal di Semarang mendapat hadiah 2 (dua) buah buku dari wali murid (adik saya seorang guru). Buku pertama berjudul “Zikir Menyembuhkan Kankerku”, buku kedua berjudul “Terapi Hati dalam Seni Menata Hati”, dua-duanya ditulis oleh Prof. Dr. H.M. Amin Syukur, M.A. Guru Besar di Fakultas Ushuludin, IAIN Walisongo Semarang (saya pernah sekolah di situ lho).

Pengalaman yang disampaikan beliau Bapak Amin Syukur dalam “Zikir Menyembuhkan Kankerku” sungguh luar biasa. Ini yang mendorong kakak saya untuk belajar “menata hati” pada beliau Bapak Amin Syukur. Setelah beberapa kali melakukan hubungan telepon untuk menyesuaikan dengan jadwal beliau, sore hari tanggal 6 Oktober yang baru lalu, kami berombongan berkunjung sekaligus “ngaturaken Sugeng Riyadi” ke rumah Bapak Amin Syukur di Perumahan BPI Blok S No. 18, Ngaliyan, Semarang.

*Barangkali ada yang tertarik untuk membaca buku-buku dari Bapak Amin Syukur, juga belajar tasawuf dan menata hati, selain di alamat di atas bapak Amin Syukur juga bisa dihubungi melalui aminsyukur[at]yahoo[dot]co[dot]id.

Banyak hal kami pelajari dari pengalaman Bapak Amin Syukur yang sebelas tahun lalu menderita KANKER OTAK, itu terjadi setelah tiga tahun sebelumnya terkena KANKER NASOFARING. Tentunya, bagi diri pribadi dan keluarga Bapak Amin Syukur, pada waktu itu sangat sulit untuk menerima kenyataan. Alhamdulillah Allah masih memberi karunia berupa kesembuhan. Dan walaupun kakak saya belum sembuh juga  setelah selama tiga tahun ini menderita parkinson, kami tetap yakin bahwa tidak ada penyakit yang tidak bisa disembuhkan (kecuali penyakit tua). Itu betul-betul kami yakini sesuai dengan agama kami. Dengan pedoman itu, segala usaha dan doa terus kami lakukan dengan semangat…

Selepas sholat Maghrib di Masjid di dekat rumah bapak Amin Syukur dimana beliau menjadi imam, kami berpamitan pulang.

Terimakasih kami sampaikan kepada Bapak Amin Syukur dan keluarga atas segala keikhlasan, keterbukaan dan pencerahan. Kepada pengunjung blog ini, mohon doanya juga ya!

Post to Twitter Post to Plurk Post to Facebook Send Gmail

Related Posts

40 thoughts on “Zikir Menyembuhkan Kankerku

  1. Pertamaxx.. hihihi..
    ORANG MISKIN TIDAK BOLEH SAKIT? teori yang wajar
    ORANG KAYA TIDAK BOLEH SAKIT (jiwa)? lah? yang ada pada sakit jiwa semua.. pada nambah koleksi istri baru.. kikikiki..

    silahkan klik bila tertarik tulisan Angga :) yang berjudul..An’ga Dzuwinobantiyo

  2. nah ini dia. sip,aku juga harus berusaha menjaga kestabilan tubuh dan pikiran biar gak sakit. he..he..btw,kok aku baru tahu tempat nongkrong ini ya?

    silahkan klik bila tertarik tulisan gadis rantau yang berjudul..AyOooK BAnGuuuuN

  3. sunnguh luar biasa dampak zikir terhadap ketenteraman hati dan jiwa. begitu khusyuknya pak amin syukur berzikir sampai2 kanker yang diidapnya bisa sembuh. keajaiban Tuhan memang selalu memberikan hikmah tersendiri buat hamba-Nya.

    silahkan klik bila tertarik tulisan sawali tuhusetya yang berjudul..Goyang Poco-poco dan Kesetaraan Gender

  4. Alhamdulillah..saya dapat informasi bagus nih..akan saya cari bukunya untuk bahan bacaan Ibu( mertua ) saya. Nuwun sanget njih mas Andy.

  5. Subhnallah.. Puji syukur ke hadirat Allah SWT.
    Postingan yang bagus pak.. Saia jg setojo dengan financial, sejak saia sering mendirikan sholat, rizqi selalu berkecukupan dan penuh barokah, alhamdulilah..

  6. selalu ada jalan keluar untuk setiap hal. Jangan takut sakit, karena tiap penyakit ada obatnya. Dan Allah adalah penyembuh yang utama.

    silahkan klik bila tertarik tulisan memble yang berjudul..Kata-kata itu ajaib

  7. Subhanaalloh allohuakbar. Luar biasa… Memang kita harus selalu membersihkan hati :)

  8. Assalamualaikum wr. Wb…

    salam kenal Pa..!!

    Bapak benar… kekuatan yang paling ampuh adalah ikhlas. Ikhlas menerima dan ikhlas dalam Berdo’a maupun bekerja….

    silahkan klik bila tertarik tulisan Daiichi yang berjudul..”BOCAH MISTERIUS”

  9. wah, terkenyut kang moco judule..
    wah, abis baca bukunya langsung silaturahmi dengan pengarange,hebat..
    semoga kakake njenengan cepet sembuh

    silahkan klik bila tertarik tulisan grubik yang berjudul..keadilan yang aneh

  10. Betul dan luar biasa dengan Zikir bukan hanya penyakit-penyakit yang kita bisa sembuhkan tetapi hati akan menjadi tenang dan tentram.. berzikirlah tiap 1/3 malam.. sebuah blog saya di kategori Islam tentang 1/3 malam.

  11. Wah ceritanya terputus.
    Gimana donk cara zikirnya….?
    Dan zikir apa aja yg dibaca ?

    Semoga kakaknya sembuh dan diberikan kekuatan. AMIN.

  12. Ada segumpal daging dalam diri kita. Bila ia baik/sehat, baik/sehat lah seluruh tubuh. Jika ia jelek/sakit, sakitlah seluruh tubuh. ingatlah, ia hati.
    Dengan berzikir, hati menjadi sehat (qolbun salim). Kalau kita lalai, hati menjadi sakit (qolbun maridh) ato malah mati (qolbun mayyit).

    silahkan klik bila tertarik tulisan hakimaza yang berjudul..Out Bound Osma PGPQ RM

  13. Bener pak..orang miskin jangan sakit yaaa….wong mikir utk makan bsk aja susah…boro2 mikirin utk berobat….

    ya mudah2an aja kita semua selalu diberi kesehatan yaaa…krna kesehatan sangat muahaalll harganya…

    silahkan klik bila tertarik tulisan nia yang berjudul..Sepeda

  14. kesehatan itu emang harta yang paling berharga ya, mas…
    klo sehat makan nasi pake sambel aja nikmat luar biasa…
    lah klo sakit biar bisa beli makanan yang uenak2 tetep aja ga berasa enak… kok malah out of topic yak?? hehehe…

    silahkan klik bila tertarik tulisan Caroline yang berjudul..Be Thankful…

  15. ass
    semoga kakak njenengan cepat sembuh..
    zikir dan menata hati tetap harus dibarengi dgn upaya medis lo,mas!

    suwun..

  16. Penyakit itu adalah kuasa Allah, jadi obatnya pun dari Allah…… Kita hanya berikhtiar dan bertawakal pada Allah…. Sesuatu tang datangnya dari Allah pasti akan kembali hanya pada Allah…… Betul????

    silahkan klik bila tertarik tulisan afrianti takaful yang berjudul..Mensiasati Anjloknya Nilai Saham

  17. trus keadaan anda gimana sekarang mas…..,apa udah baikan,or sembuh-buh??
    jangan lupa anda masih hutang pada kami
    he..he….
    ampun dah mas,,,semaoga lekas sembuh…
    dan sesegera mungkin bisa nyambangi pesantren kami.
    walau mungkin tak bisa ketemu langsung dengan saya yang sedang dines ke ibu kota untuk waktu yang agak lama he..he…
    ada byk temen2 santri yang menunggu anda disana
    nagapunten/sory/maaf kalau kami terlalu menuntut

    silahkan klik bila tertarik tulisan zan yang berjudul..Selamat Idul Fitri 1429H

  18. maturmuwun utuk om andi n prof amin syukur,hanya allah yang membalas

    salam
    aris muryasani

  19. Ajaran Thorekat Imam Mahdi yang dibawa oleh Ir. Imam Sibaweh, ST.
    Inti cara pendekatan diri pada yang Maha Mulia adalah dengan tarikan zikir secara ihsan
    Dan katakanlah, sesungguhnya inti sholat adalah mengingat Yang Maha Mulia (Allah), yaitu zikir secara ihsan, maka dirikanlah sholat yaitu zikir secara ihsan, baik dikala kamu berkendaraan, berjalan, berlari atau sedang duduk-duduk dan berbaring. Manusia mempunyai sepuluh latifah atau fakultas halus, lima diantaranya berkaitan dengan alam perintah dan lima lagi berkenaan dengan alam ciptaan, dimana yang disebut terdahulu adalah dunia eksistensi yang diciptakan Allah langsung melalui ucapan perintahnya, kun atau jadilah, dan tidak bersifat materiel, berada di atas Arsy singgasana Allah yaitu qalb, ruh, sirr, khafi, akhfa, sementara yang disebut terkemudian adalah segala sesuatu yang diciptakan secara evolusi dan bersifat materiel, ada di bawah singgasana Allah yaitu nafs dan empat unsur; tanah(Fe,Zn..), air (H2O), udara (H, CO2, O2,..) dan api yang disebut ion dan senyawanya.

    Yang dimaksud daerah kemungkinan adalah kedua alam ini. Latifah dalam alam perintah berhubungan dengan kehidupan batiniah seorang individu dan dengan sendirinya ada di badan; nafs ada di bawah pusar juga ada di tengah dahi antara alis mata, qalb di sisi sebelah kiri, dibawah puting susu, cahaya yang mengalir ke hati berwarna kuning, ruh disisi sebelah kanan dada, dibawah puting susu, warna latifah ruh adalah merah, akhfa di otak dan akhfa juga di tengah-tengah dada, warna latifah akhfa hijau, dan sirr tepat berada di antara qalb dan ruh, sirr juga di antara qalb dan akhfa dada, berdekatan dengan puting susu sebelah kiri, lebih ketengah dada, sejarak dua jari, warna latifah sirr putih, khafi terletak di dahi dan khafi juga ada di antara ruh dan akhfa dada, berdekatan dengan punting susu sebelah kanan, sejarak dua jari ke arah dada, dan menghadap lathifah as-sirr, warna latifah khafi adalah hitam. Prosedur zikir nama zat adalah dengan menekuk lidahnya keatas sampai menyentuh langit-langit mulut, dan mencamkan makna nama Allah yang maha Mulia yang serba meliputi, merasakan getaran energi mengalir dari latifah yang di tuju baik qalb, ruh, sirr, akhfa, khafi, nafs, dan empat macam unsur. Selama zikir berlangsung keterjagaan hati atau ihsan harus dilakukan bahwa Allah meliputi seluruh tubuh dan badan serta merasakan getaran energi Allah mengalir dari latifah yang di tuju. Fakultas kesadaran dan merasakan kehadiran Allah dianugerahkan kepada manusia dan ada dalam setiap diri manusia secara potensial. Untuk dapat menjadi aktif, Zikir qalb diulang 25000 kali perhari selama 40 hari, setelah itu cukup 5000 kali perhari, dapat dilakukan sambil duduk, berbaring, berjalan dan sesudah wudhu atau tanpa wudhu dan tidak harus menghadap kiblat, boleh dikata zikir ini bersifat tidak teratur, pikiran di arahkan ke hati dan hati kepada Allah, sampai hati menjadi aktif dengan mengingat Allah dengan sendirinya walaupun tubuh sedang bekerja dan lidah sedang bicara, hati akan tetap aktif zikir yaitu merasakan energi panas Allah meliputi hati dan memancarkan energi getaran dan gerakan panas yang dapat dirasakan, gejala merasakan adanya energi panas yang meliputi dan bergerak menyebar di bagian hati dekat dengan denyut nadi inilah yang disebut hati jadi aktif. Cahaya latifah qalb yang mengalir ke hati berwarna kuning. Latifah qalb adalah manifestasi salah satu nama Allah, yaitu al jabbar maha perkasa, asal usulnya adalah sifat Allah yang diistilahkan sebagai menciptakan dan menjadikan. Latifah ini dapat mencapai kesempurnaan apabila lenyap dan tenggelam dalam tindakan Allah, dan mewujud lewat tindakan-Nya semata, dalam keadaan fana al qalb atau kefanaan hati, sang hamba tidak sadarkan diri dan mengacukan segenap perbuatannya kepada Allah saja dan mengetahui bahwa segenap ciptaan berasal dari Allah, Pada hari tatkala kekayaan dan anak-anak tiada berguna, kecuali mereka yang datang kepada Allah dengan hati yang bersih.(QS Asy-syu’ara, 26:88-89). Dalam ayat al-qur’an tersebut terdapat isyarat ibadah hati hakiki yaitu hati yang didalamnya tidak ada berbagai perasaan yang mengganggu ketenangan jiwa, dan yang terbebas dari segala sesuatu selain Allah, yang bisa mengalihkan perhatiannya, disebut hati yang bersih, ini disebut pencerahan dari tindakan Allah atau kefanaan dalam hati, tandanya bahwa pengetahuan dan hubungan inderawi dengan segenap sesuatu selain Allah sama sekali terputus, yakni hati benar-benar melupakan segala sesuatu selain Allah, dan lebur dalam suatu keadaan dimana pengetahuan hal-hal lahiriah juga lenyap, yang ada hanya pengetahuan dan tindakan Allah yaitu pengetahuan ghaib yang sedang dilakukan atau akan terjadi atau sudah terjadi baik pada hati manusia maupun alam sekitar, sehingga dapat mengetahui sesuatu yang akan terjadi atau sedang terjadi atau sudah terjadi secara ghaib dari pengetahuan dan tindakan Allah tersebut, jika seorang hamba diberkahi dengan fana al qalb, maka ia termasuk golongan para wali. Barang siapa menjaga hati dari segala sesuatu selain Allah disebut memiliki hati atau telah mencapai kesatuan yaitu seseorang yang memiliki penyingkapan mistis atau seorang wali. Digambarkan dalam hadits qudsi: Bumi dan langit-Ku tidak sanggup memuat-Ku, tetapi hati seorang hamba mukmin yang saleh sanggup memuat-Ku. Kefanaan ini tidak bisa dicapai tanpa melewati daerah kemungkinan dan sepuluh tahap (1.tobat, 2.zuhud, 3.riyadhoh, 4.wara’, 5.qana’ah, 6.tawakal, 7.sabar, 8.syukur, 9.ridha, 10.cinta), jika tidak, maka dimungkinkan sang hamba akan tersesat menjadi dajjal, dikarenakan dia akan mengaku Allah secara sadar, dan mempunyai mata disebelah kiri yaitu di hati yang dapat melihat dan mengetahui kejadian ghaib yang disebut mata hati. Untuk itu, agar tetap diberkahi dengan fana al qalb, maka hati harus tetap bersih yaitu hati yang didalamnya tidak ada berbagai perasaan yang mengganggu ketenangan jiwa, dan yang terbebas dari segala sesuatu selain Allah, yang mengalihkan perhatian, sehingga melahirkan hati yang sadar akan zikir secara ihsan (seakan akan mengetahui dan melihat Allah, bila tidak bisa, serendah rendahnya iman, bahwa Allah selalu mengetahui dan melihat kita). Itulah anugerah Allah yang diberikan-Nya kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya, dan Allah maha luas serta maha mengetahui. (QS Al maidah,5:54). Dengan dicapainya hati yang sadar akan zikir secara ihsan sebagai inti semua amalan dan perjalanan menuju Allah, berarti hati terbebas dari segala sesuatu selain Allah, serta memperoleh kekuatan untuk menanggung berbagai cobaan dan segala macam penyakit kehidupan, dan sesuai kehendak Allah, serta mengakhiri berbagai kesenangan inderawi. Jangan menginginkan penyingkapan mistis atau berbagai macam karamah, sebab tindakan-tindakan seperti ini tak lain hanyalah tipuan yang dilakukan oleh tukang-tukang sihir dan para kaum dajjal. Kemudian mengingat Allah dengan segenap raga hingga energi panas zikir meliputi seluruh tubuh dan memancar ke sekeliling tubuh, zikir pun serasa longgar dan terlepas dari setiap utas bulu di badan. Zikir ini menjadi aktif setelah mengaktifkan latifah an Nafs sebagai ujud esensi dan realitas dari empat macam unsur atau ion; air, udara, api, dan tanah. Seluruh nadi, urat syaraf, darah, dan tulang akan aktif zikir sendiri dan menjadi zakir, sehingga akan terdengar suara segala macam makhluk, bebatuan, pepohonan, dinding, pintu, bumi, langit, dan segala sesuatu sampai partikel yang paling kecil sekalipun, ini disebut zikir dari segala zikir atau zikir par excellence atau sulthan al adzkar. Tak ada sesuatu pun melainkan bertasbih dengan memujiNya, (QS Al isra,17;44)
    Dan barang siapa melakukan zikir ism adz zat, yaitu Allah, 12000 kali setiap hari dengan niat memperoleh keridhaan Allah (5000 kali untuk latifah qalb, 2000 kali latifah ruh, 1000 kali latifah sirr, 1000 kali latifah al khafi, 2000 kali latifah an nafs, 1000 kali latifah akhfa) dan istiqomah, maka disebut shahib al lafzh yaitu orang yang menguasai perbuatan dan perkataannya sendiri, dan mendapatkan apa saja yang diinginkan hatinya. Sebutlah Allah sebanyak-banyaknya agar kamu berjaya (QS Al anfal, 8;45) dan kepada Tuhanmu sajalah kesudahan (QS An Najm, 53;42)
    Silsilah Ir. Imam Sibaweh, ST
    Siapakah Ir. Imam Sibaweh, ST ? beliau adalah putra Almarhum Bp. KH. Ahmad Syafii. dari desa Kauman Bangsri Jepara. Sedangkan KH. Ahmad Syafii sendiri adalah putra KH. Imron dan KH. Imron sendiri masih keturunan dari Guru besar KH. Umar Banjaran Bangsri yang lebih terkenal dengan sebutan Mbah Umar Banjaran Bangsri, Mbah Umar banjaran sendiri masih keturunan dari KH.Abu Sujak, seorang Guru Besar Thorekat Naksyabandiyah yang sangat legendaries dengan karismanya dimana ketika 7 hari dari waktu pemakamannya setiap burung yang melintasi diatas makam beliau maka burung tersebut akan jatuh dan beberapa saat lagi baru bisa terbang lagi. KH. Abu Sujak lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Mbah Abu sujak, jika ditarik keatas Mbah Abu sujak masih keturunan dari Sunan Kalijaga dari Demak. Sedangkan dari silsilah Ibu, Ir. Imam Sibaweh, ST anak dari Ibu Hj. Mugheniyah Putri dari pasangan KH. Fathoni dan Hj. Masnin (bertempat tinggal di Jepara), KH. Fathoni sendiri masih keturunan dari Guru besar KH. Umar Banjaran Bangsri (Mbah Umar Banjaran), sedangkan mbah putri Hj. Masnin (Mbah Masnin) adalah kakak kandung dari KH. Hasan Mangkli magelang yang terkenal dengan sebutan Mbah hasan Mangkli magelang, yang terkenal dengan sebutan setengah wali, dikarenakan karisma-karismanya yang melegendaris, seperti ketika selesai mengimami jamaah jum’at selesai salam pertama. Pada salam kedua tiba-tiba beliau sudah tidak berada ditempat. Sedangkan Hj.Masnin dan KH. Hasan Mangkli sendiri adalah Putra Guru Besar Thorekat Qodiriyah dan Naksyabandiyah KH. Imam dari Kudus. KH. Imam Meninggal di Jepara. Tepatnya di JL. Kartini I/50 Kauman Jepara yang sekarang rumahnya masih didiami oleh Ir. Imam Sibaweh, ST. sebelum wafat KH. Imam ayahanda Mbah Masnin dan Mbah Hasan Mangkli Magelang memanggil semua Putra-putrinya dan seluruh kerabat terdekat termasuk cucu-cucunya. Ketika semua sudah berkumpul mbah Imam meminta putra-putri dan semua kerabatnya termasuk cucu-cucunya untuk membacakan surat Yasin, Kejadian ini menimbulkan pertanyaan dibenak para kerabat yang belum memiliki ilmu yang setingkat dengan mbah Imam. Sehingga keluarlah pertanyaan yang dilontarkan pada mbah Imam. “mbah ada apa mbah” kenapa semua diminta untuk membacakan surat Yasin. mbah Imam menjawab dengan lembutnya “nanti kalau saya dipanggil oleh Allah kalian semua yang sabar ya”. Mendengar jawaban seperti itu beberapa kerabat yang ilmunya belum setingkat menjadi kebingungan, karena melihat kondisi mbah Imam yang sehat segar bugar, tidak sakit sama sekali. Ketika sudah selesai membaca surat Yasin pertama, mbah Imam meminta semua membaca surat Yasin lagi, disini sekali kali mbah Imam masih mengkoreksi membenarkan bacaan-bacaan yang salah seperti ketika pertama kali surat Yasin dibacakan. Ketika surat Yasin sudah selesai dibacakan yang kedua kalinya, mbah Imam meminta semua untuk membacakan sekali lagi sambil beliau meminta maaf pada semua putra-putrinya dan seluruh kerabat termasuk cucu-cucunya jika mbah Imam memiliki kesalahan dan kekhilafan selama ini. sungguh mulia sekali seorang yang memiliki derajat tinggi, seorang guru besar, dan sekaligus seorang kakek justru meminta maaf pada putra-putrinya, kerabat dan cucu-cucunya. Sehingga semua orang yang dipamiti menjadi sangat terharu dan menangis sambil balik memohon maaf seiklas iklasnya dari mbah Imam. Selesai meminta maaf pada semuanya beliau meminta untuk dibacakan surat Yasin untuk yang terakhir kalinya dan meninggalkan pesan terakhir yaitu agar dimakamkan di makam masjid mantingan jepara karena banyak kerabat mbah Imam yang dimakamkan disitu. Ketika surat Yasin dibaca untuk ketiga kalinya, mbah Imam masih kelihatan menyimak bacaan surat Yasin tersebut tetapi kali ini mbah Imam sudah tidak mengkoreksi seperti ketika surat Yasin dibacakan pada pertama kali dan kedua kali. Sambil memejamkan matanya dengan posisi tidur mbah Imam seperti orang yang tersenyum bahagia melepas semua beban keduniawian. Ketika surat Yasin selesai dibacakan untuk ketiga kalinya, tiba-tiba putra-putri mbah Imam bertabir Allahu Akbar, innalillahi wa innailaihi rojiun. Dan Mbah Hasan Mangkli pun mendekati ayahandanya mbah Imam kemudian mengecup keningnya. Dalam wafatnya mbah Imam meninggalkan banyak kitab-kitab dan tongkat, yang beberapa diminta oleh para kiay besar dari kerabat mbah Imam sendiri seperti keturunan dari Mbah KH. Abdul Ghoni kakak dari mbah Imam, mbah KH. Abdul Ghoni sendiri adalah ayah dari KH. Huddun yang memiliki pesantren di Mantingan. Semasa hidupnya Mbah Imam menghabiskan waktunya untuk menjalankan Thorekat Qodiriyah dan Naksyabandiyah dan mengajarkan kepada para santri-santrinya, salah satu santri kesayangannya adalah almarhum Mbah KH. Arwani menoro Kudus. Kalau ditarik keatas Mbah Imam masih keturunan dari Mbah KH. Umar Banjaran Bangsri juga. Seperti yang disebutkan sebelumnya bahwa Mbah KH. Umar Banjaran Bangsri masih keturunan dari Mbah KH. Abu Sujak Kudus dan Mbah KH. Abu sujak masih keturunan dari Sunan Kalijaga Demak. Memang jaman dulu sebuah keluarga masih kuat menganut faham perjodohan untuk mengikat kembali tali keturunan dan silaturrahmi apabila memiliki kerabat yang bertempat tinggal berjauhan. Itulah silsilah keluarga dari Ir. Imam Sibaweh, ST.
    Dalam halaman-halaman berikut ini akan diuraikan ihwal arti dan makna ayat-ayat yang tersembunyi dalam al’qur’an dan hadits, khususnya datangnya dajjal dan bangkitnya Imam Mahdi a.s. dan nabi Isa a.s. saat ini, ditinjau dari hadits yang diterangkan oleh al-Hafiz Ibn Hajar Al-Asqalani dalam Fathul Bari, juz 4, kitab Al-Ijarah, hal.449 tentang hadits-hadits umur setiap umat manusia. Dimana hadits-hadits tersebut menunjukkan, bahwa masa umat islam adalah lebih dari 1000 tahun. Karena, hadits tersebut menerangkan, bahwa umur umat Yahudi adalah sama dengan umur umat nasrani ditambah dengan umur umat islam. Sedangkan para sejarawan bersepakat, bahwa umur umat yahudi adalah sejak diutusnya nabi Musa a.s. sampai diutusnya nabi Muhammad saw. Adalah sekitar 2000 tahun. Adapun umat nasrani adalah 600 tahun. (HR.Bukhari dalam sahihul bukhari kitab manaqib al-anshar)
    Kemudian al-hafiz juga berkata; ‘hadits tersebut juga mengisyaratkan tentang pendeknya masa yang tertinggal dari umur dunia.’ (ibid, hal 448).
    Imam Syuyuti dalam risalatul-kasyfi’an Mujawazati Hadzihil ummah al-alfa, hal 206, berkata;’hadits-hadits hanya menunjukkan, bahwa masa umat ini lebih dari 1000 tahun, dan tambahannya sama sekali tidak lebih dari 500 tahun.’
    Tambahan yang 500 tahun ini juga terdapat dalam hadits marfu’ dari sa’ad bin abi waqash, dimana Rasulullah saw. Bersabda; ‘Sesungguhnya aku berharap, bahwa umatku tidak akan lemah di depan rabb mereka dengan mengundurkan umur mereka selama setengah hari. Kemudian Sa’ad ditanya; berapakah lamanya setengah hari itu? Ia menjawab; lima ratus tahun. (HSR. Ahmad, Abu Dawud, Al-Hakim, Abu-Nu’aim dalam Al-Hilyah. Disahihkan oleh Al-Albani dalam As-Sahihah no.1643 dan dalam Al-jami’ pada beberapa tempat).
    Firman Allah Surat assajdah ayat 5 (32:5): “Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian itu naik kepadanya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu”. (22:47) Dan mereka meminta kepadamu agar azab itu disegerakan, padahal Allah sekali-kali tidak akan menyalahi janji-Nya. Sesungguhnya sehari disisi Tuhanmu adalah seperti seribu menurut perhitunganmu.
    Jadi, dengan berpegangan pada hadits-hadits tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa umur umat islam tidak lebih dari 1500 tahun dan tidak kurang dari 1400 tahun dan kita akan bersama sama memerangi kezaliman, terorisme dan fitnahan masihidajjal.

  20. Untuk dapat menjadi aktif, Zikir qalb diulang 25000 kali perhari selama 40 hari, setelah itu cukup 5000 kali perhari, << ada dalilnya?

    • dalilnya, bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian, 40 hari pertama 25rebu, selanjutnya 5rebu, asyik kan??? :-D

  21. Terimakasih saya bisa baca artilel dari bpk, terimakasih ,sya asli magelang dan baru kali ini tau keturunan mbah mangkli yang sebenarnya walaupun di tempat saya dulu ada pengajian 35 hr sekali , yi setiap hari kamis kliwon